Christiaan Eijkman: Perbedaan revisi

28 bita ditambahkan ,  12 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Ia kembali ke Belanda pada tahun 1885 karena menderita sakit. Namun Eijkman dikontak AC. Pekelharing dan C. Winkler yang menjalankan [[laboratorium]] di [[Batavia]] (kini Jakarta) untuk menyelidiki kasus [[beriberi]] yang mewabah di Hindia-Belanda. Sebelum meninggalkan Batavia, mereka meminta [[Daftar penguasa Hindia-Belanda|Gubernur Jenderal Hindia-Belanda]] untuk membuat Rumah Sakit Militer Batavia itu sebagai laboratorium permanen bernama ''Geneeskundig Laboratorium'' dan Eijkman sebagai direktur pertama.
 
Penelitian terkenal Eijkman ialah menemukan penyebab beri-beri, yaitu karena kekurangan bahan penting dalam makanan pokok orang Hindia-Belanda. Bahan kaya nutrisi itu terdapat di ''pericarpium''-kulit ari [[beras]]. Penemuan ini mengarahkan ilmuwan pada konsep vitamin. Ternyata kulit ari beras mengandung [[vitamin B]]. Hal ini membuatnya memenangkan [[Hadiah Nobel Fisiologi atau Kedokteran]] tahun 1929 bersama [[Gowland Hopkins]].
 
Christiaan Eijkman meninggal di [[Utrecht]] karena sakit kronis.
Pengguna anonim