Kerajaan Kutai: Perbedaan revisi

681 bita dihapus ,  7 bulan yang lalu
Membatalkan suntingan berniat baik oleh Rifky Dinata (bicara): Tanpa sumber. (Notto Disu Shitto Agen ⛔)
Tag: suntingan perangkat seluler suntingan web seluler
(Membatalkan suntingan berniat baik oleh Rifky Dinata (bicara): Tanpa sumber. (Notto Disu Shitto Agen ⛔))
Tag: Pembatalan
 
Kutai Kartanegara inilah, pada tahun 1365, yang disebutkan dalam sastra Jawa [[Negarakertagama]]. Kutai Kartanegara selanjutnya menjadi kerajaan Islam. Sejak tahun 1735 kerajaan Kutai Kartanegara yang semula rajanya bergelar [[Pangeran]] berubah menjadi bergelar Sultan ([[Sultan]] [[Aji Muhammad Idris]]) dan hingga sekarang disebut [[Kesultanan Kutai Kartanegara]].
 
===Kehidupan Masyarakat===
Sudah diketahui bahwa [[Mulawarman]] telah memberi sedekah 20.000 ekor sapi kepada para brahmana. Hal ini menjelaskan bahwa kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat Kutai adalah usaha peternakan. Disamping peternakan, masyarakat Kutai melakukan pertanian. Letak kerajaan Kutai di tepi sungai, sangat mendukung untuk pertanian. Selain itu, masyarakat Kutai juga melakukan perdagangan. Diperkirakaan sudah terjadi hubungan dagang dengan luar. Jalur perdagangan internasional dari [[India]] melewati [[selat Makassar]], terus ke [[Filipina]] dan sampai di [[Cina]]. Dalam pelayaranya dimungkinkan para pedagang itu singgah terlebih dahulu di Kutai.
 
== Nama-Nama Raja Kutai ==