Dormansi: Perbedaan revisi

7 bita dihapus ,  1 tahun yang lalu
k
Perubahan kosmetik tanda baca
k (Robot: Perubahan kosmetika)
k (Perubahan kosmetik tanda baca)
== Penyebab Dormansi ==
 
Benih yang mengalami dormansi ditandai oleh :
 
* Rendahnya / tidak adanya proses imbibisi air.
Kondisi dormansi mungkin dibawa sejak benih masak secara fisiologis ketika masih berada pada tanaman induknya atau mungkin setelah benih tersebut terlepas dari tanaman induknya. Dormansi pada benih dapat disebabkan oleh keadaan fisik dari kulit biji dan keadaan fisiologis dari [[embrio]] atau bahkan kombinasi dari kedua keadaan tersebut.
 
Secara umum menurut Aldrich (1984) Dormansi dikelompokkan menjadi 3 tipe yaitu :
 
* Innate dormancy (dormansi primer)
* Enforced dormancy
 
Sedangkan menurut Sutopo (1985) Dormansi dikelompokkan menjadi 2 tipe yaitu :
 
* Dormansi Fisik, dan
 
 
'''Beberapa penyebab dormansi fisik adalah :'''
 
* Impermeabilitas kulit biji terhadap air
 
 
'''Beberapa penyebab dormansi fisiologis adalah :'''
 
* Immaturity Embrio
 
* Dormansi yang disebabkan oleh hambatan metabolis pada embrio.
Dormansi ini dapat disebabkan oleh hadirnya zat penghambat perkecambahan dalam embrio. Zat-zat penghambat perkecambahan yang diketahui terdapat pada tanaman antara lain : Ammonia, Abcisic acid, Benzoic acid, Ethylene, Alkaloid, Alkaloids Lactone (Counamin) dll.
 
Counamin diketahui menghambat kerja enzim-enzim penting dalam perkecambahan seperti Alfa dan Beta amilase.
Perlakuan perendaman di dalam air panas dengan tujuan memudahkan penyerapan air oleh benih.
 
Caranya yaitu : dengan memasukkan benih ke dalam air panas pada suhu 60 - 70 0C dan dibiarkan sampai air menjadi dingin, selama beberapa waktu. Untuk benih apel, direndam dalam air yang sedang mendidih, dibiarkan selama 2 menit lalu diangkat keluar untuk dikecambahkan.
 
* Dengan perlakuan suhu
268.871

suntingan