Artritis reumatoid: Perbedaan revisi

2 bita dihapus ,  1 tahun yang lalu
k
Menghilangkan spasi sebelum tanda koma dan tanda titik dua
k (Menghilangkan spasi sebelum tanda koma dan tanda titik dua)
Penderita RA selalu menunjukkan [[simtoma]] [[ritme sirkadia]] dari [[sistem kekebalan neuroindokrin]].<ref>{{cite journal | vauthors = Meyer-Hermann M, Figge MT, Straub RH | title = Mathematical modeling of the circadian rhythm of key neuroendocrine-immune system players in rheumatoid arthritis: a systems biology approach | journal = Arthritis Rheum. | volume = 60 | issue = 9 | pages = 2585-94 | year = 2009 | pmid = 19714618 | doi = 10.1002/art.24797}}</ref>
 
RA umumnya ditandai dengan adanya beberapa gejala yang berlangsung selama minimal 6 minggu, yaitu :
* Kekakuan pada dan sekitar sendi yang berlangsung sekitar 30-60 menit di pagi hari
* Bengkak pada 3 atau lebih sendi pada saat yang bersamaan
 
=== Anti-CCP IgG ===
Anti-CCP IgG merupakan penanda RA yang baru dan banyak digunakan dalam diagnosis kondisi RA. Beberapa kelebihan Anti-CCP IgG dalam kondisi RA antara lain :
* Anti-CCP IgG dapat timbul jauh sebelum gejala klinik RA muncul. Dengan adanya pengertian bahwa pengobatan sedini mungkin sangat penting untuk mencegah kerusakan sendi, maka penggunaan Anti-CCP IgG untuk diagnosis RA sedini mungkin sangat bermanfaat untuk pengobatan sedini mungkin.
* Anti-CCP IgG sangat spesifik untuk kondisi RA. Antibodi ini terdeteksi pada 80% individu RA dan memiliki spesifisitas 98%. Antibodi ini juga bersifat spesifik karena dapat membedakan kondisi RA dari penyakit artritis lainnya.
268.871

suntingan