Alawi: Perbedaan revisi

4 bita dihapus ,  1 tahun yang lalu
k
Menghilangkan spasi sebelum tanda koma dan tanda titik dua
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-Perancis +Prancis))
k (Menghilangkan spasi sebelum tanda koma dan tanda titik dua)
 
== Sejarah ==
Asal mula Alawi sering diperdebatkan ,mereka dikatakan pengikut Imam ke-11, Hassan al-Askari (873 M), dan muridnya Ibnu Nushair.
 
Mazhab tersebut didirikan oleh pengikut [[Muhammad bin Nushair]] yang dikenal sebagai al-Khasibi, yang meninggal dunia di [[Aleppo]] pada 969. Pada 1032 cucu Al-Khaṣībī dan murid al-Tabarani berpindah ke [[Kegubernuran Latakia|Latakia]], yang ketika itu dikuasai oleh Kekaisaran [[Bizantium]]. Al-Tabarani menjadi referensi iman Alawi melalui berbagai tulisan-tulisan dia. Ia berada di Gunung Pantai Suriah dan dataran [[Kilikia|Cilicia]].
 
== Kepercayaan ==
Pada umumnya Alawi dipanggil sebagai Syiah saja. Ulama Syiah Lubnan Musa al-Sadr Lubnan menjadi rujukan mereka. Sebaliknya, Sunni konservatif sentiasa tidak mengiktiraf Alawi sebagai orang Islam. Bagi sunni, Syiah Alawi sebagai kuffar ,orang-orang kafir ,mushrikun atau orang-orang musyrik. Sebaliknya Mufti Jerusalem , Mohammad Amin al-Husayni mengeluarkan fatwa yang mengiktiraf mereka sebagai sebagian dari masyarakat Islam.
 
Ali Sulayman al-Ahmad, ketua hakim negara Alawi menyatakan "Kami Alawi umat Islam. KItab suci kami adalah Al-Quran. Nabi kita Muhammad. Kakbah adalah kiblat kami, dan agama kita adalah Islam."
268.871

suntingan