Buka menu utama

Perubahan

6 bita ditambahkan ,  4 bulan yang lalu
k
namun (di tengah kalimat) → tetapi
 
== Perjuangan untuk takhta ==
Philipp menikmati kepercayaan kakandanya yang sangat besar, dan diduga ia telah ditunjuk sebagai pemangku takhta putra Heinrich yang masih bocah, Friedrich II, jikalau ayahandanya meninggal. Pada bulan September 1197 ia berangkat untuk menjemput Friedrich dari [[Puglia]] untuk pemahkotaannya sebagai raja Jerman. Ketika tinggal di [[Montefiascone]], ia mendengar kabar kematian mendadak kaisar di [[Messina]] dan kembali sekaligus ke [[Kerajaan Jerman|Jerman]]. Ia tampaknya ingin melindungi urusan-urusan keponakannya dan untuk memadamkan gangguan yang timbul atas kematian Heinrich, namuntetapi terabaikan oleh serangakaian kejadian.
 
Sementara itu, sejumlah [[Pangeran Kekaisaran Romawi Suci]] yang tidak suka dengan [[Wangsa Hohentaufen]] yang memerintah di bawah kepemimpinan Pangeran-Uskup [[Adolf I dari Altena|Adolf I]] yang mengambil kesempatan itu untuk memilih seorang [[Anti-raja]] Jerman di dalam pribadi seorang Welf, [[Otto IV, Kaisar Romawi Suci|Otto dari Brunswick]], putra kedua mantan Adipati [[Provinsi Sachsen|Sachsen]], [[Heinrich der Löwe]] dan keponakan Raja [[Richard I dari Inggris]]. Permusuhan dari seorang anak tumbuh terhadap kerajaan, dan setelah Philipp terpilih sebagai pembela kekaisaran pada saat Friedrich di bawah umur ia akhirnya menyetujui pemilihannya sendiri. Ia terpilih sebagai raja Jerman di [[Mühlhausen]] di [[Provinsi Thüringen|Thüringen]] pada tanggal 8 Maret 1198 ([[Laetare Yerusalem]]), yang didukung oleh [[Luitpold VI dari Austria|Luitpold VI]], Adipati [[Ottokar I dari Bohemia]], Adipati [[Berthold V dari Zähringen|Berthold V, Adipati Zähringen]], dan Landgrave [[Hermann I dari Thüringen|Hermann I]], namuntetapi dengan absennya Uskup Agung [[Pemilih Köln|Köln]], [[Pemilih Mainz|Mainz]] dan [[Pemilih Trier|Trier]]. Saingannya Otto tidak terpilih sebagai raja sampai 9 Juni oleh uskup agung Köln, [[Keuskupan Katolik Roma Paderborn|Uskup Paderborn]], Uskup [[Thietmar dari Minden|Santo Thietmar]], dan tiga [[Pangeran-Prévôt]]; ia dimahkotai oleh Uskup Agung Adolf dari Köln pada tanggal 12 Juli di tempat tradisional di [[Aachen]], yang harus dilakukannya sebelum melawan resistensi Hohenstaufen yang setia, meskipun tanpa menerima [[Imperial Regalia]], yang disimpan aman oleh Philipp.
 
Philipp ragu-ragu untuk menegaskan dirinya, namuntetapi setidaknya ia menerima dukungan dari pangeran-pangeran Jerman selanjutnya, menjalin hubungan dengan Raja [[Philippe II dari Prancis]] dan dimahkotai oleh Uskup Agung Aymon dari [[Keuskupan kuno Katolik Roma Tarentaise|Tarentaise]] di [[Mainz]] pada tanggal 8 September pada tahun yang sama. Namun demikian, ia menyadari bahwa ia harus menyelesaikan konfliknya dengan Otto dan para pendukungnya. Upaya pertama untuk menengahi dengan uskup agung Mainz [[Konrad dari Wittelsbach]] pada tanggal 1199 yang ditolak oleh Welf. Kedua belah pihak berselisih untuk penobatan sebagai [[Kaisar Romawi Suci]] oleh [[Paus Innosensius III]]. Paus sendiri bertindak taktis, ia mencoba untuk merebut kedaulatannya di [[Negara Gereja]] dan [[Kerajaan Sisilia]] dari calon-calon. Beberapa pangeran dan anggota gerejawi yang setia kepada Philipp bereaksi dengan sebuah protes pada tahun 1199, dimana mereka menolak setiap pengaruh paus atas garis suksesi kerajaan.
 
Di dalam perang yang menyusul, Philipp yang menarik dukungan utamanya dari wilayah Swabianya dinilai cukup berhasil. Pada tahun 1199 ia menerima aksesi lebih lanjut untuk partainya dan berperang ke wilayah lawannya di Sachsen, meskipun ia tidak dapat memperoleh dukungan dari kepausan dan hanya didukung oleh sekutunya Raja [[Philippe II dari Prancis]]. Tahun berikutnya kurang menguntungkan baginya; dan pada bulan Maret 1201 [[Paus Innosensius III]] mengambil langkah yang menentukan untuk mendeklarasi Hohenstaufen sebagai "penganiaya gereja", dan menempatkan Philipp dan rekan-rekannya di bawah larangan. Paus mulai bekerja dengan penuh semangat untuk mendukung Otto, yang sebelumnya telah sungguh-sungguh meninggalkan niatnya untuk menghubungkan kerajaan Sisilia dengan [[Kekaisaran Romawi Suci]].
== Penggabungan ==
[[Berkas:Filip svab.jpg|jmpl|Raja Philipp pada gambaran dari tahun 1237]]
Dukungan kepausan memiliki sedikit pengaruh, namuntetapi Welf dan juga Hohenstaufen harus menegaskan posisi mereka baik dengan menyuap dan mengancam, dengan penampilan mewah dan politik pernikahan dinastik. Pada tahun 1199 Philipp dan Irene Angelina dengan megah merayakan hari raya Natal di [[Magdeburg]] yang dekat dengan tempat kediaman Otto di [[Brunswick-Lüneburg|Brunswick]], dengan kehadiran adipati [[Wangsa Askania|Askania]], [[Bernhard III dari Sachsen|Bernard III]] dan sejumlah bangsawan Sachen dan Thüringen. Festival ini dinyatakan di dalam sebuah puisi yang diuraikan oleh Walther von der Vogelweide untuk menyebarkan reputasi Raja Philipp sebagai seorang pemimpin yang cakap. Sekali lagi di [[Katedral Magdeburg]], Philipp merayakan [[Pengangkatan (liturgi)|pengangkatan]] Santa [[Kunigunde dari Luksemburg]] pada tanggal 9 September 1201.
 
Juga pada tahun 1201, Philipp mengunjungi sepupunya [[Bonifacius I dari Montferrat]], pemimpin [[Perang Salib Keempat]]. Meskipun alasan yang tepat pertemuan Bonifacius dengan Philipp tidak diketahui, ketika berada di istana Philipp ia juga bertemu dengan [[Alexius IV Angelus]], saudara ipar Philipp. Beberapa sejarahwan menyatakan bahwa disini Alexius meyakinkan Bonifacius, dan kemudian bangsa Venesia, untuk mengalihkan Perang Salib ke [[Konstantinopel]] dan memulihkan takhta Isaac II, karena ia baru saja dipecat oleh [[Alexius III Angelus]], pamanda Alexius dan Irene.
 
Dua tahun berikutnya masih lebih tidak menguntungkan bagi Philipp. Pemimpin [[Wangsa Přemyslid|Přemyslid]], Ottokar I, meskipun ia telah menerima warisan [[Kerajaan Bohemia]], ia menceraikan istrinya [[Adelheid dari Meissen]] dan diumumkan pemecatannya oleh Philipp. Mantan sekutu lainnya, Landgrave Hermann dari Thüringen, mendorongnya dari Jerman utara, sehingga menariknya untuk mencari konsesi, namuntetapi gagal, berekonsiliasi dengan [[Paus Innosensius III|Innosensius]]. Rekonsiliasi dengan Ottokar dan penyerahan kepada Philipp oleh Hermann dari Thüringen setelah pengepungan tahun 1204, [[Weißensee, Thüringen|Weißensee]], dinyatakan oleh penulis kronik [[Arnold dari Lübeck]], yang menandakan titik balik kekayaannya. Philipp segera bergabung dengan Uskup Agung Adolf dari Köln, meskipun bertentangan dengan kehendak warga Köln, oleh Adipati [[Hendrik I dari Brabant|Hendrik I]] dan bahkan oleh saudara Otto, Comte [[Heinrich V dari Brunswick|Heinrich V]]. Uskup Agung Adolf, yang menerima sejumlah uang sebesar 5000 mark, dan Adipati Heinrich, yang dipercayakan dengan [[Maastricht]] dan [[Duisburg]], menandatangani pernyataan tertulis dari dukungan pada bulan November 1204.
 
Untuk menekankan ikatan baru dengan musuh lamanya, Adolf dari Köln, Philipp pada tanggal 6 Januari 1205 dimahkotai lagi dengan sebuah upacara besar oleh Uskup Agung di Katedral Aachen. Pada tanggal 27 Juli 1206, ia mengalahkan pasukan Köln yang setia kepada Otto di [[Wassenberg]], dimana kedua raja untuk pertama kalinya mengadakan pembicaraan rahasia, namuntetapi tanpa hasil. Tidak sampai tahun 1207 bahwa masuknya Philipp ke Köln praktis mengakhiri perang. Paus Innosensius melihat memburuknya prospek Philipp dan satu atau dua bulan kemudian Philipp dilepaskan dari larangan kepausan. Pada bulan Maret 1208 diduga bahwa perjanjian disimpulkan oleh dimana seorang keponakan paus menikah dengan salah seorang putri Philipp dan menerima wilayah adipati Toskana yang disengketakan.
 
== Pembunuhan ==
268.871

suntingan