Disinfektan: Perbedaan revisi

2 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
k
namun (di tengah kalimat) → tetapi
k (Bot: Perubahan kosmetika)
k (namun (di tengah kalimat) → tetapi)
 
=== Iodin ===
[[Iodin]] merupakan disinfektan yang efektif untuk proses desinfeksi air dalam skala kecil.<ref name="Chandra">Chandra B. 2007. Pengantar Kesehatan Lingkungan, Indonesia: Penerbit Buku Kedokteran EGC.</ref> Dua tetes iodine 2% dalam larutan [[etanol]] cukup untuk mendesinfeksi 1 liter air jernih.<ref name="Chandra"/> Salah satu senyawa iodine yang sering digunakan sebagai disinfektan adalah [[iodofor]].<ref name="Purnawijayanti"/> Sifatnya stabil, memiliki waktu simpan yang cukup panjang, aktif mematikan hampir semua sel bakteri, namuntetapi tidak aktif mematikan spora, nonkorosif, dan mudah terdispersi.<ref name="Purnawijayanti"/> Kelemahan iodofor diantaranya aktivitasnya tergolong lambat pada pH 7 (netral) dan lebih dan mahal. Iodofor tidak dapat digunakan pada suhu lebih tinggi dari 49&nbsp;°C.<ref name="Purnawijayanti"/>
 
=== Alkohol ===
 
=== Amonium Kuartener ===
[[Amonium kuartener]] merupakan garam [[ammonium]] dengan substitusi [[gugus alkil]] pada beberapa atau keseluruhan atom H dari ion NH4+nya<ref name="Purnawijayanti"/>. Umumnya yang digunakan adalah [[:en:cetyl trimetil ammonium bromide]] (CTAB) atau lauril dimetil benzyl klorida<ref name="Purnawijayanti"/>. Amonium kuartener dapat digunakan untuk mematikan bakteri gram positif, namuntetapi kurang efektif terhadap bakteri gram negatif, kecuali bila ditambahkan dengan sekuenstran (pengikat ion logam)<ref name="Purnawijayanti"/>. Senyawa ini mudah berpenetrasi, sehingga cocok diaplikasikan pada permukaan berpori, sifatnya stabil, tidak korosif, memiliki umur simpan panjang, mudah terdispersi, dan menghilangkan bau tidak sedap<ref name="Purnawijayanti"/>.
Kelemahan dari senyawa ini adalah aktivitas disinfeksi lambat, mahal, dan menghasilkan residu<ref name="Purnawijayanti"/>.
 
268.871

suntingan