Bahasa Divehi: Perbedaan revisi

2 bita ditambahkan ,  7 bulan yang lalu
k
namun (di tengah kalimat) → tetapi
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-Perancis +Prancis))
k (namun (di tengah kalimat) → tetapi)
 
== Status bahasa ==
Bahasa Divehi sebelum tahun 1965 benar-benar digunakan sebagai bahasa resmi di segala bidang kehidupan. Namun semenjak menjadi republik, [[Maladewa]] menetapkan juga bahasa Inggris sebagai bahasa resmi, baik di pemerintahan maupun di lembaga pendidikan. Bahasa Inggris digunakan sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan, namuntetapi Divehi tetap menjadi bahasa utama dalam kehidupan sehari-hari, maupun kesempatan-kesempatan resmi (termasuk di lembaga pemerintahan dan media).
 
Angka melek huruf di kalangan penduduk [[Maladewa]] merupakan angka tertinggi dibandingkan dengan negara-negara [[Asia Selatan]] lainnya, dengan kisaran 98% penduduk dapat membaca dan menulis, baik dalam Bahasa Divehi maupun Inggris.
 
== Kosakata ==
Divehi berakar dari bahasa-bahasa Indo-Arya dan memiliki kemiripan dengan [[Bahasa Sinhala]], namuntetapi banyak terpengaruh bahasa-bahasa lainnya, khususnya [[Bahasa Arab]], [[Bahasa Inggris]],dan [[Bahasa Urdu]] atau [[Bahasa Hindi|Hindi]].
 
Beberapa kosakata bahasa Inggris, seperti '''athol''' (gugusan pulau karang) dan '''doni''' (kapal penyeberangan antar pulau karang) berasal dari bahasa Divehi, '''atholu''' dan '''dhoani'''.
268.871

suntingan