Buka menu utama

Perubahan

3 bita ditambahkan, 1 bulan yang lalu
k
ibukota → ibu kota
 
==== Pembentukan Kabupaten Maja. ====
Tahun [[1819]] dibentuk Karesidenan Cirebon yang terdiri atas ''Keregenaan'' (Kabupaten) [[Kabupaten Cirebon|Cirebon]], [[Kuningan]], [[Kabupaten Indramayu|Bengawan Wetan]], [[Kabupaten Ciamis|Galuh (Ciamis Sekarang)]] dan [[Maja, Majalengka|Maja]]. Kabupaten Maja adalah cikal bakal Kabupaten Majalengka. Pembentukan Kabupaten Maja berdasarkan ''Besluit'' (Surat Keputusan) Komisaris Gubernur Jendral [[Hindia Belanda]] No.23 Tanggal [[5 Januari]] [[1819]]. Kabupaten Maja adalah gabungan dari tiga distrik yaitu. Distrik Sindangkasih, Distrik Talaga, dan Distrik Rajagaluh. Kabupaten Maja beribukotaberibu kota di Kota Kecamatan Maja sekarang. Bupati pertama Kabupaten Maja adalah RT Dendranegara. Kabupaten Maja mencakup wilayah Talaga, Maja, Sindangkasih, Rajagaluh, Palimanan dan Kedondong.
 
==== Perubahan Nama Kabupaten Maja menjadi Kabupaten Majalengka. ====
Tanggal [[11 Februari]] [[1840]], keluar surat ''Staatsblad'' No.7 dan ''Besluit '''<nowiki/>'''''Gubernur Jendral Hindia Belanda No.2 yang menjelasakan perpindahan Ibu kota Kabupaten ke Wilayah Sindangkasih yang kemudian diberi nama 'Majalengka', kemudian nama Kabupaten disesuaikan dengan nama ibukotaibu kota kabupaten yang baru, dari Kabupaten Maja menjadi Kabupaten Majalengka. Pemberian nama Majalengka atau dari mana asal usul Majalengka masih menjadi misteri, Nama Majalengka menurut Legenda adalah ucapan ‘''Majane Langka''” dari pasukan Cirebon serta Pangeran Muhammad dan Siti Armilah ketika tidak menemukan buah Maja setelah Hutan Pohon Maja dihilangkan oleh [[Nyi Rambut Kasih]], Ratu [[Kerajaan Sindangkasih]]. Dalam Buku ''Sejarah Majalengka'' Karya N. Kartika yang mewawancarai Budayawan Ayatrohaedi, Nama Majalengka bila diartikan dalam bahasa Jawa Kuno yaitu kata ‘[[Maja]]’ merupakan nama buah dan kata ‘Lengka’ yang berati pahit, jadi kata 'Majalengka' adalah nama lain dari kata [[Majapahit]]. Majalengka sebagai ibukotaibu kota kabupaten selanjutnya semakin dikuatkan dengan adanya Surat ''Staatsblad'', [[1887]] No. 159 mengatur dan menjelaskan tentang batas-batas wilayah dari [[Majalengka, Majalengka|Kota Majalengka]].
 
=== Masa Penjajahan Jepang ===
268.871

suntingan