Kota Kendari: Perbedaan revisi

1 bita ditambahkan ,  9 bulan yang lalu
k
Ibukota → Ibu kota
k (←Suntingan Ismoyo Ndosam (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Bagas Chrisara)
Tag: Pengembalian
k (Ibukota → Ibu kota)
Penemu, penulis dan pembuat [[peta]] pertama tentang [[Kendari]] adalah '''Vosmaer''' (berkebangsaan Belanda) tahun [[1831]]. Pada tanggal [[9 Mei]] [[1832]] Vosmaer membangun istana [[raja]] [[Suku Tolaki]] bernama TEBAU di sekitar pelabuhan Kendari dan setiap tanggal [[9 Mei]] pada waktu itu dan sekarang dirayakan sebagai hari jadi Kota Kendari.
 
Pada zaman kolonial [[Belanda]] Kendari adalah [[Ibukota]] Kewedanan dan IbukotaIbu kota Onder Afdeling '''Laiwoi'''. Kota Kendari pertama kali tumbuh sebagai [[Ibukota]] [[Kecamatan]] dan selanjutnya berkembang menjadi [[Ibukota]] [[Kabupaten]] Daerah Tingkat II berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959, dengan perkembangannya sebagai daerah permukiman, pusat perdagangan dan pelabuhan laut antar pulau. Luas kota pada saat itu ± 31.400 km².
 
Dengan terbitnya [[Perpu]] Nomor 2 Tahun 1964 Jo. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1964, Kota Kendari ditetapkan sebagai [[Ibukota Provinsi]] [[Sulawesi Tenggara]] yang terdiri dari 2 (dua) wilayah [[kecamatan]], yakni [[Kendari, Kendari|Kecamatan Kendari]] dan [[Mandonga, Kendari|Kecamatan Mandonga]] dengan luas Wilayah ± 75,76 Km².
268.871

suntingan