Berudu: Perbedaan revisi

1 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
k
walikota → wali kota
k (walikota → wali kota)
 
== Budaya populer ==
Di Indonesia, ''kecebong/cebong'' adalah label yang digunakan untuk menyebut (dengan maksud mengolok) pendukung [[Joko Widodo]] sejak [[Pemilihan umum Presiden Indonesia 2014|Pilpres 2014]] lalu. Sebutan ini muncul dari kalangan oposisi dengan terinspirasi oleh fakta bahwa beliau gemar memelihara kodok ketika menjadi walikotawali kota Solo dan gubernur Jakarta. Oleh karenanya, segelintir orang menyebut Jokowi sebagai 'raja kodok', sementara ''cebong/cebonger''s untuk menyebut pengikutnya.<ref>{{Cite web|url=https://www.dw.com/cda/id/cebong-alias-berudu-dan-label-politik-olok-olokan/a-43498115|title=‘Cebong’ Alias Berudu dan Label Politik Olok-olokan {{!}} DW {{!}} 27.06.2018|last=Welle (www.dw.com)|first=Deutsche|website=DW.COM|language=id-ID|access-date=2019-04-14}}</ref> Beberapa tokoh masyarakat telah mengusulkan agar sebutan-sebutan ini dihentikan.<ref>{{Cite web|url=https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180709153148-32-312746/cebong-dan-kampret-sinisme-dua-kubu-nihil-gagasan|title='Cebong dan Kampret', Sinisme Dua Kubu Nihil Gagasan|last=Stefanie|first=Christie|website=nasional|language=en|access-date=2019-04-14}}</ref>
 
== Pranala luar ==
268.871

suntingan