Buka menu utama

Perubahan

449 bita ditambahkan ,  6 bulan yang lalu
Rangkaian KA Kamandaka dan KA Joglosemarkerto
kereta api Ekonomi AC ''Plus'' non-PSO bekas rangkaian Kereta api Menoreh dan KA Ambarawa Ekspres buatan tahun 2012-2014 karena peremajaan rangkaian KA Menoreh dan KA Ambarawa Ekspres yang menggunakan rangkaian Ekonomi 2016. Sedangkan rangkaian lama KA Kamandaka akan dikembalikan ke KA Logawa dan KA Serayu sedangkan sisanya dimutasi ke Sidotopo (SDT) dan Malang (ML) untuk memenuhi Rangkaian KA Pasundan, KA Lokal (Penataran, Dhoho dan Kertosono) dan KA Matarmaja (Reguler dan Tambahan).
 
Pada tanggal 1 April 2017, KA Kamandaka ditambahkan satu unit kelas eksekutif karena tingginya animo dari masyarakat, lalu mulai Agustus 2018, KA kereta eksekutif ditambah lagi menjadi dua unit pada setiap perjalanannya.
 
Pada tanggal 14 Februari 2019, KA Kamandaka/Joglosemarkerto mendapatkan hibah Kereta Eksekutif (K1) buatan 1964/1966 milik KA Lodaya karena KA Lodaya sendiri telah menggunakan K1 terbaru buatan tahun 2018. Selain itu, hibah rangkaian dari KA Lodaya ke KA Kamandaka/KA Joglosemarkerto bertujuan untuk menambah Kelas Eksekutif pada rangkaian KA Kamandaka yang semula 2 Kereta Eksekutif menjadi 3 Kereta Eksekutif. Selain itu, 1 Trainset KA Jaka Tingkir (K3 0 14 11-K3 0 14 16 dan K3 0 14 18 - K3 0 14 20) juga ikut dihibahkan ke Purwokerto.Sejak 28 September 2018, Kereta api Kamandaka dan KA Wijayakusuma mendapatkan hibah rangkaian Kereta Eksekutif buatan tahun 1964, 1966, dan 2009 dari [[Kereta api Purwojaya]] karena Kereta api Purwojaya telah menggunakan Kereta Eksekutif baru buatan tahun 2018 berbodi [[Baja nirkarat|Stainless Steel]] dari PT KAI. Terkadang rangkaian Eksekutif KA Kamandaka sering bertukar rangkaian dengan KA Joglosemarkerto dan KA Wijayakusuma (relasi Cilacap-Banyuwangi).
 
Pada tanggal 14 Februari 2019, KA Kamandaka/Joglosemarkerto mendapatkan hibah Kereta Eksekutif (K1) buatan 1964/1966 milik KA Lodaya karena KA Lodaya sendiri telah menggunakan K1 terbaru buatan tahun 2018. Selain itu, hibah rangkaian dari KA Lodaya ke KA Kamandaka/KA Joglosemarkerto bertujuan untuk menambah Kelas Eksekutif pada rangkaian KA Kamandaka yang semula 2 Kereta Eksekutif menjadi 3 Kereta Eksekutif. Selain itu, 1 Trainset KA Jaka Tingkir (K3 0 14 11-K3 0 14 16 dan K3 0 14 18 - K3 0 14 20) juga ikut dihibahkan ke Purwokerto.
 
Sejak 28 September 2018, Kereta api Kamandaka dan KA Wijayakusuma mendapatkan hibah rangkaian Kereta Eksekutif buatan tahun 1964, 1966, dan 2009 dari [[Kereta api Purwojaya]] karena Kereta api Purwojaya telah menggunakan Kereta Eksekutif baru buatan tahun 2018 berbodi [[Baja nirkarat|Stainless Steel]] dari PT KAI. Terkadang rangkaian Eksekutif KA Kamandaka sering bertukar rangkaian dengan KA Joglosemarkerto dan KA Wijayakusuma (relasi Cilacap-Banyuwangi).
 
Pada tanggal 1 Desember 2018, layanan KA Kamandaka secara resmi dihapus dan digantikan oleh KA Joglosemarkerto yang melayani rute loop line Jateng-DIY walaupun ada rute KA Joglosemarkerto yang. Namun pada kenyataannya masyarakat kebingungan dengan KA Joglosemarkerto yang hanya melayani rute Purwokerto-Tegal-Semarang, padahal seharusnya KA Joglosemarkerto melayani rute loop line Jateng-DIY, sehingga pada 1 Februari 2019 KA Joglosemarkerto relasi Purwokerto-Tegal-Semarang diubah namanya menjadi KA KAMANDAKA. Dengan rincian 1 kali perjalanan dari Purwokerto menuju Semarang dan 2 kali perjalanan dari Semarang ke Purwokerto.
33

suntingan