Mandar dengkur: Perbedaan revisi

1.033 bita ditambahkan ,  8 bulan yang lalu
+
k
(+)
 
Mungkin burung ini telah menyebar sedikit, tetapi terdapat pengawahutanan luas dalam jangkauannya yang mengakibatkan kehilangan dan fragmentasi habitat yang sesuai. Mandar ini telah dilindungi oleh hukum Indonesia sejak tahun 1972, dan [[Taman Nasional Lore Lindu]] dan [[Taman Nasional Bogani Nani Wartabone]] besar berada dalam jangkauannya, tetapi penebangan dan pemotongan rotan terjadi bahkan di daerah-daerah yang dilindungi, dan perambahan manusia juga merupakan masalah di Lore Lindu. Mandar ini ditangkap untuk makanan di masa lalu, dan kadang-kadang dibunuh oleh anjing, kucing, dan predator diintroduksi lainnya.<ref name=IUCN/><ref name= roots>Roots (2006) pp. 56–57.</ref> Sebuah survei tahun 2007 dari kawasan lindung Sulawesi gagal menemukan mandar ini, menunjukkan bahwa burung ini benar-benar langka bahkan dalam kawasan lindung.<ref name= lee>{{cite journal |last1= Lee |first1= Tien Ming |last2= Sodhi |first2= Navjot S |last3=Prawiradilaga |first3= Dewi M |year=2007 |title= The importance of Protected Areas for the forest and endemic avifauna of Sulawesi (Indonesia) | journal= Ecological Applications | volume=17 | pages=1727–1741 | url = |doi=10.1890/06-1256.1|jstor=40062070 |issue=6}}</ref>
 
Dalam sebuah pengamatan di blok [[hutan Popayato-Paguat]] yang terletak di [[Cagar Alam Panua]] dan [[Suaka Margasatwa Nantu]], di [[Provinsi Gorontalo]] pada tahun 2018, pernah terlihat 3 individu liar dan hidup berikut terekam pula suara mereka.<ref name=birding>{{cite journal|author1=Gulson-Castillo, Eric R.|author2=Pantiati|author3=Pegan, Teresa M.|author4=Winarni, Nurul L.|author5=Andriansyah|title=Sulawesi endemic in the spotlight: first images and sound recordings of the Snoring Rail Aramidopsis plateni|url=https://www.researchgate.net/publication/332183356_Sulawesi_endemic_in_the_spotlight_first_images_and_sound_recordings_of_the_Snoring_Rail_Aramidopsis_plateni|volume=30|pages=60{{spaced ndash}}64|year=2018|journal=BirdingAsia}}</ref> Didapati, meski sudah dilakukan pelarangan penebangan pohon di hutan itu, kadang masih terdengar suara burung itu bersahut-sahutan dengan bunyi mesin gergaji. Diketahui pula, burung ini rupanya dapat bertoleransi dengan aktivitas manusia yang relatif tinggi.<ref name=birding/>
 
== Referensi ==
3.511

suntingan