Giuliano da Sangallo: Perbedaan revisi

12 bita ditambahkan ,  12 tahun yang lalu
Setelah wafatnya Lorenzo di tahun 1492, Giuliano mengunjungi Loreto dan membangun kubah Basilika Madonna disana. Pekerjaan ini berhasil ia selesaikan walaupun banyak kesulitan serius dalam pembangunan tersebut akibat cacatnya struktur penopang kubah yang telah dibangun. Untuk menambahkan kekuatan dengan cara menambahkan semen yang kuat, Giuliano membangun kubahnya dengan menggunakan ''pozzolona'' --- pasir debu gunung berapi --- yang sengaja ia datangkan dari [[Roma]]. Setelah menyelesaikan proyek ini, tak lama kemudian Giuliano pergi ke [[Roma]] atas undangan [[Paus Aleksander VI]]. Disana ia merancang panel-panel langit-langit Gereja Santa Maria Maggiore yang indah. Ia juga dipekerjakan secara berkepanjangan oleh [[Paus Julius II]], baik untuk pembangunan dinding meligkar benteng Castel Sant'Angelo maupun untuk membangun sebuah istana yang berdampingan dengan Gereja San Pietro di Vincoli dimana Julius menjadi kardinal disana sebelumnya.
 
Giuliano sangat kecewa dengan dipilihnya [[Bramante]] dan bukan dirinya untuk menjadi arsitek Basilika Santo Petrus yang baru, dan ini mengakibatkan kembalinya dia ke Florensia dimana ia bekerja sebagai seorang insinyur militer dan kontraktor pembangunan benteng-benteng selama perang antara Florensia dan Pisa. Tak lama setelah ini Giuliano diundang kembali ke [[Roma]] oleh [[Paus Julius II]] yang membutuhkan kemampuan militernya baik untuk mempertahankan Roma maupun dalam usaha penyerangan ke [[Bologna]]. Selama sekitar delapan bulan di tahun 1514-1515 Giuliano menjabat sebagai arsitek bersama dalam pembangunan Basilika Santo Petrus yang baru bersama [[Raphael]]. Namun, akibat usia lanjut dan kesehatan yang semakin menurun, ia meletakkan jabatan ini sekitar dua tahun sebelum wafatnya.
 
Karya-karya Giuliano antara lain:
2.632

suntingan