Diaz Hendropriyono: Perbedaan revisi

1 bita dihapus ,  1 tahun yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
k (perbaikan minor di paragraf pertama)
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler VisualEditor
k (Bot: Perubahan kosmetika)
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Diaz melanjutkan studi ke Norwich Military University, Amerika Serikat (AS). Gelar Bachelor of Science (B.Sc.) in Management diraihnya dengan predikat ''cum laude'' hanya dalam waktu dua tahun, tepatnya pada tahun 1999. Selain itu, Diaz juga masih menyabet penghargaan Dean's List dan Delta Mu Delta. Dean's List diberikan kepada mahasiswa dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) di atas 3,6 dan nilai minimal A- untuk semua mata pelajaran. Sementara itu, Delta Mu Delta dianugerahkan kepada mahasiswa manajemen yang menduduki peringkat 20% teratas.
 
Selepas pendidikan sarjana, Diaz menempuh studi pascasarjana hingga tiga kali di AS. Pertama-tama Diaz mengambil program ''Master of Public Administration'' di ''Virginia Tech University'' dan lulus dengan memperoleh predikat ''Graduated with Distinction'' di tahun 2010. Pendidikan pascasarjana berikutnya ia ambil di Hawaii, yakni program ''Master of Business Administration'' dan ''Master of Arts in Global Leadership'' dari ''Hawaii Pacific University.'' Meskipun keduanya ditempuh di waktu yang bersamaan, ia berhasil lulus dengan predikat ''Graduated with Honors'' pada kedua program tersebut di tahun 2013.
 
Saat ini, Diaz masih terdaftar dalam program ''Doctor of Philosophy in Public Administration'' di ''Virginia Tech University'' dan telah menyelesaikan disertasinya. Selain beberapa pendidikan formal tersebut, ia juga telah menempuh program pendidikan informal. Salah satunya yaitu, Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) pada tahun 2013<ref>https://fanssinetron.files.wordpress.com/2013/09/indonesia-tatler.pdf</ref>. Saat berada di Washington, DC, Diaz sempat bekerja sebagai analis di sebuah perusahaan konsultan politik (''lobbying firm''), yang dipimpin oleh mantan Senator Bennett L. Johnston, dan sebagai research associate di sebuah "think tank" RAND Corporation.<ref>http://kawanjokowi.org/organization-chart.php</ref>. <ref>http://www.rand.org/content/dam/rand/pubs/monographs/2010/RAND_MG1053.pdf</ref>.