Tristan Alif Naufal: Perbedaan antara revisi

140 bita dihapus ,  3 tahun yang lalu
Dikembalikan ke revisi 15016851 oleh Mimihitam (bicara). (TW)
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
(Dikembalikan ke revisi 15016851 oleh Mimihitam (bicara). (TW))
Tag: Pembatalan
| image =
| caption =
| nationality = {{negara|Indonesia}} [[Indonesia]]
| birth_date = {{birth date and age|2004|12|12}}
| birth_place = {{negara|Indonesia}} [[Jakarta]], [[Indonesia]]
| youthcaps3 =
| youthgoals3 =
| clubs1 =
| clubs1 = [[Hougang United Football Club|Hougang United]]
| years1 =
| caps1 =
| goals1 =
| nationalyears1 =
| nationalteam1 = [[Tim nasional sepak bola Indonesia]]
| nationalcaps1 =
| nationalgoals1 =
 
== Latar belakang ==
Tristan Alif Naufal adalah putra dari pasangan Ivan Trianto dengan Irma Lansano asal [[Bukittinggi]], [[Sumatra Barat]].<ref>[https://hariansinggalang.co.id/messi-asia-asal-minang-itu-segera-berlatih-di-madrid/ "‘Messi Asia’ Asal Minang Ini Segera Bermain Kelab Singapura iaitu Hougang United Football ClubBerlatih di SingapuraMadrid"] [[Harian Singgalang|Hariansinggalang.co.id]]</ref><ref name="bisnis.com"/> Ia menjadi bahan pembicaraan setelah muncul [[video]] berjudul “Tristan Alif Naufal (Indonesia Football Star on The Making)” di [[Youtube]] pada 3 Maret 2012. Dalam hitungan seminggu video tersebut sudah ditonton 18 ribu. Video yang menampilkan kemahiran Alif dalam mengolah bola sontak membuat decak kagum masyarakat. Alif terbiasa bermain dengan pemain bertubuh lebih besar. Meski umurnya tujuh tahun, ia bermain untuk tim berumur 10 tahun di SSI [[Arsenal]]. Pelatihnya, Fanny Usup, memindahkan Alif ke [[level]] yang lebih tinggi karena kemampuanya melebihi teman seumurannya.
 
Menurut pelatihnya di LFCIFA, Tristan disebut memiliki bakat alami dan juga memiliki kepribadian yang baik. “Tristan adalah anak yang luar biasa. Sikapnya juga demikian. Dia selalu mendengarkan arahan pelatihnya dan selalu mencoba untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Namun, kita harus ingat, dia baru berusia tujuh tahun. Sekarang, dia harus belajar bagaimana caranya bermain dalam sebuah tim” ujar Paul Barratt, pelatih senior akademi LFCIFA.
2.658

suntingan