Minyak asiri: Perbedaan antara revisi

336 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
(→‎Pranala luar: sintaks)
Tidak ada ringkasan suntingan
'''Minyak atsiri''', atau dikenal juga sebagai '''minyak eterik''' (''aetheric oil''), '''minyak esensial''' (''essential oil''), '''minyak terbang''' (''volatile oil''), serta '''minyak aromatik''' (''aromatic oil''), adalah kelompok besar [[minyak nabati]] yang berwujud cairan kental pada suhu ruang namun mudah menguap sehingga memberikan aroma yang khas. Minyak atsiri merupakan bahan dasar dari wangi-wangian atau minyak gosok (untuk pengobatan) alami dikarenakan aromanya yang khas<ref>{{Cite journal|last=Rusli|first=Tati Rusliati|date=2014-12-30|title=UJI ANTI SEPTIK DEODORAN MINYAK ATSIRI DARI KULIT BUAH JERUK PURUT (Citrus hystrix DC)|url=http://dx.doi.org/10.21009/jrskt.042.03|journal=JRSKT: Jurnal Riset Sains dan Kimia Terapan|volume=4|issue=2|pages=394–397|doi=10.21009/jrskt.042.03|issn=2302-8467}}</ref> . Di dalam perdagangan, hasil [[penyulingan|sulingan]] (destilasi) minyak atsiri dikenal sebagai ''bibit minyak wangi''.
 
Para ahli [[biologi]] menganggap minyak atsiri sebagai [[metabolit sekunder]] yang biasanya berperan sebagai alat pertahanan diri agar tidak dimakan oleh [[hewan]] ([[hama]]) ataupun sebagai agensia untuk bersaing dengan [[tumbuhan]] lain (lihat [[alelopati]]) dalam mempertahankan ruang hidup. Walaupun [[hewan]] kadang-kadang juga mengeluarkan bau-bauan (seperti [[kesturi]] dari beberapa [[musang]] atau cairan yang berbau menyengat dari beberapa [[kepik]]), zat-zat itu tidak digolongkan sebagai minyak atsiri.
 
== Ciri-ciri ==