Buka menu utama

Perubahan

163 bita dihapus, 4 bulan yang lalu
Membatalkan 1 suntingan oleh 112.78.179.55 (bicara). (TW)
Di luar politik, Ahmad Ridha Sabana adalah Presiden Direktur [[Televisi Pendidikan Indonesia|PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia]] (TPI) sejak 2014. Pada Februari 2018, Ridha mengatakan kepada wartawan bahwa dia bukan lagi Presiden Direktur TPI.<ref>{{Cite news|url=https://news.detik.com/berita/d-3875023/partai-garuda-bantah-terkait-dengan-keluarga-cendana|title=Partai Garuda Bantah Terkait dengan Keluarga Cendana|last=Desnikia|first=Seysha|newspaper=detiknews|access-date=2018-06-20}}</ref> Di sisi lain, Abdullah Mansuri merupakan Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI).<ref name=":2">{{Cite news|url=http://www.tribunnews.com/nasional/2018/02/20/mengungkap-asal-usul-partai-garuda|title=Mengungkap Asal Usul Partai Garuda - Tribunnews.com|date=2018-02-20|newspaper=Tribunnews.com|language=id-ID|access-date=2018-06-21}}</ref> Selain diisukan dekat dengan keluarga Cendana terkait dengan [[Siti Hardijanti Rukmana]] (sebagai pemilik TPI), partai ini juga diisukan sebagai sempalan ataupun berafiliasi dengan [[Partai Gerakan Indonesia Raya|Partai Gerindra]]. Isu miring mengenai hubungan Partai Garuda dengan Partai Gerindra ini terkait dengan hubungan keluarga dan politik Ketua Umum Partai Garuda Ahmad Ridha Sabana. Ahmad Ridha Sabana merupakan adik dari Ketua Bidang Kajian Kebijakan Politik Dewan Pimpinan Pusat (DPP) [[Partai Gerakan Indonesia Raya]], [[Ahmad Riza Patria]]. Patria merupakan kader Partai Gerindra yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua [[Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia|Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat]] (DPR) RI periode 2014-2019. Selain itu, Ahmad Ridha Sabana juga pernah mencalonkan diri sebagai anggota legislatif DPRD DKI Jakarta pada [[Pemilihan umum legislatif Indonesia 2014|Pemilu 2014]] dari Partai Gerindra. Mengantongi nomor urut 2 dari Dapil DKI Jakarta V, Sabana hanya mendapatkan 3.691 suara dan ia tidak lolos.<ref>{{Cite news|url=https://www.viva.co.id/berita/politik/1008656-ini-dia-hubungan-partai-garuda-dengan-gerindra|title=Ini Dia Hubungan Partai Garuda dengan Gerindra – VIVA|last=VIVA|first=PT. VIVA MEDIA BARU -|date=2018-02-19|language=id|access-date=2018-06-21}}</ref><ref>{{Cite web|url=https://tirto.id/caleg-gagal-dan-strategi-partai-garuda-memeriahkan-pemilu-2019-cMzy|title=Caleg Gagal dan Strategi Partai Garuda Memeriahkan Pemilu 2019 - Tirto.ID|website=tirto.id|language=id|access-date=2018-06-21}}</ref><ref>{{Cite news|url=https://news.detik.com/berita/3887555/ketum-garuda-pernah-jadi-kader-gerindra-untuk-kendaraan-caleg|title=Ketum Garuda Pernah Jadi Kader Gerindra untuk Kendaraan Caleg|last=Retaduari|first=Elza Astari|newspaper=detiknews|access-date=2018-06-21}}</ref>
 
Tuduhan lain yang menerpa Partai Garuda adalah terkait lambang dan warna partai. Masih seperti isu sebelumnya, yakni dikaitkan dengan Partai Gerindra karena kesamaan lambang dan warna partai. Isu termutakhir, Partai Garuda disebut-sebut sebagai reinkarnasi Partai Komunis Indonesia. Semua isu-isu tersebut langsung tegas dibantah oleh Ketua Umum Partai Garuda, Ahmad Ridha Sabana.<ref>{{Cite web|url=https://tirto.id/partai-garuda-bantah-lambangnya-meniru-gerindra-dan-mirip-nazi-cE32|title=Partai Garuda Bantah Lambangnya Meniru Gerindra dan Mirip Nazi - Tirto.ID|last=Mamduh|first=Naufal|website=tirto.id|language=id|access-date=2018-06-21}}</ref><ref>{{Cite news|url=https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180308042415-77-281299/partai-garuda-yang-bukan-gerindra-maupun-cendana|title=Partai Garuda yang Bukan Gerindra Maupun Cendana|last=Wiwoho|first=Bimo|newspaper=nasional|language=en|access-date=2018-06-21}}</ref><ref>{{Cite news|url=https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180307170753-32-281188/partai-garuda-gerak-senyap-parpol-anti-mainstream|title=Partai Garuda, Gerak Senyap Parpol Anti-Mainstream|last=Wiwoho|first=Bimo|newspaper=nasional|language=en|access-date=2018-06-21}}</ref> Dilansir dari ''Tribunnews.com'', Ahmad Ridha Sabana mengatakan: "Kami adalah partai baru yang sebagian besar kader adalah anak muda yang berkomitmen berjuang secara politik demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik,".<ref name=":2" /> Pada pemilu legislatif 2019, Partai Garuda hanya mendapatkan suara dibawah 1/4%, dan dikenal sebagai partai nol koma kurus. Suatu pencapaian yang memalukan.
 
== Referensi ==