Kabupaten Aceh Tenggara: Perbedaan revisi

3 bita ditambahkan ,  2 tahun yang lalu
k
 
=== Masa Kemerdekaan Indonesia ===
Kabupaten Aceh Tenggara adalah pemekaran dari [[Kabupaten Aceh Tengah]], awal berdirinya kab,Kabupaten Agara (kabupaten Aceh tenggaraTenggara) adalah di mulai ketika pada tgltanggal 06 Desember 1957 terbentuk panitia tuntutan rakyat [[Alas]] dan [[Gayo Lues]] melalui sebuah rapat di sekolah MinMIN prapatPrapat huluHulu ygyang di hadiri oleh 60 pemuka adat [[Alas]] dan Gayo lues, dan hasilnya adalah:
 
1) Ibukota Aceh tengahTengah di pindahkan dari [[Takengon]] ke [[kutacaneKutacane]].
 
2) jikaJika tidak memungkinkan memindahkan ibukota ke [[Kutacane]], maka kewedanan [[Alas]] dan gayo luesGayo diLues jadikandijadikan satu kabupaten ygyang tidak terlepas dari Provinsi [[Aceh]].
 
Atas tuntutan itu diadakanlah rapat raksasabesar pada tanggal 18 Desember 1957 dengan ketua terpilih T. Syamsuddin di [[Kutacane]] ygyang di hadiri lebih dari [[200.000]] orang untuk menyatakan sikap mendukung pembentukan Kabupaten Aceh Tenggara. Kehadiran Lettu Syahadat pada tahun 1957 sebagai Kepala Staf Sektor VII KDMA membawa angin segar bagi upaya pembentukan Kabupaten Aceh Tenggara. Gubernur Aceh kemudian menunjuk Syahadat sebagai Kepala Perwakilan Kabupaten Aceh Tengah untuk Tanah Alas dan Gayo Luas di Kutacane, yang kemudian menyusun Catur Program Pembangunan Aceh Tenggara. Setelah melalui perjuangan tanpa kenal lelah, akhirnya Mayor Syahadat berhasil meyakinkan Pangkowilhan I Letjend. Koesno Oetomo untuk secara ''de facto'' menyatakan mengesahkan Daerahdaerah Tanah Alas dan Gayo Luas Menjadi Kabupaten Aceh Tenggara pada tanggal 14 NopemberNovember 1967. Pada 22 Desember 1972 Pemerintah Pusat mengirim tim yang dipimpin Sekretaris Jenderal Departemen Dalam Negeri Mayjen. Sunandar Priyosudharmo (belakangan menjadi Gubernur Jawa Timur) untuk memeriksa persiapan terakhir di Kutacane.
tim yang dipimpin Sekretaris Jenderal Departemen Dalam Negeri Mayjen. Sunandar Priyosudharmo (belakangan menjadi Gubernur Jawa Timur) untuk mengecek persiapan terakhir di Kutacane.
 
Pada tahun 1974, setelah berjuang selama 17 tahun sejak tahun 1956, Pemerintah akhirnya menerbitkan UU No. 4/1974 tentang Pembentukan Kabupaten Aceh Tenggara dan peresmiannya dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri H. Amir Machmud pada tanggal 26 Juni 1974 dalam suatu acara yang khidmat di Kutacane. Pada hari itu juga Gubernur Daerah Istimewa Aceh A. Muzakkir Walad melantik Syahadat sebagai Pejabat Bupati Kabupaten Aceh Tenggara. Pada tanggal 24 Juli 1975 Syahadat secara definitif diangkat sebagai Bupati Aceh Tenggara yang pertama.
 
== Pemerintahan ==
886

suntingan