Karmaphala: Perbedaan revisi

928 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
Tag: suntingan perangkat seluler suntingan web seluler
Tag: suntingan perangkat seluler suntingan web seluler
Engkau berhak melakukan tugas kewajibanmu yang telah ditetapkan, tetapi engkau tidak berhak atas hasil perbuatan. Jangan menganggap dirimu penyebab hasil kegiatanmu, dan jangan terikat pada kebiasaan tidak melakukan kewajibanmu.
 
<small>[[Bhagawad Gita]] (II, 47)</small><ref>{{cite book | last = Prabhupada | first = Bhaktivedanta Swami | title = Bhagavad Gita As It Is | year = 1960 | pages = 164–167 |language=en}}</ref>
</poem>}}
===Sarasamuscaya===
<poem>
<i><b>Apan iking janma mangke, pagawayang subhasubhakarma juga ya, ikang ri pena
pabhuktyan karmaphala ika, kalinganya, ikang subhasubhakarma mangke ri pena ika an
kabukti phalanya, ri pegatni kabhuktyanya, mangjanma ta ya muwah, tumuta wasananing
karmaphala, wasana ngaraning sangakara, turahning ambematra, ya tinutning paribhasa,
swargacyuta, narakasyuta, kunang ikang subhasubhakarma ri pena, tan paphala ika,
matangnyan mangke juga pengponga subha asubhakarma.</i></b>
 
Terlahir sebagai manusia adalah kesempatan untuk melakukan perbuatan bajik dan jahat,
yang hasilnya akan dinikmati di akherat. Apapun yang diperbuat dalam kehidupan ini
hasilnya akan dinikmati di akherat; setelah menikmati pahala akherat, lahirlah lagi ke
bumi. Di akherat tidak ada perbuatan apapun yang berpahala. Sesungguhnya hanya
perbuatan di bumi inilah yang paling menentukan.
 
[[Sarasamuscaya]] (I,7)
</poem>
 
==Lihat juga==
Pengguna anonim