Kuningan, Jakarta Selatan: Perbedaan revisi

180 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
wikifisasi
k (←Suntingan 180.214.247.58 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh HsfBot)
Tag: Pengembalian
(wikifisasi)
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
{{Lihat pula|Kuningan}}
[[Berkas:Kuningan-malam-hariadhi.jpg|jmpl|Suasana malam hari di daerah Kuningan]]
'''Kuningan''' adalah satu kawasan bisnis di Jakarta, bagian dari [[Segitiga Emas Jakarta]], yang mencakup [[Jalan HR Rasuna Said (Jakarta)|Jalan HR Rasuna Said]], [[Jalan Jenderal Gatot Subroto (Jakarta)|Jalan Jenderal Gatot Subroto]], M.H.[[Jalan MH Thamrin (Jakarta)|Jalan MH Thamrin]], [[Jalan Jenderal Sudirman (Jakarta)|Jalan Jenderal Sudirman]]. Di Kuningan, Jakarta Selatan terdapat beberapa lokasi penting antara lain: Kantor Kedutaan Besar [[Australia]], [[Malaysia]], [[Singapura]], [[Polandia]], [[Nigeria]], [[India]], [[Swiss]], [[Rusia]] dan masih banyak lagi. Di sini juga terdapat gedung pusat kebudayaan [[Belanda]], [[Erasmus Huis]]. Kawasan bisnis yang terkenal adalah Mega Kuningan, Rasuna Epicentrum.
[[Berkas:Kuningan-rasuna-hariadhi.jpg|jmpl|Daerah Rasuna, Kuningan, yang menjadi salah satu tempat populer di daerah Kuningan]]
 
== Asal usul nama ==
Asal nama [[Kuningan]] di [[Jakarta]] tidak lepas dari sejarah [[Kabupaten Kuningan]], sebuah kabupaten di timur [[Jawa Barat]]. Hal ini terkait erat dengan seorang tokoh bernama Dipati Ewangga. Dipati Ewangga adalah panglima pasukan tentara Kuningan. Dia mempunyai kemahiran berperang dan membuat senjata dari logam berupa keris, kujang, tombak, anak panah dan pedang. Dia mempunyai seekor kuda tunggangan bernama Si Windu, yang tubuhnya kecil tetapi tenaganya kuat dan larinya gesit. Dalam mitologi setempat kuda ini disebut kuda semberani yang dapat terbang. Karena tempat menetapnya di Cangkuang (sekitar 2 km sebelah tenggara kota Kuningan sekarang) Dipati Ewangga mendapat julukan Dipati Cangkuang.