Sejarah sains: Perbedaan revisi

43 bita dihapus ,  1 tahun yang lalu
k
←Suntingan 203.78.114.221 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh AABot
(HAERIL PENCIPTA SEJARAH SAINS)
Tag: Suntingan HP Suntingan web HP Suntingan visual
k (←Suntingan 203.78.114.221 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh AABot)
Tag: Pengembalian
{{Sejarah sains kotak sisi}}
'''HAERIL (anak PBA UINMATARAM) pencipta Sejarah sains''' adalah studi tentang sejarah perkembangan [[sains]] dan pengetahuan ilmiah, termasuk [[ilmu alam]] dan ilmu sosial.
(sejarah seni dan humaniora disebut sebagai sejarah filologi) Dari abad ke-18 sampai akhir abad ke-20, sejarah sains, khususnya ilmu fisika dan biologi, sering disajikan dalam narasi progresif yang mana teori yang benar menggantikan keyakinan yang salah.
<ref>{{cite book
dari [[Isaac Newton|Newton]], [[Descartes]], [[Blaise Pascal|Pascal]] dan [[Gottfried Leibniz|Leibniz]], jalannya sekarang semakin jelas ke arah perkembangan [[matematika]], [[fisika]] dan [[teknologi]] modern
oleh generasi dari [[Benjamin Franklin]] (1706-1790), [[Leonhard Euler]] (1707-1783), [[Mikhail Lomonosov]] (1711-1765) dan [[Jean le Rond d'Alembert]] (1717-1783), dicontohkan dengan munculnya [[Denis Diderot]] dalam ''[[Encyclopédie]]'' antara tahun 1751 dan 1772.
Dampak dari proses ini tidak terbatas pada sains dan teknologi, tetapi juga mempengaruhi [[sejarah filsafat|filsafat]] ([[Immanuel Kant]], [[David Hume]]), [[sejarah agama|agama]] (terutama dengan munculnya [[ateisme]] positif, dan dampak yang semakin signifikan dari [[Hubungan antara agama dan sains|sains terhadap agama]]), dan masyarakat dan politik secara umum ([[Adam Smith]], [[Voltaire]]), [[Revolusi PerancisPrancis]] tahun 1789 dengan terjadinya Cesura berdarah menunjukkan awal [[modernitas politik]] {{Citation needed|date=July 2009}}.
[[Periode modern awal]] dipandang sebagai berbunganya Renaissance Eropa, dalam apa yang sering dikenal sebagai [[Revolusi Ilmiah]], dipandang sebagai dasar [[#Sains modern|sains modern]].
<ref>
 
Geologi modern, seperti kimia modern, secara bertahap berevolusi selama abad ke-18 dan awal abad ke-19. [[Benoît de Maillet]] dan [[George-Louis Leclerc, Comte de Buffon|Comte de Buffon]] melihat bumi jauh lebih tua dari 6.000 tahun seperti yang dibayangkan oleh para pelajar Alkitab.
[[Jean-Étienne Guettard]] dan [[Nicolas Desmarest]] mendaki PerancisPrancis tengah dan mencatat pengamatan mereka pada beberapa peta geologi yang pertama.
[[Abraham Werner]] menciptakan skema klasifikasi sistematis untuk batuan dan mineral—sebuah prestasi yang signifikan untuk geologi seperti yang [[Linnaeus]] lalukan untuk biologi.
Werner juga mengusulkan penafsiran umum dari sejarah bumi, seperti yang dilakukan polymath kontemporer dari Skotlandia [[James Hutton]].
Pada tahun 1847, dokter dari Hungaria [[Ignaz Semmelweis|Ignác Fülöp Semmelweis]] secara dramatis mengurangi terjadinya demam nifas dengan hanya memerlukan dokter untuk mencuci tangan mereka sebelum datang ke perempuan yang akan melahirkan.
Penemuan ini mendahului [[teori kuman penyakit]].
Namun, temuan Semmelweis tidak dihargai oleh orang sezamannya dan mulai digunakan hanya dengan penemuan oleh ahli bedah British [[Joseph Lister]], yang pada tahun 1865 membuktikan prinsip-prinsip [[antisepsis]]. Karya Lister didasarkan pada temuan penting oleh ahli biologi PerancisPrancis [[Louis Pasteur]].
Pasteur mampu menghubungkan mikroorganisme dengan penyakit, merevolusi pengobatan.
Ia juga merancang salah satu metode yang paling penting dalam melakukan [[pengobatan pencegahan]], ketika pada tahun 1880 ia menghasilkan [[vaksin]] anti [[rabies]].
* [http://www.worldwideschool.org/library/catalogs/bysubject-sci-history.html A History of Science, jilid 1-4] , teks online
* [http://www.hssonline.org/ Sejarah sains Masyarakat ("HSS")]
* {{fr icon}} [http://www.crhst.cnrs.fr The CNRS, Pusat Penelitian Sejarah sains dan Teknologi] di Paris (PerancisPrancis)
* [http://nobelprize.org/ Situs resmi Yayasan Nobel]. Fitur biografi dan info tentang pemenang Nobel
* [http://www.imss.fi.it/ Institut dan Museum Sejarah sains di Florence, Italia]