Suku Lubu: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
←Membuat halaman berisi '{{inuseuntil|28 Februari 2019}} '''Suku Lubu''' adalah suku yang mendiami wilayah perbatasan antara Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Suku ini diketahui telah...'
 
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 1:
{{inuseuntil|28 Februari 2019}}
'''Suku Lubu''' adalah suku yang mendiami wilayah perbatasan antara [[Sumatera Utara]] dan [[Sumatera Barat]]. Suku ini diketahui telah muncul sejak lama, jauh sebelum suku-suku lainnya khususnya di Sumatera Utara seperti [[Suku Batak|Batak]] dan [[Suku Mandailing|Mandailing]]. Mayoritas suku ini mendiami Sumatera Utara bagian selatan, dan hingga tahun 2014 populasi suku ini diperkirakan mencapai 45.000 orang.<ref>[http://berita.baca.co.id/8261416?origin=relative&pageId=6aa6f13a-3493-4d34-89e2-fab5b4435e9a&PageIndex=0 BeritaBaca: NetralNews, Suku Lubu dan Suku Batak]. 21 Februari 2013. Diakses 24 Februari 2019.</ref>
 
== Sejarah ==
Pada zaman dahulu, suku Lubu hidup secara nomaden di pedalaman hutan Sumatera. Oleh karenanya, suku Lubu telah lama mendiami wilayah tersebut sebelum kemunculan suku-suku lainnya di Sumatera Utara. Namun setelah ribuan tahun terjadi pembauran budaya dengan suku Batak dan juga dengan suku Melayu, sehingga saat ini meskipun mereka tetap mengakui bahwa mereka merupakan suku Lubu, tetapi budaya dan adat-istiadat mereka sudah terpengaruh secara signifikan oleh suku Mandailing dan suku Padang Lawas.
 
== Karakteristik ==
Berdasarkan pengelompokan ras, suku Lubu termasuk ras [[Ras Weddoid|Weddoid]], dengan karakteristik berkulit gelap, rambut keriting, dan badan yang kekar. Karakteristik tersebut berbeda dengan suku Batak pada umumnya yang mayoritas merupakan keturunan [[Ras Mongoloid|Mongoloid]].
 
== Referensi ==