Kambing: Perbedaan revisi

6 bita dihapus ,  1 tahun yang lalu
semangat edit
(edit)
(semangat edit)
[[Berkas:Domestic goat feeding on capeweed.jpg|jmpl|Kambing ternak merenggut rambat tanjung, yaitu rambat yang beracun untuk kebanyakan hewan ternak]]
 
Selain mencoba berbagai bahan, kambing agak teliti dengan apa yang sebenarnya ia makan. Kambing lebih senang merenggut ujung-ujung pohon berkayu dan tumbuhan berdaun lebar. Apapun, dapat dikatakan bahwa pola memakan tumbuhan kambing sangat beragam, termasuk sebagian spesies yang beracun untuk hewabhewan lain.<ref>"War on Weeds," ''Rails to Trails Magazine,'' Spring 2004, p. 3</ref> Kambing jarang memakan makanan kotor atau meminum air tercemar kecuali saat mereka [[kelaparan]]. Inilah salah satu sebab peternakan kambing paling selalu dilakukan secara lepas karena peternakan kambing secara ternak kurung membutuhkan biaya yang banyak dan jarang berdaya komersil.
 
Kambing lebih gemar merenggut [[tumbuhan merambat]] seperti [[Pueraria|kacang hijau hutan]], [[perdu]] dan [[gulma]], daripada makan rumput, yaitu lebih bersifat seolah rusa dibanding biri-biri. Tumbuhan [[Solanaceae|terong-terongan]] beracun; daun pohon buah yang layu juga dapat membunuh kambing. [[Silase]] (batang jagung kering) dan hailaj (rumput kering tapai) dapat digunakan jika dimakan segera setelah pelepasan - kambing sangat rentan terhadap bakteri ''[[Listeria]]'' yang tumbuh dalam wadah pakan. [[Alfalfa]] yang kaya dengan protein sering diberikan dalam bentuk [[rumput kering]]; [[feskiu]] adalah rumput kering yang paling kurang enak dimakan dan paling kurang memiliki kandungan gizi. [[Kulapuk]] dalam pakan kambing dapat menyebabkan kambing jatuh sakit ataupun mati. Kambing tidak harus diberi makan rumput yang memiliki tanda kulapuk.
 
Fisiologi pencernaan anak kambing yang masih bayi (seperti anak hewan lain) secaasecara umum sama seperti hewan [[monogastrik]] (berperut satu). Pencernaan susu dimulai di [[abomasum]], yang mana susu telah melepaskan rumen melalui penutupan alur retikulum-esofagus ketika menyusu. Ketika lahir, rumennya belum selesai tumbuh, tetapi apabila anak kambing mulai makan makanan keras, maka rumen itu segera semakin besar dan mampu untuk menyerap zat.
 
Ukuran dewasa seseekorseekor kambing adalah hasil dari jenis (potensi genetik) dan makanannya sewaktu masa perkembangan (potensi nutrisi). Seperti semua hewan ternak, pertambahan kebutuhan protein (10 ke 14%) serta jumlah kalori yang mencukupi ketika usia sebelum dewasa mendatangkan kadar pertumbuhan yang lebih tinggi dan ukuran dewasa yang lebih besar daripada kadar protein rendah dan kalori.<ref>Pugh, D.G. and Rankins, D. L. Jr, "Feeding and Nutrition" Sheep and Goat Medicine, 2nd Ed. Elsevier (2012) Maryland Heights, pg 40-42.</ref> Kambing bertubuh besar dengan rangka yang lebih besar mencapai berat badan matang pada umur yang lebih lewat mencapai (36 hingga 42 bulan) daripada kambing bertubuh kecil (18 hingga 24 bulan) jika keduanya diberi makan potensi yang cukup. Kambing bertubuh besar memerlukan lebih banyak kalori daripada kambing bertubuh kecil untuk menjaga fungsi badan per hari.<ref>Taylor, R.E. and Field, T.G., "Growth and Development" ''Scientific Farm Animal Production: An Introduction to Animal Science'', 6th Ed. Prentice-Hall (1999) Upper Saddle River pg 324-325.</ref>
 
=== Perilaku ===