Friedrich Nietzsche: Perbedaan revisi

489 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
k
k (Bot: Perubahan kosmetika)
 
Selain itu Nietzsche dikenal sebagai filsuf seniman (''Künstlerphilosoph'') dan banyak mengilhami pelukis modern Eropa di awal abad ke-20, seperti [[Franz Marc]], [[Francis Bacon]],dan [[Giorgio de Chirico]], juga para penulis seperti [[Robert Musil]], dan [[Thomas Mann]]. Menurut Nietzsche kegiatan seni adalah kegiatan [[metafisik]] yang memiliki kemampuan untuk mentransformasikan tragedi hidup.{{citation needed}}
 
Selain itu Nietzsche senang menulis aforisme bernas, salah satu aforisme yang ia tulis lalu diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia adalah "Perahu Kita Sudah Berlayar, Dermaga Sudah Kita Bakar, Lalu Kita Tak Rindu Kampung Halaman?".<ref>{{Cite web|url=https://www.indahbumiku.com/2017/12/31/kegeramansebuah-aktualisasi-diri/|title=Kegeraman dan Aktualisasi Diri|last=Onmair.id|first=Post Author:|date=2017-12-31|website=Production facilities|language=en-GB|access-date=2019-02-12}}</ref>
 
== Karya ==