Buka menu utama

Perubahan

27 bita dihapus ,  9 bulan yang lalu
# Museum Talaga Manggung, Majalengka, Jawa Barat. Berbagai cetbang masih terawat dengan baik. Adanya ritual mandi pusaka, termasuk cetbang, menjadikan Cetbang sangat terawat.<ref>{{Cite web|url=http://www.disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=948&lang=id|title=Museum Talaga Manggung-Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat|website=www.disparbud.jabarprov.go.id|access-date=2018-06-30}}</ref>
# Cetbang beroda empat dapat ditemukan di Istana Panembahan Matan, Mulia Kerta, [[Kalimantan Barat]].<ref>{{Cite web|url=http://picbear.online/tag/meriammelayu|title=Meriam Melayu|last=Rodee|first=Ab|date=11 August 2017|website=Picbear|archive-url=|archive-date=|dead-url=|access-date=16 July 2018}}</ref>
# Beberapa cetbang dapat ditemukan pada National Museum of Anthropology (Manila)|National MuseumAnthropologi ofNasional AnthropologyFilipina di Manila, Termasuk salah satunya yang dipasang pada dudukan tetap.
# Museum Fatahillah memiliki meriam coak yang dilabeli sebagai "Meriam Cirebon", Pada dudukan tetap yang berornamentasi. Ukuran pajangannya adalah PxLxT 234x76x79 cm.<ref>{{Cite web|url=https://belajar.kemdikbud.go.id/PetaBudaya/Repositorys/museum_sejarah_jakarta/|title=Museum Sejarah Jakarta|last=|first=|date=|website=Rumah Belajar|archive-url=|archive-date=|dead-url=|access-date=9 February 2019}}</ref>