Kereta maglev: Perbedaan revisi

1 bita dihapus ,  1 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (-Perancis +Prancis)
k (Bot: Perubahan kosmetika)
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-Perancis +Prancis))
'''Kereta maglev''' (singkatan dari ''magnetically levitated trains'', dalam [[bahasa Indonesia]] disebut '''kereta api levitasi magnetik'''<ref>Penyebutan dalam [[s:Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2007|UU 23/2007 tentang Perkeretaapian]]</ref>) adalah jenis [[kereta api]] yang [[Pengambangan magnetis|mengambang secara magnetik]]. Sering juga disebut kereta api magnet.{{cn}}
 
Seperti namanya, prinsip dari kereta api ini adalah memanfaatkan [[gaya magnet]] untuk mengangkat kereta sehingga mengambang, tidak menyentuh rel sehingga [[gaya gesek]] dapat dikurangi. Kereta maglev juga memanfaatkan magnet sebagai pendorong. Dengan kecilnya gaya gesek dan besarnya gaya dorong, kereta ini mampu melaju dengan kecepatan sampai 600&nbsp;km/jam, jauh lebih cepat dari kereta biasa. Beberapa negara yang telah mengembangkan kereta api jenis ini adalah [[Tiongkok]], [[Jepang]], [[PerancisPrancis]], [[Amerika Serikat|Amerika]], dan [[Jerman]]. Dikarenakan mahalnya pembuatan rel magnetik, di dunia pada tahun [[2015]] hanya ada dua jalur Maglev yang dibuka untuk transportasi umum, yaitu [[Shanghai Transrapid]] di Tiongkok dan [[Linimo]] di Jepang.
 
== Teknologi ==