Buka menu utama

Perubahan

423 bita ditambahkan, 6 bulan yang lalu
k
Perbaikan data
| dau = <!--belum ada data-->
| dauref =
| luas = 7546775.467,70
| penduduk = 666333691.058 jiwa<sup> (20162017)</sup><ref name=KALTARA>{{cite web|url=httphttps://kaltara.bps.go.id/index.phppublication/publikasi2018/3508/16/07742fe64d7c6bee74907a9c/provinsi-kalimantan-utara-dalam-angka-2018.html|title=Provinsi Kalimantan Utara Dalam Angka Tahun 20172018|pagelast=45|datefirst=2017-08-01|website=|publisher=BPS Provinsi Kalimantan Utara|accessdate=2017-08-182 Februari 2019}}</ref>
| kepadatan = 9,15 jiwa/km²
| kabupaten = 4
| kota = 1
| kelurahan = 479
| suku = [[Suku Dayak|Dayak]], [[Suku Jawa|Jawa]], [[Suku Dayak|Tidung]], [[Suku Bulungan|Bulungan]], [[Suku Suluk|Suluk]], [[Suku Banjar|Banjar]], [[Lun Bawang|Lun Bawang / Lun Dayeh]], dll
| agama = [[Islam]] 59.54%<br> [[Kristen Protestan]] 31.38%<br> [[Katolik]] 7.60%<br> [[Buddha]] 1.26%<br> [[Hindu]] 0.06%<br> [[Konghucu]] 0.001%<sup>(2015)</sup><ref>{{cite web|url=http://kaltara.bps.go.id/index.php/publikasi/35|title=Provinsi Kalimantan Utara Dalam Angka Tahun 2017|datelast=2017-08-01|first=|website=|publisher=BPS Provinsi Kalimantan Utara|accessdate=2017-08-18 Agustus 2017}}</ref>
| bahasa = [[Bahasa Dayak|Dayak]], [[Bahasa Bulungan|Bulungan]], [[Bahasa Tidung|Tidung]], [[Bahasa Indonesia|Indonesia]]
| zona = [[WITA]] ([[UTC]]+8)
[[Berkas:North Kalimantan (Indonesia) topographic map - id.svg|jmpl|Peta topografi Kalimantan Utara]]
 
'''Kalimantan Utara''' (disingkat '''Kaltara''') adalah sebuah [[daftar provinsi Indonesia|provinsi]] di [[Indonesia]] yang terletak di bagian utara [[Pulau Kalimantan]]. Provinsi ini berbatasan langsung dengan negara tetangga [[Malaysia]], yaitu Negara Bagian [[Sabah]] dan [[Serawak]].
 
Saat ini, Kalimantan Utara merupakan provinsi termuda Indonesia, resmi disahkan menjadi provinsi dalam rapat paripurna [[Dewan Perwakilan Rakyat|DPR]] pada tanggal [[25 Oktober]] [[2012]] berdasarkan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2012.<ref>[http://nasional.news.viva.co.id/news/read/374592-presiden-teken-uu-provinsi-kalimantan-utara Presiden Teken UU Provinsi Kalimantan Utara]. www.vivanews.co.id. Diakses pada 13 Desember 2012</ref>
Dalam sejarahnya negeri-negeri di bagian utara pulau Kalimantan, yang meliputi [[Sarawak]], [[Sabah]], [[Brunei]] .<ref>[http://www.indonesianhistory.info/map/borneoc15-16.html Borneo in the 15th and 16th centuries ]</ref> Sejak masa Hindu hingga masa sebelum terbentuknya Kesultanan Bulungan, daerah yang sekarang menjadi wilayah provinsi Kalimantan Utara hingga daerah [[Sungai Kinabatangan|Kinabatangan]] di Sabah bagian Timur merupakan wilayah mandala negara Berau yang dinamakan Nagri Marancang.<ref>[http://bumibatiwakkal.blogspot.com/2009/01/historis-asal-usul-berau.html TINJAUAN HISTORIS TENTANG KERAJAAN BERAU (KURAN)]</ref> Namun belakangan sebagian utara Nagri Marancang (alias Sabah bagian Timur) terlepas dari Berau karena diklaim sebagai wilayah mandala Brunei, kemudian oleh Brunei dihadiahkan kepada Kesultanan Sulu dan [[Suku Suluk]] mulai bermukim di sebagian wilayah tersebut.<ref>[http://www.indonesianhistory.info/map/borneo1750.html Borneo, ca 1.750]</ref> Kemudian kolonial Inggris menguasai sebelah utara Nagri Marancang dan Belanda menguasai sebelah selatan Nagri Marancang (sekarang provinsi Kaltara).<ref>[http://www.indonesianhistory.info/map/borneoc19-1.html?zoomview=1 Kalimantan, 1800-1857 ]</ref><ref>[http://dunia.news.viva.co.id/news/read/392080-sewa-sabah--malaysia-hanya-bayar-sulu-rp16-6-juta Sewa Sabah, Malaysia Hanya Bayar Sulu Rp16,6 Juta ]</ref>
 
Wilayah yang menjadi provinsi Kalimantan Utara merupakan bekas wilayah [[Kesultanan Bulungan]]. Kesultanan Bulungan menjadi daerah perluasan pengaruh Kesultanan Sulu.<ref>[http://bunyoro-kitara.org/73.html Kesultanan Bulungan dan Tidung ]</ref> Namun [[Kerajaan Berau]] (yang merupakan induk dari Kesultanan Bulungan) menurut [[Hikayat Banjar]] termasuk salah satu [[vazal]] atau negara bagian di dalam mandala negara [[Kesultanan Banjar]] sejak zaman dahulu kala, ketika Kesultanan Banjar masih bernama Kerajaan Negara Dipa (masa Hindu).<ref name="hikayat banjar">{{ms}} [[Johannes Jacobus Ras]], [[Hikayat Banjar]] diterjemahkan oleh [[Siti Hawa Salleh]], Percetakan Dewan Bahasa dan Pustaka, Lot 1037, Mukim Perindustrian PKNS - Ampang/Hulu Kelang - [[Selangor]] Darul Ehsan, [[Malaysia]] [[1990]].</ref> Sampai tahun 1850, negeri [[Bulungan]] masih diklaim sebagai negeri bawahan dalam mandala negara [[Kesultanan Sulu]].<ref>[http://www.indonesianhistory.info/map/borneo1850.html?zoomview=1 Borneo in 1850]</ref> Namun dalam tahun 1853, negeri Bulungan sudah dimasukkan dalam wilayah Hindia Belanda atau kembali menjadi bagian dari Berau.<ref>[http://books.google.co.id/books?id=j8kZAQAAIAAJ&dq=adji%20mandoera&pg=RA1-PA357#v=onepage&q&f=true {{nl}} Verhandelingen en Berigten Betrekkelijk het Zeewegen, Zeevaartkunde, de Hydrographie, de Koloniën, Volume 13, 1853]</ref> Walaupun belakangan negeri Bulungan di bawah kekuasaan Pangeran dari Brunei, namun negeri tersebut masih tetap termasuk dalam mandala negara Berau. Berdasarkan perjanjian antara negara Kesultanan Banjar dengan VOC Belanda yang dibuat pada tanggal [[13 Agustus]] [[1787]] dan [[4 Mei]] [[1826]], maka secara hukum negara Kesultanan Banjar menjadi daerah protektorat VOC Belanda dan beberapa daerah bagian dan negara bagian yang diklaim sebagai bekas [[vazal]] Banjar diserahkan sebagai properti VOC Belanda termasuk Berau dan daerah taklukannya, maka Kompeni Belanda membuat batas-batas wilayahnya yang diperolehnya dari Banjar berdasarkan perjanjian tersebut yaitu wilayah paling barat adalah negara bagian [[Kerajaan Sintang|Sintang]], daerah bagian [[Kabupaten Melawi|Lawai]] dan [[Kabupaten Sukamara|Daerah Aliran Sungai Jelai]] (salah satu wilayah [[Kerajaan Kotawaringin|Kepageranan Kotawaringin]] di dalam negara kesultanan Banjar) sedangkan wilayah paling timur adalah negara bagian Berau.<ref name="Royal Geographical Society">{{en}}{{cite journal|author=Royal Geographical Society (Great Britain)| url=http://books.google.com/books?id=grENAAAAQAAJ&dq=banjarmassin&hl=id&pg=PA841#v=onepage&q=banjarmassin&f=false | title=A Gazetteer of the world: or, Dictionary of geographical knowledge, compiled from the most recent authorities, and forming a complete body of modern geography -- physical, political, statistical, historical, and ethnographical|volume= 5 | publisher=A. Fullarton | year=1856}}</ref> Negara bagian Berau meliputi negeri [[kesultanan Gunung Tabur]], negeri [[kesultanan Sambaliung|kesultanan Tanjung/Sambaliung]], negeri [[kesultanan Bulungan]] & distrik Tidung yang dihapuskan tahun [[1916]].<ref>{{en}} (1848){{cite journal|pages=438 |url=http://books.google.co.id/books?id=sJAaAQAAIAAJ&dq=Fran%C3%A7ois%20Wittert.&pg=PA438#v=onepage&q&f=false|title=The Journal of the Indian archipelago and eastern Asia|volume=2}}</ref> Berdasarkan peta Hindia Belanda tahun [[1878]] saat itu menunjukkan posisi perbatasan jauh lebih ke utara dari perbatasan Kaltara-Sabah hari ini, karena mencakupi semua perkampungan [[suku Tidung]] yang ada di wilayah [[Tawau]].<ref>[http://www.indonesianhistory.info/map/borneo1879.html Administrative sub-divisions in Dutch Borneo, ca 1879]</ref>
 
Berdasarkan perjanjian antara negara Kesultanan Banjar dengan VOC Belanda yang dibuat pada tanggal [[13 Agustus]] [[1787]] dan [[4 Mei]] [[1826]], maka secara hukum negara Kesultanan Banjar menjadi daerah protektorat VOC Belanda dan beberapa daerah bagian dan negara bagian yang diklaim sebagai bekas [[vazal]] Banjar diserahkan sebagai properti VOC Belanda termasuk Berau dan daerah taklukannya, maka Kompeni Belanda membuat batas-batas wilayahnya yang diperolehnya dari Banjar berdasarkan perjanjian tersebut yaitu wilayah paling barat adalah negara bagian [[Kerajaan Sintang|Sintang]], daerah bagian [[Kabupaten Melawi|Lawai]] dan [[Kabupaten Sukamara|Daerah Aliran Sungai Jelai]] (salah satu wilayah [[Kerajaan Kotawaringin|Kepageranan Kotawaringin]] di dalam negara kesultanan Banjar) sedangkan wilayah paling timur adalah negara bagian Berau.<ref name="Royal Geographical Society">{{en}}{{cite journal|author=Royal Geographical Society (Great Britain)| url=http://books.google.com/books?id=grENAAAAQAAJ&dq=banjarmassin&hl=id&pg=PA841#v=onepage&q=banjarmassin&f=false | title=A Gazetteer of the world: or, Dictionary of geographical knowledge, compiled from the most recent authorities, and forming a complete body of modern geography -- physical, political, statistical, historical, and ethnographical|volume= 5 | publisher=A. Fullarton | year=1856}}</ref> Negara bagian Berau meliputi negeri [[kesultanan Gunung Tabur]], negeri [[kesultanan Sambaliung|kesultanan Tanjung/Sambaliung]], negeri [[kesultanan Bulungan]] & distrik Tidung yang dihapuskan tahun [[1916]].<ref>{{en}} (1848){{cite journal|pages=438 |url=http://books.google.co.id/books?id=sJAaAQAAIAAJ&dq=Fran%C3%A7ois%20Wittert.&pg=PA438#v=onepage&q&f=false|title=The Journal of the Indian archipelago and eastern Asia|volume=2}}</ref> Berdasarkan peta Hindia Belanda tahun [[1878]] saat itu menunjukkan posisi perbatasan jauh lebih ke utara dari perbatasan Kaltara-Sabah hari ini, karena mencakupi semua perkampungan [[suku Tidung]] yang ada di wilayah [[Tawau]].<ref>[http://www.indonesianhistory.info/map/borneo1879.html Administrative sub-divisions in Dutch Borneo, ca 1879]</ref>
 
=== Sejarah Pembentukan Kaltara ===
!Kabupaten/Kota
!Ibukota
!PegawaiPNS Negeri2017<ref name=KALTARA/> Sipil<ref name=":0">2014, ''Kaltara Dalam Angka 2014'', BPS Kaltara</ref>
|-
|[[Kabupaten Nunukan]]
|[[Nunukan, Nunukan|Nunukan]]
|4 074.101
|-
|[[Kabupaten Malinau]]
|[[Malinau Kota, Malinau|Malinau]]
|3 420.646
|-
|[[Kabupaten Bulungan]]
|[[Tanjung Selor, Bulungan|Tanjung Selor]]
|3.746
|9 043
|-
|[[Kabupaten Tana Tidung]]
|[[Tideng Pale, Sesayap, Tana Tidung|Tideng Pale]]
|1 289.444
|-
|[[Kota Tarakan]]
|<nowiki>-</nowiki>
|3.430
|4 012
|-
| Provinsi Kalimantan Utara
| Tanjung Selor
| 1.466
|-
|'''Total'''
|<nowiki>-</nowiki>
|'''17.741'''
|}
 
! Peringkat
! Kabupaten/Kota
! Populasi<br> (2017)<ref name=KALTARA/> <ref>[http://sp2010.bps.go.id/index.php/site?id=64&wilayah=Kalimantan-Utara Sensus Penduduk 2015- Provinsi Kalimantan Utara]</ref>
! Ibukota
|-
| 1
| [[Kota Tarakan]]
| 235253.564026
| Tarakan
|-
| 2
| [[Kabupaten Nunukan]]
| 177193.607390
| Nunukan
|-
| 3
| [[Kabupaten Bulungan]]
| 135.029770
| Tanjung Selor
|-
| 4
| [[Kabupaten Malinau]]
| 7783.633788
| Kota Malinau
|-
| 5
| [[Kabupaten Tana Tidung]]
| 2125.793084
| Tideng Pale
|-
| '''TOTAL'''
| '''Kalimantan Utara'''
| '''691.058'''
| '''Tanjung Selor'''
|}</center>