Buka menu utama

Perubahan

160 bita ditambahkan, 5 bulan yang lalu
Cetbang (Cet-Bang) merupakan senjata sejenis [[meriam]] yang diproduksi dan digunakan pada masa [[Majapahit|kerajaan Majapahit]] (1293–1527 M) dan kerajaan-kerajaan di [[Nusantara]] setelahnya. Berbeda dengan meriam eropa dan timur tengah pada umumnya, cetbang terbuat dari perunggu dan memiliki kamar dan tabung peluru di bagian belakang.
 
CetbangTeknologi senjata bubuk mesiu diperkirakan masuk ke Majapahit pada saat invasi tentara [[Kubilai Khan]] dari [[Tiongkok]] di bawah pimpinan [[Ike Mese]] yang bekerjasama dengan [[Raden Wijaya]] saat menggulingkan [[Jayakatwang|Kertanagara]] pada tahun 1293. Saat itu, tentara Mongol menggunakan meriam (Bahasa China: ''Pao'') ketika menyerang pasukan Daha.<ref>Song Lian. [[Sejarah Yuan]].</ref> Pada prasasti Sekar disebutkan Cetbang diproduksi di Rajekwesi, Bojonegoro, sedangkan mesiu utamanya diproduksi di Swatantra Biluluk.<ref>Dr. J.L.A. Brandes, T.B.G., LII (1910)</ref>
 
== Penggunaan di masa Majapahit ==