Xuanzang: Perbedaan revisi

1 bita ditambahkan ,  2 tahun yang lalu
→‎Awal Kehidupan: Perbaikan kesalahan ketik
(→‎Pranala luar: Tbah informasi baru)
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
(→‎Awal Kehidupan: Perbaikan kesalahan ketik)
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan aplikasi seluler Suntingan aplikasi Android
Xuanzang, yang dengan nama Chen Hui sewaktu dilahirkan, lahir di sebuah keluarga yang menjunjung tinggi pendidikan. Ia merupakan yang terkecil dari empat bersaudara. Kakek buyutnya adalah seorang pejabat, dan kakeknya ditunjuk sebagai profesor di perguruan tinggi kerajaan di ibukota. Ayahnya adalah seorang penganut [[Kong Hu Cu]] yang melepaskan semua jabatan untuk melepaskan diri dari konflik politik di Tiongkok pada saat itu. Menurut biografi tradisional, Xuanzang menunjukkan intelejensi yang kuat. Bersama dengan saudaranya, dia menerima pendidikan dari ayahnya, yang memberikan pelajaran tentang literatur-literatur klasik dan beberapa ajaran Kong Hu Cu.
 
Walaupun keluarganya beragama Kong Hu Cu, masa muda dia menunjukkan ketertarikan menjadi Bhikkhu. Setelah ayah dia meninggal dunia tahun [[611]], dia hidup bersama dengan kakak sulung di Chensu (sekarang Chanjie) selama lima tahun di [[kuil Jingtu]] (淨土寺) di [[Luoyang]]. Dalam masa ini dia mempelajari ajaran Buddha baik aliran [[Theravada]] maupun [[Mahayana]], yang kemudankemudian lebih condong memilih [[Mahayana]].
 
Tahun [[618]], dinasti Sui runtuh dan Xuanzang beserta dengan kakak sulungnya menghindar ke Chang'an, di mana dijadikan sebagai ibukota [[dinasti Tang]], kemudian ke [[Chengdu]], [[Sichuan]]. Di sinilah kedua bersaudara menghabiskan waktu dua sampai tiga tahunnya melanjutkan studi di kuil [[Kong Hui]].
Pengguna anonim