Buka menu utama

Perubahan

31 bita dihapus, 3 bulan yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
| suku = [[Suku Dayak|Dayak]], [[Suku Jawa|Jawa]], [[Suku Dayak|Tidung]], [[Suku Bulungan|Bulungan]], [[Suku Suluk|Suluk]], [[Suku Banjar|Banjar]], [[Lun Bawang|Lun Bawang / Lun Dayeh]], dll
| agama = [[Islam]] 59.54%<br> [[Kristen Protestan]] 31.38%<br> [[Katolik]] 7.60%<br> [[Buddha]] 1.26%<br> [[Hindu]] 0.06%<br> [[Konghucu]] 0.001%<sup>(2015)</sup><ref>{{cite web|http://kaltara.bps.go.id/index.php/publikasi/35|title=Provinsi Kalimantan Utara Dalam Angka Tahun 2017|date=2017-08-01|accessdate=2017-08-18}}</ref>
| bahasa = [[Bahasa Dayak|Dayak]], [[Bahasa Bulungan|Bulungan]], [[Bahasa Bulungan|Bulungan]], [[Bahasa Tidung|Tidung]], [[Bahasa Indonesia|Indonesia]]
| zona = [[WITA]] ([[UTC]]+8)
| lagu = [[Leten Jenai]], [[Kucing Hitam]], [[Bebilin]], [[Jugit Demaring]]
Kementerian Dalam Negeri menetapkan 11 daerah otonomi baru yang terdiri atas satu provinsi dan 10 kabupaten, termasuk Kaltara pada hari Senin, [[22 April]] [[2013]]. Bersama dengan penetapan itu, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi melantik kepala daerah masing-masing, termasuk pejabat Gubernur Kaltara yakni [[Irianto Lambrie]]. Infrastruktur pemerintahan Kalimantan Utara masih dalam proses persiapan yang direncanakan akan berlangsung paling lama dalam 1 tahun.<ref>[http://www.tempo.co/read/news/2013/04/22/078475016/1-Provinsi-dan-10-Kabupaten-Baru-Diresmikan 1 Provinsi dan 10 Kabupaten Baru Diresmikan]. www.tempo.co. Diakses pada 25 November 2013</ref>
 
Pada tanggal 22 April 2015, Menteri Dalam Negeri [[Tjahjo Kumolo]] melantik Triyono Budi Sasongko sebagai Pejabat Gubernur Kaltara menggantikan [[Irianto Lambrie]] yang telah menjabat selama 2 periode masa jabatan Pj. Gubernur Kaltara.MASUK PAK EKO
 
== Sejarah ==
Pengguna anonim