Buka menu utama

Perubahan

515 bita ditambahkan ,  7 bulan yang lalu
[[Pengepungan Yerusalem (1244)|Penaklukan Yerusalem]] oleh Khwarezmia pada Agustus telah menimbulkan kekhawatiran besar di antara negara-negara Kristen dan Muslim. [[Al-Mansur Ibrahim|Al-Mansur]], Emir dari [[Homs]] dan [[an-Nasir Dawud]], yang memerintah Kerak, bergabung dengan pasukan [[Ksatria Templar]], [[Ksatria Hospitaller|Hospitaller]], [[Ksatria Teutonik|Teutonik]], [[Ordo Santo Lazarus]],<ref>{{cite book | title=Leper Knights | first=David | last=Marcombe | pages=13–14 | publisher=Boydell Press | year=2003 | isbn=1-84383-067-1}}</ref> dan sisa pasukan Kerajaan Yerusalem untuk melancarkan kampanye militer terhadap Kesultanan Mesir.
 
Kedua pasukan berhadapan dekat [[Hirbiya|La Forbie]], sebuah desa kecil di timur laut [[Kota Gaza|Gaza]]. Di pihak sekutu, Al-Mansur hadir secara pribadi, memimpin sekitar 2.000 kavaleri dan satu detasemen pasukan dari [[Damaskus]]. Keseluruhan komando Kristen diberikan kepada [[Gauthier IV dari Brienne]], [[Wilayah Jaffa dan Ascalon|Count Jaffa dan Ascalon]], meskipun [[Robert dari Nantes]], Patriark Yerusalem, dan [[Philippe dari Montfort]], [[PejabatPerwira Kerajaan Yerusalem|Konstabel Yerusalem]], juga hadir. Pasukan Kristen terdiri dari sekitar 1.000 kavaleri dan 6.000 prajurit pejalan kaki. Pasukan Transyordania berada di bawah komando Sunqur al-Zahiri dan al-Waziri, dan terdiri atas sekitar 2.000 orang Badui berkuda. Tentara Mesir dikomando oleh seorang perwira Mamluk bernama Baibars<ref>not the [[Rukn al-Din Baibars|Baibars]] who became sultan (c.f. ''From Saladin to the Mongols'', The Ayyubids of Damascus 1193-1260, R. Stephen Humphries)</ref> yang sedikit lebih rendah kekuatannya dibandingkan lawan-lawannya.
 
==Catatan kaki==
33.435

suntingan