Buka menu utama

Perubahan

Tulungagung
Bandara ini mengadopsi gaya futuristik dan memiliki gedung parkir berlantai empat di bawah pengelolaan [[Kementrian Perhubungan]]. Pembangunan gedung parkir berkapasitas 800 hingga 1000 kendaraan ini bertujuan untuk mengantisipasi peningakatan arus wisatawan menuju destinasi utama Lampung. Di antaranya arena berselancar Pantai Tanjung Setia, Taman Nasional Way Kambas (ASEAN Heritage Park Way Kambas), habitat alam lumba-lumba Teluk Kiluan, dan pesona bawah laut di Pulau Pahawang.
 
Bandar Udara Internasional Radin Inten II di Provinsi Lampung merupakan bandar udara umum yang diselenggarakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Pada Tanggal 1 Januari 2019 Bandara Internasional Radin Inten II dikelola oleh PT Angkasa Pura II (Perseroan)
 
== Sejarah Bandar Udara ==
Pada tahun 2017,maskapai penerbangan [[Batik Air]] mulai membuka penerbengan ke Lampung dengan pesawat [[Airbus A320]],dimana ini merupakan debut perdana A320 di bandara ini sejak perluasan pertama pada tahun 2004.
<ref>[http://www.radinintenii.blogspot.co.id/2009/07/sejarah-singkat-bandar-udara.html?m=1 Sejarah Bandara Internasional Radin Inten II]</ref>
 
Pada Februari Tahun 2019 Bandara Internasional Radin Inten II membuka rute internasional perdana Lampung-Jeddah, Lampung-Maddinah, Lampung-Singapura, dan Lampung-Malaysia.
 
== Maskapai penerbangan dan tujuan ==
Pengguna anonim