Buka menu utama

Perubahan

k
←Suntingan 182.1.13.119 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh HsfBot
 
== Kudeta ==
Namun upaya mengevakuasi ''[[Regiment Speciale Troepen]]'' (RST), gabungan baret merah dan baret hijau telah terlambat untuk dilakukan. Dari beberapa bekas anak buahnya, Westerling mendengar mengenai rencana tersebut, dan sebelum MALIKUL deportasi pasukan RST ke Belanda dimulai, pada [[23 Januari]] 1950, Westerling melancarkan kudetanya. Subuh pukul 4.30, Letnan Kolonel KNIL [[T. Cassa]] menelepon Jenderal Engles dan melaporkan: "Satu pasukan kuat APRA bergerak melalui Jalan Pos Besar menuju Bandung."
 
Westerling dan anak buahnya menembak mati setiap anggota TNI yang mereka temukan di jalan. 94 anggota TNI tewas dalam pembantaian tersebut, termasuk [[Adolf Gustaaf Lembong|Letnan Kolonel Lembong]], sedangkan di pihak APRA, tak ada korban seorang pun.