Hedonisme: Perbedaan revisi

19 bita dihapus ,  2 tahun yang lalu
k
←Suntingan 180.254.109.199 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh AABot
k (←Suntingan 180.254.109.199 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh AABot)
Tag: Pengembalian
 
== Latar belakang ==
Hedonisme muncul pada awal sejarah filsafat sekitar [[tahun 433 SM]].<ref name="Bertens"/> Hedonisme ingin menjawab pertanyaan [[filsafat]] "apa yang menjadi hal terbaik bagi manusia?" <ref name="Bertens"/> Hal ini diawali dengan Sokrates yang menanyakan tentang apa yang sebenarnya menjadi tujuan akhir manusia.<ref name="Bertens"/> Lalu [[Aristippos]] dari [[Kyrene]] [[(433-355 SM)]] menjawab bahwa yang menjadi hal terbaik bagi manusia adalah kesenangan.<ref name="Bertens"/> Aristippos memaparkan bahwa manusia sejak masa kecilnya selalu mencari kesenangan dan bila tidak mencapainya, manusia itu akan mencari sesuatu yang lain lagi. Pandangan tentang 'kesenangan' (hedonisme) ini kemudian dilanjutkan seorang [[filsuf]] Yunani lain bernama [[Epikuros]] [[(341-270 SM)]].<ref name="Bertens"/> Menurutnya, tindakan manusia yang mencari kesenangan adalah kodrat alamiah.<ref name="Bertens"/> Meskipun demikian, hedonisme [[Epikurean]] lebih luas karena tidak hanya mencakup secara keseluruhan kesenangan badani saja—seperti Kaum Aristippos--, melainkan kesenangan rohani juga, seperti terbebasnya jiwa dari keresahan.<ref name="Bertens"/>
 
== Tokoh ==