Aksara Tajik: Perbedaan revisi

2 bita dihapus ,  2 tahun yang lalu
→‎Sejarah: kesalahan pengetikan
(→‎Sejarah: kesalahan pengetikan)
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
 
== Sejarah ==
Sebagai akibat dari pengaruh [[Islam]] di wilayah tersebut, bahasa Tajik ditulis dalam [[abjad Persia]] hingga tahun 1920-an. Sampai saat ini, bahasa tersebut tidak dianggap sebagai terpisah dan hanya dianggap sebagai [[bahasa Persia]].<ref>Keller, S. (2001) ''To Moscow, Not Mecca: The Soviet Campaign Against Islam in Central Asia, 1917-1941''</ref> [[Uni Soviet|Soviet]] memulai dengan menyederhanakan abjad Persia pada tahun 1923, sebelum pindah ke sistem berbasis Latin pada tahun 1927.{{ref|keller2001}}. Tulisan Latin diperkenalkan oleh Uni Soviet sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan literasi dan jarak, pada saat itu, sebagian besar penduduk yang buta huruf, dari wilayah Islam di [[Asia Tengah]]. Namun juga ada pertimbangan praktis. Tulisan yang berbasis Persia sederhana, yang merupakan [[Sistem penulisan abjad|abjad]], tidak menyediakan tulisan/alfabet yang cukup untuk mewakili sistem vokal Tajik. Selain itu, abjad lebih sulit untuk dipelajari, setiap huruf memiliki bentuk yang berbeda tergantung pada posisi dalam kata. {{ref|dickens1988}}
 
Dekrit tentang Romanisasi ({{lang-en|''Decree on Romanisation''}}) membuat undang-undang ini pada bulan April 1928.{{ref|khudonazar2004}} Varian latin untuk bahasa Tajik didasarkan pada karya para sarjana ''[[bahasa Turki|Turcophone]]'' yang bertujuan untuk menghasilkan kesatuan dari alfabet rumpun bahasa Turkik, {{ref|perry2005}} meskipun Tajik bukanlah salah satu [[Rumpun bahasa Turkik]]. Kampanye literasi berhasil, [[melek aksara|keaksaraan]] hampir universal yang dicapai pada 1950-an.
928

suntingan