Purwosari, Purwodadi, Purworejo: Perbedaan revisi

k
tidak ada ringkasan suntingan
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-  + ))
k
{{desa
|peta =
|nama =Purwosari
|provinsi =Jawa Tengah
|dati2 =Kabupaten
|nama dati2 =Purworejo
|kecamatan =Purwodadi
|kode pos =54173
|nama pemimpin =SUNARTO
|luas =-±152 Ha
|penduduk =-
|kepadatan =-
}}
'''Purwosari''' adalah sebuah [[desa]] di [[kecamatan]] [[Purwodadi, Purworejo|Purwodadi]], [[Kabupaten Purworejo|Purworejo]], [[Jawa Tengah]], [[Indonesia]].
 
== Demografi ==
Desa Purwosari,
Desa Purwosari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah merupakan
satu dari 40 desa di Kecamatan Purwodadi yang
mempunyai jarak 12 km dari kota kabupaten. Secara geografis Desa Purwosari dengan
luas wilayah 152Ha/15,2Km2 terletak berbatasan dengan :
 
Sebelah Utara : Desa Jenarwetan
dan Jenarkidul
 
Sebelah Timur : Desa
Bagelen kecamatan Bagelen
 
Sebelah Selatan : Desa Purwodadi
dan Sumbersari
 
Sebelah Barat : Desa Walikoro
Kecamatan Ngombol
 
'''2.1. Kondisi Desa'''
 
Letak topografis tanahnya datar, dengan lahan sebagian besar dimanfaatkan oleh masyarakat untuk lahan pertanian, perkebunan dan perikanan sehingga sebagian besar masyarakat desa adalah petani dan petani penggarap.
besar dimanfaatkan oleh masyarakat untuk lahan pertanian,
perkebunan dan perikanan sehingga sebagian besar masyarakat desa adalah petani
dan petani penggarap.
 
2.1.1. Sejarah Desa
 
Sejarah Kelurahan/Desa Purwosari disusun bersumber dari
“tutur Tinular” atau “tutur pinajarake”; artinya berdasarkan cerita dari
orang-orang tua atau embah-embah, dengan bukti berupa makam para leluhur,
pembagian wilayah baik yang berupa tanah pemukiman maupun tanah pertanian.
Demikian pula dengan terdapatnya “petilasan-petilasan” yaitu berupa bekas-bekas
kediaman para lurah/kepala desa Purwosari tempo dulu.
 
Sejarah Kelurahan/Desa Purwosari disusun bersumber dari “tutur Tinular” atau “tutur pinajarake”; artinya berdasarkan cerita dari orang-orang tua atau embah-embah, dengan bukti berupa makam para leluhur, pembagian wilayah baik yang berupa tanah pemukiman maupun tanah pertanian. Demikian pula dengan terdapatnya “petilasan-petilasan” yaitu berupa bekas-bekas kediaman para lurah/kepala desa Purwosari tempo dulu.
'''Sejarah Berdirinya'''
 
Diperkirakan Desa Purwosari berdiri pada pertengahan abad 18 M. desa Purwosari didirikan atas karisma besar dari Kyai Clumprit dan peranan cucunya yang bernama Raden Mas Cokrosoro. (Makam Raden Mas Cokrosoro berada di pemakamam Clumprit Desa Purwosari Kecamatan Purwodadi). Desa Purwosari berdiri karena Kiai Clumprit dan Raden Mas Cokrosoro berhasil mempersatukan padukuhan-padukuhan kecil yang tercerai berai. Pandangan jauh ke masa yang akan datang dari kedua tokoh tersebut demi kesejahteraan generasi penerusnya berhasil meyakinkan tokoh-tokoh dari padukuhan-padukuhan kecil tersebut.
Diperkirakan Desa Purwosari berdiri pada pertengahan abad
1. Padukuhan
18 M. desa Purwosari didirikan atas karisma besar dari Kyai Clumprit dan
peranan cucunya yang bernama Raden Mas Cokrosoro. (Makam Raden Mas Cokrosoro
berada di pemakamam Clumprit Desa Purwosari Kecamatan Purwodadi). Desa
Purwosari berdiri karena Kiai Clumprit dan Raden Mas Cokrosoro berhasil
mempersatukan padukuhan-padukuhan kecil yang tercerai berai. Pandangan jauh ke
masa yang akan datang dari kedua tokoh tersebut demi kesejahteraan generasi
penerusnya berhasil meyakinkan tokoh-tokoh dari padukuhan-padukuhan kecil
tersebut.
 
1. Padukuhan
Segeluh Purwosari
 
Padukuhan ini terletak disebelah barat kali Bogowonto, disebut Segeluh kulon kali. Menjadi satu desa/kelurahan dengan padukuhan Segeluh Bagelen yang terletak disebelah timur kali Bogowonto, disebut Segeluh wetan Kali. Kedua padukuhan tsb pada waktu itu adalah satu desa/kelurahan dengan nama desa Degeluh.
Padukuhan ini terletak
disebelah barat kali Bogowonto, disebut
Segeluh kulon kali. Menjadi satu desa/kelurahan dengan padukuhan Segeluh
Bagelen yang terletak disebelah timur kali Bogowonto, disebut Segeluh wetan
Kali. Kedua padukuhan tsb pada waktu itu adalah satu desa/kelurahan dengan nama
desa Degeluh.
 
Bekas-bekas rumah
kediaman kepala-kepala desa Segeluh
masih ada. Bengkok kepala desanya yang berupa tanah sawah seluas + 3
hektar hingga kini masih ada di wilayah Dusun Segeluh Purwosari dan menjadi
bengkok kepala Desa Bagelen yang sekarang. Bahkan, pesukuhan Segeluh wetan kali
hingga saat ini masih mempunyai bagian tanah pekuburan dipemakaman Clumprit
Purwosari.
 
Bekas-bekas rumah kediaman kepala-kepala desa Segeluh masih ada. Bengkok kepala desanya yang berupa tanah sawah seluas + 3 hektar hingga kini masih ada di wilayah Dusun Segeluh Purwosari dan menjadi bengkok kepala Desa Bagelen yang sekarang. Bahkan, pesukuhan Segeluh wetan kali hingga saat ini masih mempunyai bagian tanah pekuburan dipemakaman Clumprit Purwosari.
Tokoh padukuhan
Segeluh Purwosari pada jaman itu adalah : Eyang Wonoganggu dan Eyang Sosentono
 
2. Padukuhan
Purwogondo
 
Segeluh. Tokohnya: Eyang Setroyudo.
 
3. Padukuhan
Blembeng (Salam Kulon) dan Salam Wetan
 
Kedua padukuhan ini terletak di sebelah Barat padukuhan sPurwogondo. Saat itu termasuk wilayah kelurahan Desa Ngabean (sekarang: Desa Sumbersari). Tokohnya pada jaman itu antara lain: Eyang Wonoleksono.
Kedua padukuhan ini
terletak di sebelah Barat padukuhan sPurwogondo. Saat itu termasuk wilayah
kelurahan Desa Ngabean (sekarang: Desa Sumbersari). Tokohnya pada jaman itu
antara lain: Eyang Wonoleksono.
 
Demikianlah,
Purwogando dan Purwodadi. Purwoganda mungkin aslinya Purwogantha.
 
Purwoganda : purwo : permulaan, mula-mula, mulai
 
Ganda : bau
 
Purwoganda : mulai
berbau(harum), yang mula-mula berbau, mulai berbau
 
Purwogantha : purwa : permulaan, mula-mula, mulai
 
Gantha : bentuk/wujud
 
Purwogantha :
yang mula-mula berbentuk, mulai tampak bentuknya.
 
 
Purwogondo
(Purwogantha) = mulai tampak bentuknya
 
Purwodadi = mulai (yang mula-mula) jadi
 
Purwosari = mulai (yang mula-mula) ramai
 
Sebagai
Glondhong Purwogondo. Susunan pemerintahan pada waktu itu adalah:
 
1. Kepala
desa/Lurah Desa
 
2. Carik
Desa
 
3. Bekel
atau kamituwo
 
4. Kepetengan
 
5. Jagabaya
atau kebayan; disetiap padukuhan
 
6. Kaum(modin/kayem); disetiap padukuhan
 
Kiai Clumprit dan
Kepala Desa yang pernah memimpin Desa Purwosari adalah :
 
1. Eyang Setroyudo
 
2. Eyang Sosentono, adik Eyang Setroyudo, dilantik oleh Raja Keraton Surakarta
 
3. Eyang Setrowikromo
 
4. Eyang Mangunpawiro
 
5. Eyang Wongsowiranu
 
6. Eyang Sastroamidjoyo, = 1927-1945
 
7. Bp. Poniran, = 1945-1949
 
8. Bp. Sontorejo, = 1949-1968
 
9. Bp. Sastrowiranu, = 1969-1981
 
10. Bp. Suyadi, = 1981-1998
 
11. Bp. Bambang urip Purwoko = 1998-2006
 
12. Bp. Ignatius Kistono = 2006-2013
 
13. Bp. Sunarto = 2013-2018
 
2.1.2. Demografi
{| class="MsoNormalTable"
|
No
|
Dukuh/Dusun
|
Laki-laki
|
Perempuan
|-
|
1
|
Segeluh
|272
|285
|-
|
2
|
Salam Wetan
|206
|202
|-
|
3
|
Purwogondo
|113
|109
|-
|
4
|
Salam Kulon
|269
|284
|}
{| class="MsoNormalTable"
|
'''No'''
|
'''Dusun'''
|
'''RW'''
|
'''RT'''
|
'''KETERANGAN'''
|-
|
1
|
Segeluh
|
1
|
3
|
|-
|
2
|
Salam Wetan
|
1
|
2
|
|-
|
3
|
Purwogondo
|
1
|
3
|
|-
|
4
|
Salam Kulon
|
1
|
3
|
|}
Adapun jabatan dan nama
pejabatnya adalah sebagai berikut :
 
1. Kepala Desa : Sunarto
 
2. Sekretaris Desa (Plt) : Jaka Lukita
 
3. Kepala Urusan Pemerintahan : Suparmo
 
4. Kepala Urusan Pembangunan : Yohanes Agung Wijaya
 
5. Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat : Waljito
 
6. Kepala Urusan Keuangan : Sumitro
 
7. Kepala Urusan Umum : Jaka Lukita
 
8. Kepala Dusun I : Daliman
 
9. Kepala Dusun II : Mugiono
 
10. Kepala Dusun III : Karsiman
 
11. Kepala Dusun IV : Sudarto
 
{|
|
|-
|
|
|}
|Lainnya
|}
 
== Pranala luar ==
{{Purwodadi, Purworejo}}