Stasiun Sedadi: Perbedaan revisi

3 bita dihapus ,  1 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (-  + )
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-  + ))
'''Stasiun Sedadi (SDI)''' adalah [[stasiun kereta api]] kelas III/kecil yang terletak di [[Sedadi, Penawangan, Grobogan]]. Stasiun yang terletak pada ketinggian +29 meter ini termasuk dalam [[Daerah Operasi IV Semarang]].
 
Awalnya stasiun ini hanya memiliki dua jalur dengan jalur 2 sebagai sepur lurus, namun sejak jalur ganda beroperasi, jalurnya bertambah menjadi empat dengan jalur 3 sebagai sepur lurus baru, sistem persinyalan diubah menggunakan jenis elektrik, serta bangunan stasiun yang terdapat di sisi  [[utara]]  rel dipindahkan dari tempat asalnya, direnovasi, dan telah dilengkapi kanopi yang menaungi jalur 1 dan sebagian jalur 2. Sekitar 300 [[meter]] ke timur stasiun ini terdapat [[Kali Serang]].
 
Hanya satu kereta api yang berhenti di stasiun ini, yaitu [[Kereta api Kedung Sepur|KA Kedung Sepur]].
|}
 
==   Insiden ==
Pada tanggal 20 Mei 2017, pukul 10.30 WIB, kereta api [[Argo Bromo Anggrek]] (KA 1) tujuan [[Stasiun Gambir]] menabrak [[Toyota Avanza]] di perlintasan tak berpalang, 500 meter dari Stasiun Sedadi. Bagian luar depan lokomotif dengan nomor [[CC206]] 13 92 milik Dipo Lokomotif Yogyakarta terbakar akibat kebakaran mobil yang ditabraknya, dan mobil terseret hingga ujung peron jalur 2 Stasiun Sedadi. Empat orang di mobil tewas, sementara perjalanan Argo Anggrek terhambat karena menunggu lokomotif penolong datang dari Dipo Lokomotif Semarang Poncol.<ref>{{Cite news|url=https://nasional.tempo.co/read/news/2017/05/20/058877105/tabrakan-avanza-argo-anggrek-di-grobogan-4-meninggal|title=Tabrakan Avanza-Argo Anggrek di Grobogan, 4 Meninggal|newspaper=Tempo Nasional|language=en-US|access-date=2017-05-20}}</ref> Sementara lokomotif yang terbakar ditraksigandakan dengan kereta api barang hingga [[Stasiun Semarang Poncol]].