Klenteng: Perbedaan revisi

22 bita dihapus ,  1 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (-  + )
k (Bot: Perubahan kosmetika)
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-  + ))
'''Klenteng''' atau '''kelenteng''' ([[bahasa Hokkian]]: 廟, ''bio'') adalah sebutan untuk tempat ibadah penganut [[kepercayaan tradisional Tionghoa]] di [[Indonesia]] pada umumnya. Dikarenakan di Indonesia, penganut kepercayaan tradisional Tionghoa sering disamakan sebagai penganut agama [[Konghucu]], maka klenteng dengan sendirinya sering dianggap sama dengan tempat ibadah agama Konghucu. Di beberapa daerah, klenteng juga disebut dengan istilah '''tokong'''.<ref>[http://www.artikata.com/arti-354794-tokong.php Definisi 'tokong'] ''artikata.com'', Diakses pada 9 Maret 2011.</ref> Istilah ini diambil dari bunyi suara lonceng yang dibunyikan pada saat menyelenggarakan upacara.
 
Kelenteng adalah istilah “''generic''” untuk tempat ibadah yang bernuansa arsitektur Tionghoa, dan sebutan ini hanya dikenal di pulau Jawa, tidak dikenal di wilayah lain di Indonesia, sebagai contoh di Sumatera mereka menyebutnya bio; di Sumatera Timur mereka menyebutnya  ''am''  dan penduduk setempat kadang menyebut  ''pekong''  atau  ''bio''; di Kalimantan di orang Hakka menyebut kelenteng dengan istilah ''thai Pakkung'', ''pakkung miau'' atau ''shinmiau''. Tapi dengan waktu seiring, istilah ‘kelenteng’ menjadi umum dan mulai meluas penggunaannya.<ref>http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/3743-menghayati-kelenteng-sebagai-ekspresi-masyarakat-tionghoa-bagian-kedua</ref>
 
Klenteng bagi masyarakat Tionghoa tidak hanya berarti sebagai tempat ibadah saja. Selain ''Gong-guan'' (Kongkuan), Klenteng mempunyai peran yang sangat besar dalam kehidupan komunitas Tionghoa dimasa lampau.<ref>Claudine Salmon & Denys Lombard (1985). "''Klenteng Klenteng Masyarakat Tionghoa di Jakarta''".</ref>
** ''Litang'' (禮堂)
** ''Ci'' (祠)
** ''Miao'' (廟) (Temple/Klenteng/Bio) .Kongmiao   孔廟 dan Wenmiao 文廟. Pada masa feodalisme di Tiongkok, rakyat jelata di Tiongkok pada umumnya tidak bisa sembarangan membangun kelenteng Konghucu atau Kong Miao 孔廟, Hanya ada dua yang bisa dikategorikan sebagai ''miao'' dalam kepercayaan Konghucu, yaitu : ''wen miao'' dan ''wu miao.''
* [[Taoisme]]:
** Taoism, secara umum disebut gong guan 宮觀, awalnya tidak disebut gongguan tetapi dengan berbagai sebutan seperti jing 靖 ( berarti damai ), she 舍 ( gubuk), 廬 ( juga berarti gubuk tetapi dengan atap yang menutup penuh ), guan 館 ( rumah yang indah dan ada aktifitas sosial masyarakat, sekarang ini disebut gedung ). Istilah gong guan 宮觀 baru digunakan di jaman dinasti Tang. Secara umum memiliki dua pembagian besar, yaitu zisun miao 子孫廟yang dikelola oleh pribadi dan aturan yang tidak begitu ketat, satunya adalah conglin miao 叢林廟 , memiliki aturan yang ketat dan memiliki organisasi pengurusan.
** An 庵, banyak orang beranggapan an ini khusus untuk bhiksuni, tetapi secara umum bisa diartikan bahwa an adalah tempat kaum perempuan melatih diri, bisa bhiksuni 尼姑, bisa daogu 道姑 ( pendeta perempuan dalam agama Tao ), bisa zhai jie齋姐 ( pendoa perempuan yang hanya ada pada sub etnis Hakka )
** Ta 塔 ( pagoda )[10], bangunan ini bernuansakan Buddhisme, dimana pagoda ini adalah tempat untuk penyimpanan relics Buddha, kitab suci atau juga para bhiksu-bhiksuni yang sudah parinibbana. Di kelenteng Ling Guang si 靈光寺 ( vihara Dharma Ramsi ) Bandungmemiliki dua pagoda untuk mengenang bhiksu yang sudah meninggal. Pagoda bisa ada dalam lingkup vihara atau berdiri sendiri, seperti pagoda Lei Feng 雷峰塔 di Hang Zhou.
* Kepercayaan rakyat, Pada umumnya mereka menggunakan istilah  ''miao  廟'', tetapi dalam banyak tempat ibadah kepercayaan rakyat, kita bisa melihat penggunaan  ''gong, ci, tang''. Sebenarnya pembangunan tempat ibadah pada jaman dahulu memiliki kaidah utama yaitu pengesahan dari kerajaan, tetapi terkadang aparat pemerintah tidak menjangkau hingga pedesaan, jadi tidak menjadi suatu permasalahan bagi rakyat pedesaan.  Contoh kelenteng kepercayaan rakyat yang menggunakan istilah ''miao'' atau ''bio'' adalah Fude miao 福德廟 ''( hoktek bio ).''
* Istilah lain yang sering digunakan, antara lain adalah  ''tang  堂''yang berarti aula, biasanya itu adalah kelenteng kecil bersifat pribadi. Yang lainnya adalah ''shentan''神壇 yang berarti aula dewata juga berukuran kecil,  ''dian  殿''  ( aula yang luas ). Tang dan shentan kadang dimiliki oleh pribadi tetapi terbuka untuk umum, pada umumnya memiliki fungsi pelayanan sebagai pendoa. Kelenteng yang menggunakan istilah  ''dian''  ini antara lain ''Bo an tian'' 保安殿 Pekalongan. Tang pada umumnya orang mengkaitkan dengan  ''Fotang佛堂'' tetapi ini juga tidak selalu karena ada yang dari Taoisme menggunakan istilah  ''tang''  ini. Sedangkan  ''shentan''  pasti bernuansa Taoisme atau kepercayaan rakyat Tionghoa.
 
=== Klenteng berdasarkan fungsi ===
635.044

suntingan