Patra Gumala: Perbedaan revisi

3 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (-karir +karier)
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-Di tahun +Pada tahun))
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-karir +karier))
== Karier ==
=== Penyiar Radio ===
Patra memulai karirnyakariernya sebagai penyiar radio pada tahun 2006, di mana ia siaran di Trax FM Jakarta. Tiga tahun di Trax FM, Patra kemudian pindah ke [[Gen FM]] [[Jakarta]] di mana di radio inilah namanya mulai dikenal sebagai penyiar radio dan terkenal se-Jakarta hingga nasional. Hampir semua program di Gen FM Jakarta pernah ia bawakan, baik sendiri maupun kolaborasi dengan penyiar lainnya. Hingga saat ini Patra masih aktif siaran radio di Gen FM Jakarta.
 
=== Musisi ===
Patra juga berkarirberkarier di bidang musik, di mana bass menjadi alat musik yang ia kuasai. Patra merupakan personil dari band [[Speedkill (grup musik)|Speedkill]], sebuah band beraliran metal yang telah berdiri dari tahun 2004. Patra sendiri bergabung dengan Speedkill pada tahun 2008 karena Speedkill sendiri telah vakum selama setahun dan melakukan ''comeback''besar-besaran pada tahun tersebut dengan melakukan perombakan personil. Bersama tiga rekannya, Danang Prihantoro pada vokal, Muhammad Syafii pada gitar, serta Zaini Arasyid pada drum, sebagai bassis Patra melanjutkan perjuangan Speedkill di industri musik Indonesia di samping sebagai penyiar radio dan diketahui pada tahun 2016 band nya meluncurkan album kedua berjudul ''"Buas"''<ref>[http://www.djarumcoklat.com/band/speedkill Djarum Coklat: Speedkill]</ref><ref>[http://www.rollingstone.co.id/index.php/article/read/2016/11/21/140510681/1113/pesta-peluncuran-album-kedua-speedkill-buas- Rolling Stone: Pesta Peluncuran Album Kedua Speedkill "Buas"]</ref>.
 
=== Penulis ===
 
=== Televisi & Stand Up Comedy ===
Meskipun aktif sebagai penyiar radio, Patra beberapa kali juga tampil di televisi. Tercatat Patra pernah menjadi presenter olahraga di stasiun TV [[INews TV|INews]] yaitu ''"Soccer Corner"''. Patra juga memiliki akun [[youtube]] dan memiliki program sendiri berjudul "Kacamata Patra" yang merupakan vlog pribadinya membahas seputar kehidupannya serta lingkungan menurut sudut pandangnya. Kemudian, menjelang akhir tahun 2016 Patra menggeluti ''stand up comedy'' sebagai media lain untuk menuangkan keresahannya terhadap banyaknya pelawak tunggal atau komika yang terjun ke dunia ''broadcasting''. Dikenalkan oleh [[Adriano Qalbi]], salah satu komika nasional, Patra kemudian ikut menjadi ''opener'' tour sang komika yang bertajuk ''"Loe Pikir Loe Keren"'' dan dari sanalah ia mulai mencoba karier sebagai komika. Tidak tanggung-tanggung, ia kemudian mengikuti audisi [[Stand Up Comedy Indonesia Kompas TV|Stand Up Comedy Indonesia]] season 7 (SUCI 7) yang diadakan stasiun TV [[Kompas TV]] via audisi digital dan terpanggil audisi di [[Jakarta]] dan secara mengejutkan berhasil lolos sebagai finalis meskipun belum genap setahun berkarirberkarier di bidang tersebut<ref>[http://www.kompas.tv/standupcomedy Stand Up Comedy Indonesia Kompas TV Season 7]</ref>. Namun langkahnya di SUCI 7 harus terhenti di penampilan pertama karena akumulasi penilaian juri terhadapnya menjadi yang terendah dari para finalis yang tampil bersamanya.
 
== Kehidupan Pribadi ==