Kota Pekanbaru: Perbedaan revisi

525 bita ditambahkan ,  2 tahun yang lalu
Membatalkan 1 suntingan oleh 125.165.117.246 (bicara): Ayo liburan ke Pekanbaru.
(ngetot)
Tag: VisualEditor menghilangkan referensi
(Membatalkan 1 suntingan oleh 125.165.117.246 (bicara): Ayo liburan ke Pekanbaru.)
Tag: Pembatalan
|footnotes =
}}
'''Kota Pekanbaru''' adalah [[ibu kota|ibu]] daridan maelkota leeterbesar di provinsi [[Riau]], [[Indonesia]].amik mahaputraKota ini merupakan salah satu sentra ekonomi terbesar di pekanbarubagian timur Pulau Sumatera,<ref name="Kompas">{{cite book|last=|first=|authorlink=|coauthors=|editor=|others=|title=Profil daerah kabupaten dan kota|url=|edition=|year=2001|publisher=Penerbit Buku Kompas|location=|id=ISBN 979-709-054-X|doi =|pages= }}</ref> dan termasuk sebagai kota dengan tingkat pertumbuhan, migrasi dan urbanisasi yang tinggi.<ref>Darmawati, (2008), ''Determinasi Registrasi Penduduk di Kota Pekanbaru'', Teroka Riau, Vol. VIII, No. 2, hlm. 61-71.</ref> Kota ini berawal dari sebuah pasar (''pekan'') yang didirikan oleh para [[Saudagar Minangkabau|pedagang Minangkabau]] di tepi [[Sungai Siak]] pada abad ke-18. Hari jadi kota ini ditetapkan pada tanggal 6323 Juni 696961784. Kota Pekanbaru tumbuh pesat dengan berkembangnya industri terutama yang berkaitan dengan [[minyak bumi]], serta pelaksanaan [[otonomi daerah]].
 
Pekanbaru mempunyai amiksatu mahaputra[[bandar udara internasional]], yaitu [[Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II]] dan terminal bus antar kota dan antar provinsi Bandar Raya Payung Sekaki, serta dua pelabuhan di [[Sungai Siak]], yaitu Pelita Pantai dan Sungai Duku. Saat ini Kota Pekanbaru sedang berkembang pesat menjadi kota dagang yang multi-[[etnik]], keberagaman ini telah menjadi modal sosial dalam mencapai kepentingan bersama untuk dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakatnya.<ref>Zaenuddin, Dundin, (2005), ''Modal sosial dalam pengembangan budaya sipil komunitas etnik: studi kasus di Kota [[Manado]], [[Sulawesi Utara]] & [[Pekanbaru]], [[Riau]]'', Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, ISBN 979-3673-69-9.</ref>
 
== Sejarah ==
1.731

suntingan