Aboebakar Atjeh: Perbedaan revisi

2 bita dihapus ,  1 tahun yang lalu
k
←Suntingan 180.252.101.47 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Rahman ade
Tag: suntingan perangkat seluler suntingan web seluler
k (←Suntingan 180.252.101.47 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Rahman ade)
Tag: Pengembalian
{{refimprove}}{{Infobox Tokoh|name=Aboebakar Atjeh|image=Aboebakar Atjeh.jpg|birth_name=Aboebakar|birth_date={{birth date|1909|4|28|df=yes}}|birth_place={{flagicon image|Flag of the Aceh Sultanate.png}} [[Kutaradja]], [[Aceh Darussalam]]|death_date={{death date and age|1979|12|1817|1909|4|28|df=yes}}|nationality={{negara|Indonesia}} [[Indonesia]]|death_place={{negara|Indonesia}} [[Jakarta]], [[Indonesia]]|mother=HajjahHaji Na'in|father=Sjah Abdurrahman|spouse=Soewami<br>
Soekarti|children=Umarah Sri Angsani<br>
Inayah Sri Soewami<br>
Prof. Dr. KH. '''Aboebakar Atjeh''' (atau '''Abubakar Aceh''' atau '''Abu Bakar Aceh''' atau '''Hadji Aboebakar''') adalah cendekiawan terkenal dari [[Aceh]] sekaligus penulis buku-buku keagamaan, filsafat dan kebudayaan.
 
Lahir dengan nama Aboebakar pada [[2818 April]] [[1909]]. Sebagian versi mengungkapkan beliau lahir di [[Kutaradja]], sedangkan versi lain mengungkapkan di Peureumeu, Kabupaten [[Aceh Barat]]. Orangtuanya merupakan pasangan ulama. Ayahnya bernama Sjah Abdurahman, imam Masjid Raya Kutaradja (sekarang lebih sering disebut sebagai [[Masjid Raya Baiturrahman]]). Sedangkan ibunya bernama Hajjah Na'in. Aboebakar Atjeh meninggal pada [[18 Desember]] [[1979]] di [[Jakarta]] dan dimakamkan di TPU Karet Bivak Jakarta.
 
Tambahan “Atjeh” di belakang namanya merupakan pemberian [[Presiden Soekarno]] yang kagum akan keluasan ilmu putra Aceh ini. “Ensiklopedia Berjalan” adalah sebutan teman-temannya tentang hakikat ilmu pengetahuannya.