Tafsir: Perbedaan revisi

Tidak ada perubahan ukuran ,  1 tahun yang lalu
 
== Makna ==
Tafsir secara akar kata berasal dari kata ف-س-ر (fa-sa-ra) atau فَسَّرَ (fassara) yang bermakna بَيَنَ ''bayana'' (menjelaskan), dan وضَّحَ ''waddhaha'' (menerangkan). Dari sisi istilah, ada dua definisi:<ref name="ahmad">{{aut|Fath, Amir Faishol}} ''"Pemikiran Moderat dalam Tafsir al-Qur'an" hlm. 42{{spaced ndash}}70 <u>dalam</u> {{aut|[[Ahmad Satori Ismail|Ismail, Ahmad Satori]] [et al.]}} (2012). ''Islam Moderat: Menebar Islam Rahmatan lil-'Alamin''. [[Jakarta]]:Pustaka IKADI. ISBN 978-979-15486-1-6.''</ref>
* menurut [[Az-Zarkasyi]] dalam ''Burhan fi 'Ulum al-Qur'an'', maksudnya adalah, "Tafsir adalah ilmu untuk memahami kitab Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad {{saw}} yang menerangkan maknanya, menyingkap hukum dan hikmahnya, dengan merujuk pada ilmu bahasa Arab, seperti [[ilmu Nahwu]], [[ilmu tashrif|tashrif]], [[ilmu bayan|bayan]], [[ushul fiqih]], [[qiraat]], [[asbabun nuzul]], dan [[nasikh mansukh]].
* Adapun menurut [[Az-Zarqani]], "Tafsir adalah ilmu yang membahas kandungan al-Qur'an dengan menyingkap maknanya (dilalah), dengan maksud yang diinginkan Allah SWT, sebatas kemampuan manusia." Definisi ini lebih ringkas daripada definisi di atas.
3.575

suntingan