Kekristenan di Timur Tengah: Perbedaan revisi

621 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
+
(rev)
(+)
}}
 
'''Kekristenan'', yang [[Asal mula Kekristenan|berawal]] di Timur Tengah pada abad ke-1 Masehi, adalah sebuah agama minoritas penting di region tersebut. Kekristenan di Timur Tengah dicirikan oleh keragaman keyakinan dan tradisinya, dibandingkan dengan bagian lain [[Dunia Lama]]. Orang Kristen sekarang membentuk sekitar 5% dari populasi Timur Tengah, turun dari 20% pada awal abad ke-20.<ref name=rometalks>{{cite news | url = https://www.bbc.co.uk/news/world-middle-east-11509256 | title = Rome 'crisis' talks on Middle East Christians | last = Willey | first = David |date = 10 October 2010 |work=BBC | accessdate =1 November 2010}}</ref> [[Siprus]] menjadi satu-satunya negara mayoritas Kristen di Timur Tengah, dengan persentase umat Kristen berkisar antara 76% dan 78% yang sebagian besar merupakan [[Kekristenan Ortodoks Timur|Kristen Ortodoks Timur]] (yakni sebagian besar populasi Yunani). Secara proporsional, [[Lebanon]] memiliki persentase umat Kristen tertinggi kedua di Timur Tengah, dengan persentase berkisar antara 39% dan 41% yang sebagian besar merupakan [[Kekristenan Maronit di Timur Tengah|Kristen Maronit]], diikuti oleh [[Mesir]] di mana umat Kristen (terutama [[Koptik|Orang Kristen Koptik]]) dan yang lainnya terhitung sekitar 10–15%.
 
==Referensi==
38.793

suntingan