Buka menu utama

Perubahan

2 bita ditambahkan ,  11 bulan yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (-Di tahun +Pada tahun)
Setelah beberapa tahun berseteru mengenai kekuasaan antara raja dan pemerintah, [[Raja Mahendra]] (yang memimpin 1955-72) kemudian membatalkan eksperimen demokrasi pada tahun 1959 dan sistem "nonpartai" [[Panchayat (Nepal)|Panchayat]] didirikan untuk memimpin Nepal hingga tahun 1989, ketika "Jan Andolan" (Gerakan Rakyat) memaksa [[Raja Birendra dari Nepal|Raja Birendra]] (memimpin 1972–2001) untuk menerima reformasi konstitusional dan menciptakan parlemen multipartai yang mulai beroperasi pada Mei 1991.<ref name="Nepal_Timeline">{{cite news|title=Timeline: Nepal|publisher=BBC News|url=http://news.bbc.co.uk/1/hi/world/south_asia/country_profiles/1166516.stm| accessdate =29 September 2005}}</ref> Pada tahun 1991–92, [[Bhutan]] mendeportasi kira-kira 100.000 warga negara Bhutan berketurunan Nepal. Sejak saat itu, mereka tinggal di tujuh kamp pengungsi di Nepal timur.<ref name="Bhutan"/>
 
DiPada tahun 1996, [[Partai Komunis Bersatu Nepal (Maois)|Partai Komunis Nepal]] mulai mengadakan pergerakan bersenjata untuk mengubah sistem parlementer kerajaan dengan republik rakyat. Terjadilah [[Perang Sipil Nepal]] dan lebih dari 12.000 orang meninggal.
 
Pada 1 Juni 2011, terjadi pembunuhan massal di istana kerajaan. Raja Birendra, [[Aishwarya dari Nepal|Ratu Aishwarya]], dan tujuh anggota kerajaan lainnya, mati terbunuh. Pelakunya diperkirakan adalah [[Pangeran Dipendra dari Nepal|Pangeran Dipendra]], yang diduga bunuh diri tidak lama kemudian. Pembunuhan massal ini konon adalah respons Dipendra terhadap pelarangan orang tuanya untuk menikahi istrinya. Namun demikian, terdapat spekulasi dan keraguan warga Nepal tentang siapa yang bertanggung jawab.
489.297

suntingan