Buka menu utama

Perubahan

12 bita ditambahkan, 6 bulan yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (- di tahun + pada tahun)
{{cleanup-reorganize|date=April 2018}}
'''Milenial''' (juga dikenal sebagai '''Generasi Y''') adalah kelompok [[demografi]] setelah Generasi X (Gen-X). Tidak ada batas waktu yang pasti untuk awal dan akhir dari kelompok ini.  Para ahli dan peneliti biasanya menggunakan awal 1980-an sebagai awal kelahiran kelompok ini dan pertengahan tahun 1990-an hingga awal 2000-an sebagai akhir kelahiran. Milenial pada umumnya adalah anak-anak dari generasi Baby Boomers dan Gen-X yang tua. Milenial kadang-kadang disebut sebagai "Echo Boomers" karena adanya 'booming' (peningkatan besar) tingkat kelahiran dipada tahun 1980-an dan 1990-an. Untungnya di abad ke 20 tren menuju keluarga yang lebih kecil di negara-negara maju terus berkembang, sehingga dampak relatif dari "baby boom echo" umumnya tidak sebesar dari  masa  [[Ledakan kelahiran pasca Perang Dunia II|ledakan populasi pasca Perang Dunia II]].
 
== Karakteristik ==
== Komentar dari berbagai tokoh ==
Penulis William Strauss dan Neil Howe secara luas dianggap  sebagai pencetus penamaan Milenial.<ref name="Horovitz">{{Cite news|url=http://usatoday30.usatoday.com/money/advertising/story/2012-05-03/naming-the-next-generation/54737518/1|title=After Gen X, Millennials, what should next generation be?|last=Horovitz|first=Bruce|date=4 May 2012|work=USA Today|newspaper=USA Today|access-date=24 November 2012}}More than one of <code style="color:inherit; border:inherit; padding:inherit;">&#x7C;work=</code> dan <code style="color:inherit; border:inherit; padding:inherit;">&#x7C;newspaper=</code> specified ([[Bantuan:CS1 errors#redundant parameters|bantuan]])
</ref> Mereka menciptakan istilah ini pada tahun 1987, di saat anak-anak yang lahir dipada tahun 1982 masuk pra-sekolah, dan saat itu media mulai menyebut  sebagai kelompok yang terhubung ke [[milenium]] baru di saat lulus SMA dipada tahun tahun 2000. Mereka menulis tentang kelompok ini dalam buku-buku mereka ''Generations: The History of America's Future Generations, 1584 to 2069'' (1991)<ref>{{Cite book|url=https://books.google.com/books?id=FTGY-uoCCCoC&printsec=frontcover&dq=generations&hl=en&sa=X&ei=x3JhUqbCF4quigKdvID4Dw&ved=0CFIQ6AEwBA#v=onepage&q=generations&f=false|title=Generations: The History of America's Future, 1584 to 2069|last=Strauss|first=William|last2=Howe|first2=Neil|publisher=Harper Perennial|year=1991}}</ref> dan ''Millennials Rising: The Next Great Generation'' (2000).<ref name="Strauss 2000 370">{{Cite book|url=https://books.google.com/books?id=To_Eu9HCNqIC&printsec=frontcover&dq=millennials+rising&hl=en&sa=X&ei=b3BhUs78MIquigKdvID4Dw&ved=0CEoQ6AEwAA#v=onepage&q=millennials%20rising&f=false|title=Millennials Rising: The Next Great Generation|last=Strauss|first=William|last2=Howe|first2=Neil|publisher=Vintage Original|others=Cartoons by R.J. Matson|year=2000|isbn=0-375-70719-0|location=New York, NY|pages=370|access-date=17 October 2013}}</ref>
 
Pada bulan Agustus 1993, artikel utama majalah ''Advertising Age'' mencetuskan istilah ''Generasi Y'' untuk menggambarkan anak anak yang masih berusia 11 tahun atau lebih muda serta remaja yang akan datang sepuluh tahun kemudian yang didefinisikan sebagai kelompok yang berbeda dari Generasi X.<ref>"Generation Y" ''Ad Age'' 30 August 1993. p. 16.</ref><ref>{{Cite journal|last=Francese|first=Peter|date=1 September 2003|title=Trend Ticker: Ahead of the Next Wave|url=http://adage.com/article/american-demographics/trend-ticker-ahead-wave/44208/|journal=AdvertisingAge|access-date=31 March 2011|quote=Today's 21-year-olds, who were born in 1982 and are part of the leading edge of Generation Y, are among the most-studied group of young adults ever.}}</ref> Menurut Horovitz, pada tahun 2012, ''Ad Age'' mengakui bahwa Milenial adalah sebuah nama yang lebih baik dari Gen Y . Pada tahun 2014, Direktur Data Strategi di ''Ad Age'' mengatakan kepada NPR sebagai berikut "LabelGenerasi Y adalah pengganti sampai kita tahu lebih banyak tentang mereka".<ref name="NPR">{{Cite web|url=http://www.npr.org/2014/10/06/349316543/don-t-label-me-origins-of-generational-names-and-why-we-use-them|title=From GIs To Gen Z (Or Is It iGen?): How Generations Get Nicknames|last=Samantha Raphelson|date=6 October 2014|publisher=NPR|access-date=7 October 2014}}</ref> Milenial kadang-kadang disebut ''Echo Boomers'',<ref name="usa110605">{{Cite news|url=http://www.usatoday.com/money/workplace/2005-11-06-gen-y_x.htm|title=Generation Y: They've arrived at work with a new attitude|last=Armour|first=Stephanie|date=6 November 2008|work=[[USA Today]]|access-date=27 November 2009}}</ref> karena mereka adalah keturunan dari generasi Baby Boomer dan karena kenaikan yang signifikan dalam tingkat kelahiran dari awal tahun 1980-an sampai pertengahan 1990-an, mirip dengan yang dialami oleh orang tua mereka. Di Amerika Serikat, [[tingkat kelahiran]] mencapai puncaknya pada bulan agustus 1990<ref>[http://www.cdc.gov/nchs/data/mvsr/supp/mv41_09s.pdf Advance Report of Final Natality Statistics, 1990], Monthly Vital Statistics Report, 25 February 1993</ref><ref name="Font size Print E-mail Share Page 1 of 2 By Rebecca Leung">{{Cite news|url=http://www.cbsnews.com/stories/2004/10/01/60minutes/main646890.shtml|title=The Echo Boomers – 60 Minutes|last=Rebecca Leung|date=4 September 2005|publisher=CBS News|access-date=24 August 2010}}</ref> dan trend abad ke-20 yaitu kecenderungan menuju keluarga yang lebih kecil di negara-negara maju terus berlanjut.<ref>{{Cite web|url=http://geography.about.com/od/populationgeography/a/babyboom.htm|title=Baby Boom – A History of the Baby Boom|date=9 August 1948|publisher=Geography.about.com|access-date=24 August 2010}}</ref><ref>{{Cite news|url=https://www.nytimes.com/2006/09/04/world/europe/04prague.html|title=European Union's Plunging Birthrates Spread Eastward|last=Rosenthal|first=Elisabeth|date=4 September 2006|work=The New York Times|access-date=2 April 2010}}</ref> Dalam bukunya ''The Lucky Few : Between the Freatest Generation and the Baby Boom,'' penulis Elwood Carlson menyebut kelompok ini "New Boomers".<ref name="Carlson">{{Cite book|url=https://books.google.com/?id=zUJgaHde6YUC&lpg=PP1&pg=PT45#v=onepage&q=1983|title=The Lucky Few: Between the Greatest Generation and the Baby Boom|last=Carlson|first=Elwood|date=30 June 2008|publisher=Springer|isbn=978-1-4020-8540-6|page=29}}</ref>
 
[[Psikolog]] Jean Twenge menjelaskan Millennials sebagai "Generation Me" dipada tahun 2006 buku ''Generation Me : Why Today's Young Americans Are More Confident, Assertive, Entitled - and More Miserable Than Ever Before, ''yang diperbarui pada tahun 2014.<ref>{{Cite news|url=https://www.amazon.com/Generation-Americans-Confident-Assertive-Entitled/dp/1476755566|title=Generation Me – Revised and Updated: Why Today's Young Americans Are More Confident, Assertive, Entitled—and More Miserable Than Ever Before|last=Twinge|first=Jean|date=30 September 2014|access-date=14 October 2016}}</ref><ref>{{Cite news|url=http://www.nbcnews.com/id/17349066/ns/health-mental_health/t/college-students-think-theyre-so-special/#.WAFOoscld8c|title=College students think they're so special – Study finds alarming rise in narcissism, self-centeredness in 'Generation Me'|date=27 February 2007|agency=NBC News|access-date=14 October 2016}}</ref> Pada tahun 2013, Majalah ''[[Time]]'' membuat [[wiktionary:cover story|cerita]] utama yang berjudul ''Millenials: Me Me Me Generation''.<ref>{{Cite news|url=http://time.com/247/millennials-the-me-me-me-generation/|title=Millennials: The Me Me Me Generation|last=Stein|first=Joel|date=20 May 2013|publisher=TIME|access-date=14 October 2016}}</ref> ''[[Newsweek]]'' menggunakan istilah ''Generasi 9/11'' untuk merujuk kepada orang-orang muda yang berusia antara 10 dan 20 tahun selama [[Serangan 11 September 2001|tindakan teroris pada tanggal 11 September 2001]]. Referensi pertama untuk "Generasi 9/11" menjadi berita utama majalah ''[[Newsweek]]''<ref name="Newsweek">{{Cite news|url=http://www.newsweek.com/2009/09/07/generation-9-11.html|title=Generation 9/11|last=Kalb|first=Claudia|date=September 2009|work=Newsweek|access-date=22 May 2011}}</ref> terbitan tanggal 12 November 2001. Beberapa nama alternatif untuk kelompok ini termasuk ''Generation We'',<ref>[http://gen-we.com/sites/default/files/GenWe_EntireBook3.pdf GENERATION WE].</ref> ''Global Generation'', ''Generation Next ''<ref>{{Cite web|url=http://www.pbs.org/newshour/generation-next/index-old.html|title=The Online NewsHour: Generation Next|publisher=PBS|access-date=24 August 2010}}</ref> dan ''Net Generation''.<ref name="Shapira">{{Cite news|url=http://www.washingtonpost.com/wp-dyn/content/article/2008/07/05/AR2008070501599.html|title=What Comes Next After Generation X?|last=Shapira|first=Ian|date=6 July 2008|work=The Washington Post|pages=C01|access-date=19 July 2008}}</ref>
 
Milenial di China umumnya di panggil sebagai generasi 1980-an dan 1990-an. Pada konferensi tahun 2015 di Shanghai yang di organisir oleh [[Universitas California Selatan|University of Southern California]]'s US-China Institute, Milenial di China di bandingkan dengan Millenial di Amerika.<ref>[http://china.usc.edu/ University of Southern California US-China Institute] University of Southern California, 2015</ref> Ruang lingkup study meliputi perkawinan Milenial, melahirkan anak, membesarkan anak, kehidupan dan karier serta sikap terhadap pekerjaan suka rela dan aktivis.<ref>{{Cite web|url=http://china.usc.edu/video-millennialminds|title=Video: #MillennialMinds|date=2015|publisher=University of Southern California}}</ref>
Ahli demografi William Straus and Neil Howe mendefinisikan Milenial adalah yang lahir antara tahun  1982–2004. Howe menjelaskan garis pemisah Milenial dengan Generasi Z bersifat "sementara" dengan kalimat "Anda tidak dapat secara tegas menentukan garis pemisah kelompok hingga generasi itu mencapai umur yang cukup dewasa." Howe mendefiniskan Milineal di mulai dari kelahiran tahun 1982 hingga antara tahun 2000 - 2006.<ref>{{Cite news|url=http://www.forbes.com/sites/neilhowe/2014/10/27/introducing-the-homeland-generation-part-1-of-2/#7420cde74fdc|title=Introducing the Homeland Generation (Part 1 of 2)|last=Howe|first=Neil|date=27 October 2014|publisher=Forbes|access-date=2 May 2016}}</ref>
 
Penulis Elwood Carlson di dalam bukunya  ''The Lucky Few: Between the Greatest Generation and the Baby Boom yang terbit dipada tahun 2008'', mendefinisikan Milenial lahir di antara tahun 1983–2001 berdasarkan lonjakan kelahiran setelah tahun 1983 dan berakhir dengan perubahan politik dan sosial yang terjadi setelah [[Serangan 11 September 2001|serangan teroris 11 September]]. Pada tahun 2016, lembaga U.S Pirg mendefinisikan Milenial sebagai orang yang lahir antara tahun 1983 and 2000.<ref>{{Cite web|url=http://www.uspirg.org/reports/usp/millennials-motion|title=Millennials Drive Less|publisher=US PIRG|access-date=22 March 2016}}</ref><ref>{{Cite web|url=http://www.baltimoresun.com/business/bs-md-millenials-driving-report-20141014-story.html|title=Millennnials Shift Away from Driving|publisher=Baltimore Sun|access-date=22 March 2016}}</ref><ref>{{Cite web|url=http://www.csmonitor.com/USA/USA-Update/2016/0120/Why-are-Millennials-forgoing-driving|title=Why are Millennials Forgoing Driving|publisher=The Christian Science Monitor|access-date=22 March 2016}}</ref>
 
Karena adanya tumpang tindih penentuan definisi Gen-X dan Milenial, orang orang yang lahir di antara akhir tahun 1970-an dan awal 1980-an, merasa berada di antara dua generasi.<ref>{{Cite web|url=https://www.washingtonpost.com/news/wonk/wp/2015/05/05/five-really-good-reasons-to-hate-millennials/|title=Five really good reasons to hate millennials|last=Ingraham|first=Christopher|date=5 May 2015|website=www.washingtonpost.com|access-date=28 March 2016}}</ref><ref>{{Cite web|url=http://www.apexpr.com/x-y-view-cusp/|title=X or Y: A View from the Cusp|last=Mukherji|first=Rohini|date=29 July 2014|website=www.apexpr.com|access-date=28 March 2016}}</ref><ref>{{Cite web|url=http://www.buzzfeed.com/leonoraepstein/signs-youre-stuck-between-gen-x-and-millennials#.vvoldWAxb|title=22 Signs You’re Stuck Between Gen X And Millennials|last=Epstein|first=Leonora|date=17 July 2013|website=www.buzzfeed.com|access-date=28 March 2016}}</ref><ref name="Huffington1">{{Cite news|url=http://www.huffingtonpost.com/anna-garvey/the-biggest-and-best-difference-between-millennials_b_7438370.html|title=The Biggest (And Best) Difference Between Millennial and My Generation|last=Garvey|first=Ana|date=5 May 2015|work=Huffington Post|newspaper=Huffington Post|access-date=28 March 2016}}More than one of <code style="color:inherit; border:inherit; padding:inherit;">&#x7C;work=</code> dan <code style="color:inherit; border:inherit; padding:inherit;">&#x7C;newspaper=</code> specified ([[Bantuan:CS1 errors#redundant parameters|bantuan]])
Penulis William Strauss dan Neil Howe percaya bahwa setiap generasi mempunyai karakteristik umum yang akan menjadi karakter generasi itu dengan empat pola yang berulang. Menurut hipotesa mereka, Milenial akan mirip dengan G.I. Generation yang lebih berwawasan sipil dengan empati yang kuat terhadap komunitas lokal dan global. Strauss dan Howe menjelaskan ada tujuh karakter Milenial yaitu : spesial, terlindungi, percaya diri, berwawasan kelompok, konvensional, tahan tekanan dan mengejar pencapaian. Arthur E. Levine, penulis ''When Hope and Fear Collide: A Portrait of Today's College Student'' menyebut generasi ini sebagai 'pada umumnya'.
 
Penelitian Strauss dan Howe  banyak memberi pengaruh, tetapi juga mendapatkan beberapa kritik.<ref name="Hoover">{{Cite news|url=http://chronicle.com/article/The-Millennial-Muddle-How/48772/|title=The Millennial Muddle: How stereotyping students became a thriving industry and a bundle of contradictions|last=Hoover|first=Eric|date=11 October 2009|work=[[The Chronicle of Higher Education]]|access-date=21 December 2010}}</ref> Psikolog Jean Twenge mengatakan pernyataan Strauss dan Howe terlalu cepat mengambil kesimpulan, kurang didukung oleh bukti bukti yang nyata. Twenge, penulis buku ''Generation Me tahun 2006'', cenderung menggolongkan Milenial, bersama anggota Generation X yang lebih muda,  menjadi bagian dari "Generation Me".<ref name="auto">{{Cite book|title=Generation Me|last=Twenge, Ph.D.|first=Jean|publisher=Free Press (Simon & Schuster)|year=2006|isbn=978-0-7432-7697-9|location=New York, NY}}</ref> Twenge memberi atribut Milenial dengan karakter percaya diri dan toleransi, serta sadar akan hak-nya dan narsis, berdasarkan survei kepribadian Milenial dibandingkan generasi sebelumnya di saat remaja. Twenge mempertanyakan prediksi Strauss dan Howe yang menyatakan Milenial cenderung tidak memikirkan kepentingan umum.<ref name="auto1">{{Cite journal|last=Twenge|first=Jean M|date=6 March 2007|title=Generation me: Why today's young Americans are more confident, assertive, entitled—and more miserable than ever before|url=https://books.google.com/books/about/Generation_me.html?id=tV4M1hpG-3wC|isbn=978-0-7432-7698-6}}</ref><ref name="auto2">{{Cite journal|last=Twenge|first=JM|last2=Campbell|first2=WK|last3=Freeman|first3=EC|year=2012|title=Generational Differences in Young Adults' Life Goals, Concern for Others, and Civic Orientation, 1966–2009|url=http://www.apa.org/pubs/journals/releases/psp-102-5-1045.pdf|journal=Journal of Personality and Social Psychology|volume=102|pages=1045–1062|doi=10.1037/a0027408|pmid=22390226}}</ref> Sebuah penelitian dipada tahun 2016 yang dilakukan oleh ''SYZYGY'' , sebuah biro iklan digital, menemukan bahwa Milenial di Amerika menunjukkan kenaikan berlanjut nilai Narcissistic Personality Inventory seiring dengan kenaikan usianya.  Milenial menunjukkan 16% lebih narsis dibandingkan orang yang lebih dewasa, dengan laki-laki lebih tinggi nilainya dari pada wanita.  Penelitian itu menguji di 2 jenis narsis yaitu Narsis Kebanggaan yaitu narsis yang bagian dari sifat ekstrovert,yang ditandai oleh mencari perhatian, keunggulan dan dominansi. Jenis narsis yang kedua adalah Narsis yang Rentan, yang merupakan bagian dari sifat introvert, ditandai dengan rasa ber-hak dan mempertahankan diri.<ref>{{Cite news|url=http://www.desmoinesregister.com/story/life/2016/10/22/survey-iowa-millennials-not-narcissistic-rest-us/92521480/|title=Survey: Iowa millennials not as narcissistic as rest of U.S.|last=Longman|first=Molly|date=22 October 2016|publisher=The Des Moines Register|access-date=24 October 2016}}</ref>Dari penelitian [[Universitas Michigan]] yang berjudul "Monitoring the Future" yang meneliti pelajar SMA mulai dari tahun 1975 dan survei American Freshman yang dilakukan oleh Higher Education Reserch Institute dari UCLA sejak tahun 1966, menunjukkan peningkatan proporsi pelajar yang menganggap kekayaan sangat penting, dari 45% di generasi Baby Boomers (yang di survei antara tahun 1967-1985), menjadi 70% di Gen-X dan 75% di Milenial.  Persentase pelajar yang merasa penting mengikuti politik menurun dari 50% di generasi Baby Boomer menjadi 39% di Gen-X dan 35% di Milenial. Minat untuk membentuk kehidupan yang lebih baik secara filosofi, menurun dari 73% di generasi Baby Boomers menjadi 45% di Milenial. Keinginan untuk terlibat di kegiatan lingkungan hidup menurun dari 33% di generasi Baby Boomers menjadi 21% di Milenial.<ref>{{Cite news|url=http://www.usatoday.com/news/health/wellness/story/2012-03-15/Millennials-might-not-be-so-special-after-all-study-finds/53552744/1|title=Millennials might not be so special after all, study finds|last=Healy|first=Michelle|date=15 March 2012|work=USA Today|access-date=7 May 2012}}</ref>
 
Pada tahun 2013 jajak pendapat Pew Research menemukan bahwa 84% dari Milenial, yang lahir sejak tahun 1980, yang pada waktu itu berusia antara 18 dan 32 tahun, lebih suka melegalkan penggunaan ganja.<ref name="auto9">{{Cite web|url=http://www.people-press.org/2013/04/04/majority-now-supports-legalizing-marijuana/|title=Majority Now Supports Legalizing Marijuana|date=4 April 2013|publisher=Pew Research Center for the People and the Press}}</ref> Pada tahun 2015, Pew Research Center juga melakukan penelitian mengenai generasi identitas yang mengatakan bahwa mayoritas tidak suka dengan nama "Milenial".<ref name="pporg">{{Cite web|url=http://www.people-press.org/2015/09/03/most-millennials-resist-the-millennial-label/|title=Most Millennials Resist the ‘Millennial’ Label|website=Pew Research Center for the People and the Press|access-date=13 October 2015}}</ref>
415.143

suntingan