Buka menu utama

Perubahan

24.943 bita ditambahkan, 8 bulan yang lalu
k
←Suntingan 182.1.172.16 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh 140.213.13.127
{{Kegunaanlain|bahasa Inggris}}
{{Infobox language
|name
|nativename = English language
|pronunciation = {{IPAc-en|ˈ|ɪ|ŋ|ɡ|l|ɪ|ʃ}}{{sfn|OxfordLearner'sDictionary|2015|loc=Entry: [http://www.oxfordlearnersdictionaries.com/us/pronunciation/english/english_1 English - Pronunciation]}}
|region = (lihat [[#Persebaran geografis|di bawah]])
|speakers = {{sigfig|359|2}} juta
|date = 2010
|ref = <ref name=NE>{{cite encyclopedia|encyclopedia =[[Nationalencyklopedin]]|title=Världens 100 största språk 2010|trans_title=100 Bahasa Terbesar Dunia pada 2010|language=bahasa Swedia}}</ref>
|speakers2 = [[Bahasa kedua|L2]]: {{sigfig|375|2}}&nbsp;juta<ref name=BritishCouncilEnglish>{{cite web|last=Graddol|first=David|title=The Future of English? A guide to forecasting the popularity of the English language in the 21st century|url=http://www.britishcouncil.org/learning-elt-future.pdf|publisher=The British Council|page=10|year=1997, 2000|accessdate=22-09-2013}}</ref>
|familycolor = Indo-Eropa
|fam2 = [[Rumpun bahasa Jermanik|Jermanik]]
|fam3 = [[Rumpun bahasa Jermanik Barat|Jermanik Barat]]
|fam4 = [[Rumpun bahasa Ingvaeonik|Ingvaeonik]]
|fam5 = [[Rumpun bahasa Anglo-Frisia|Anglo–Frisia]]
|fam6 = [[Rumpun bahasa Inggris|Anglik]]
|sign = [[Bahasa Inggris kode manual|Kode manual]]<br />(sistem beragam)
|ancestor=[[Bahasa Inggris Kuno|Inggris Kuno]]
|ancestor2=[[Bahasa Inggris Pertengahan|Inggris Pertengahan]]
|ancestor3=[[Bahasa Inggris Modern Awal|Inggris Modern Awal]]
|script = [[Alfabet Latin]] ([[alfabet bahasa Inggris]])<br />[[Braille bahasa Inggris]]
|nation = [[Daftar negara yang menuturkan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi#Negara berdaulat|54 negara]]<br />[[Daftar negara yang menuturkan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi#Entitas tidak berdaulat|27 entitas tidak berdaulat]]<br />{{Collapsible list |titlestyle= font-weight:normal; background:transparent; text-align:left;| title= Berbagai organisasi|
[[PBB]]<br />[[Uni Eropa]]<br />[[Negara Persemakmuran]]<br />[[Dewan Eropa]]<br />[[GUAM Organisasi untuk Demokrasi dan Pembangunan Ekonomi|GUAM]]<br />[[Pengadilan Kriminal Internasional|ICC]]<br />[[Komite Olimpiade Internasional|IOC]]<br />[[International Organization for Standardization|ISO]]<br />[[NATO]]<br />[[North American Free Trade Agreement|NAFTA]]<br />[[Organization of American States|OAS]]<br />[[Organisation for Economic Co-operation and Development|OECD]]<br />[[Organisasi Kerja Sama Islam|OIC]]<br />[[OKI]]<br />[[OPEC]]<br />[[Forum Kepulauan Pasifik|PIF]]<br />[[Perjanjian UKUSA|UKUSA]]
}}
|iso1 = en
|iso2 = eng
|iso3 = eng
|lingua = 52-ABA
|map = Anglospeak.svg
|mapcaption =
{{legend|#0000ff|Negara dengan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi atau ''de facto'', atau bahasa nasional, dan dituturkan sebagai bahasa ibu oleh mayoritas penduduk}}
{{legend|#8ddada|Negara dengan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi, tetapi tidak bahasa utama}}
|notice = IPA
}}
[[Berkas:EN English Language Symbol ISO 639-1 IETF Language Tag Icon.svg|jmpl|EN ([[ISO 639]]-1)]]
'''Bahasa Inggris''' atau '''English''' adalah [[Rumpun bahasa Jermanik|bahasa Jermanik]] yang pertama kali dituturkan di [[Inggris]] pada [[Abad Pertengahan|Abad Pertengahan Awal]] dan saat ini merupakan bahasa yang paling umum digunakan di seluruh dunia.<ref>{{cite news|last=Mydans|first=Seth|date=14-05-2007|url=http://www.nytimes.com/2007/05/14/world/asia/14iht-14englede.5705671.html|title=Across cultures, English is the word|newspaper=[[The New York Times]]|accessdate=21-09-2011|language=bahasa Inggris}}</ref> Bahasa Inggris dituturkan sebagai bahasa pertama oleh mayoritas penduduk di berbagai negara, termasuk [[Britania Raya]], [[Irlandia]], [[Amerika Serikat]], [[Kanada]], [[Australia]], [[Selandia Baru]], dan sejumlah negara-negara [[Karibia]]; serta menjadi [[bahasa resmi]] di [[Daftar negara yang menuturkan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi|hampir 60 negara berdaulat]]. Bahasa Inggris adalah bahasa ibu ketiga yang paling banyak dituturkan di seluruh dunia, setelah [[bahasa Mandarin]] dan [[bahasa Spanyol]].<ref name="ethnologue" >{{cite web|url=http://www.ethnologue.com/statistics/size |title=Ethnologue: Languages of the World|accessdate=10-02-2015 |editor1-last=Lewis |editor1-first=M.Paul |editor2-first=Simons |editor2-last=Gary F. |editor3-first=Charles D. |editor3-last=Fennig|website=Ethnologue|edition=18th|location=Dallas, Texas|publisher=SIL International}}</ref> Bahasa Inggris juga digunakan sebagai [[bahasa kedua]] dan bahasa resmi oleh [[Uni Eropa]], [[Negara Persemakmuran]], dan [[Bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa|Perserikatan Bangsa-Bangsa]], serta beragam organisasi lainnya.
 
Bahasa Inggris berkembang pertama kali di [[Kerajaan Anglo-Saxon]] Inggris dan di wilayah yang saat ini membentuk [[Skotlandia]] tenggara. Setelah meluasnya pengaruh [[Britania Raya]] pada abad ke-17 dan ke-20 melalui [[Imperium Britania]], bahasa Inggris [[Dunia berbahasa Inggris|tersebar luas]] di seluruh dunia.{{sfn|Ammon|2006|p=2245-2247}}{{sfn|Schneider|2007|p=1}}{{sfn|Mazrui|Mazrui|1998|p=21}} Di samping itu, luasnya penggunaan bahasa Inggris juga disebabkan oleh penyebaran kebudayaan dan teknologi [[Amerika Serikat]] yang mendominasi di sepanjang abad ke-20.<ref>Hjarvard, Stig (2004) [http://web.archive.org/web/20080908064103/http://www.nordicom.gu.se/common/publ_pdf/157_075-098.pdf "The globalization of language: How the media contribute to the spread of English and the emergence of medialects"] Trans. Charly Hultén. ''Nordicom Review''. Retrieved 30 December 2014.</ref> Hal-hal tersebut telah menyebabkan bahasa Inggris saat ini menjadi [[bahasa dunia|bahasa utama]] dan secara tidak resmi (''[[de facto]]'') dianggap sebagai ''[[lingua franca]]'' di berbagai belahan dunia.{{sfn|Crystal|2003a|p=6}}{{sfn|Wardhaugh|2010|p=55}}
 
Menurut sejarahnya, bahasa Inggris berasal dari peleburan beragam dialek terkait, yang saat ini secara kolektif dikenal sebagai [[bahasa Inggris Kuno]], yang dibawa ke pantai timur [[Pulau Britania]] oleh pendatang [[Bangsa Jermanik|Jermanik]] ([[Anglo-Saxons]]) pada abad ke-5; kata ''English''' berasal dari nama [[Angles]].<ref>{{cite web|url=http://www.merriam-webster.com/dictionary/English |title=English&nbsp;– Definition and More from the Free Merriam-Webster Dictionary |publisher=Merriam-webster.com |date=25 April 2007 |accessdate=4 November 2012}}</ref> Suku Anglo-Saxons ini sendiri berasal dari wilayah [[Angeln]] (saat ini [[Schleswig-Holstein]], [[Jerman]]). Bahasa Inggris awal juga dipengaruhi oleh [[bahasa Norse Kuno]] setelah [[Viking]] menaklukkan Inggris pada abad ke-9 dan ke-10.
 
[[Penaklukan Normandia di Inggris|Penaklukan Normandia terhadap Inggris]] pada abad ke-11 menyebabkan bahasa Inggris juga mendapat pengaruh dari [[bahasa Norman|bahasa Perancis Norman]], dan kosakata serta ejaan dalam bahasa Inggris mulai dipengaruhi oleh bahasa [[Latin]] [[Romawi]] (meskipun bahasa Inggris sendiri bukanlah [[rumpun bahasa Romawi]]),<ref>{{cite web |url=http://www.historyworld.net/wrldhis/PlainTextHistories.asp?historyid=ab13 |title=Words on the brain: from 1&nbsp;million years ago?
|work=History of language |accessdate=5 September 2010}}</ref><ref>{{cite web |url=http://www.orbilat.com/Influences_of_Romance/English/RIFL-English-Latin-The_Inflluences_on_Old_English.html |title=Latin Influences on Old English |author=Baugh, Albert C. and Cable, Thomas |year=1978 |work=An excerpt from Foreign Influences on Old English |accessdate=5 September 2010}}</ref> yang kemudian dikenal dengan [[bahasa Inggris Pertengahan]]. [[Pergeseran Vokal]] yang dimulai di Inggris bagian selatan pada abad ke-15 adalah salah satu peristiwa bersejarah yang menandai peralihan bahasa Inggris Pertengahan menjadi [[bahasa Inggris Modern]].
 
Selain Anglo-Saxons dan Perancis Norman, sejumlah besar kata dalam bahasa Inggris juga berakar dari [[bahasa Latin]], karena Latin adalah ''lingua franca'' Gereja Kristen dan bahasa utama di kalangan intelektual [[Eropa]],<ref name="Weissbort">Daniel Weissbort (2006). "Translation: theory and practice : a historical reader". p.100. Oxford University Press, 2006</ref> dan telah menjadi dasar kosakata bagi bahasa Inggris modern.
 
Karena telah mengalami perpaduan beragam kata dari berbagai bahasa di sepanjang sejarah, bahasa Inggris modern memiliki kosakata yang sangat banyak, dengan pengejaan yang kompleks dan tidak teratur (''irregular''), khususnya vokal. Bahasa Inggris modern tidak hanya merupakan perpaduan dari bahasa-bahasa Eropa, tetapi juga dari berbagai bahasa di seluruh dunia. ''[[Oxford English Dictionary]]'' memuat daftar lebih dari 250.000 kata berbeda, tidak termasuk istilah-istilah teknis, sains, dan [[bahasa gaul]] yang jumlahnya juga sangat banyak.<ref>{{cite web |url=http://www.oxforddictionaries.com/page/howmanywords |title=How many words are there in the English Language? |website=Oxford Dictionaries|publisher=Oxford University Press|language=bahasa Inggris|accessdate=19-02-2016}}</ref><ref>{{cite web|url=http://www.vistawide.com/languages/language_statistics.htm |title=Vista Worldwide Language Statistics |publisher=Vistawide.com |accessdate=31-10-2010|language=bahasa Inggris}}</ref>
 
== Etimologi ==
Kata ''English'' berasal dari eponim ''Angle'', nama suku Jermanik yang diperkirakan berasal dari wilayah Angeln di [[Jutland]] (sekarang Jerman utara).<ref>{{OEtymD|english}}</ref> Untuk kemungkinan [[etimologi]] kata ini, lihat artikel [[Angeln]] dan [[Angles]].
 
== Signifikasi ==
{{see also|Anglosfir}}
 
Bahasa Inggris modern, kadang digambarkan sebagai ''[[lingua franca]]'' global pertama,<ref>{{cite journal |title=Global English: gift or curse? |doi=10.1017/S0266078405002075 |year=2005 |last1=Smith |first1=Ross |journal=English Today |volume=21 |issue=2 |page=56}}</ref><ref name = "Graddol"/> adalah [[Imperialisme linguistik|bahasa dominan]], atau dalam beberapa kasus bahkan ditetapkan sebagai [[bahasa bantu internasional|bahasa internasional]] dalam bidang komunikasi, sains, teknologi informasi, bisnis, kelautan,<ref>{{cite web|title=IMO Standard Marine Communication Phrases|url=http://www.imo.org/OurWork/Safety/Navigation/Pages/StandardMarineCommunicationPhrases.aspx|publisher=International Maritime Organization|accessdate=18-02-2016}}</ref> kedirgantaraan,<ref>{{cite web|title=FAQ – Language proficiency requirements for licence holders – In which languages does a licence holder need to demonstrate proficiency?|url=http://www.icao.int/icao/en/trivia/peltrgFAQ.htm#23|publisher=International Civil Aviation Organization – Air Navigation Bureau|accessdate=02-06-2011}}</ref> hiburan, radio, dan diplomasi.<ref name="triumph">{{cite news|url=http://www.economist.com/world/europe/displayStory.cfm?Story_ID=883997|title=The triumph of English|accessdate=26-03-2007|date=20-12-2001|publisher=The Economist }}{{subscription}}</ref> Penyebaran bahasa Inggris di luar [[Kepulauan Britania]] dimulai dengan pertumbuhan [[Imperium Britania]], dan pada abad ke-19 jangkauannya telah global.<ref name="wwenglish">{{cite web |url=http://classic-web.archive.org/web/20070401233529/http://www.ehistling-pub.meotod.de/01_lec06.php |title=Lecture 7: World-Wide English |accessdate=26-03-2007|publisher=<sub>E</sub>HistLing }}</ref> Setelah [[Imperium Britania|kolonisasi Britania]] sejak abad ke-16 hingga ke-19, bahasa Inggris menjadi bahasa dominan di [[Amerika Serikat]], [[Kanada]], [[Australia]], dan [[Selandia Baru]]. Pertumbuhan pengaruh budaya dan ekonomi Amerika Serikat dan statusnya sebagai [[negara adidaya]] global sejak [[Perang Dunia II]] turut mempercepat penyebaran bahasa Inggris ke seluruh dunia.<ref name="Graddol">{{cite web |url=http://www.britishcouncil.org/de/learning-elt-future.pdf |format=PDF|title=The Future of English? |accessdate=15-04-2007 |year=1997 |author=[[David Graddol]] |publisher=The British Council }}</ref> Bahasa Inggris menggantikan [[bahasa Jerman]] sebagai bahasa sains yang dominan dalam penghargaan [[Hadiah Nobel]] pada paruh kedua abad ke-20.<ref>Graphics: [http://www.idsia.ch/~juergen/scilang.html English replacing German as language of Science Nobel Prize winners]. From [[Jürgen Schmidhuber|J. Schmidhuber]] (2010), [http://www.idsia.ch/~juergen/nobelshare.html Evolution of National Nobel Prize Shares in the 20th Century] at [http://arxiv.org/abs/1009.2634 arXiv:1009.2634v1]</ref> Bahasa Inggris telah menyamai dan bahkan telah melampaui [[bahasa Perancis]] sebagai bahasa dominan dalam dunia diplomasi pada paruh kedua abad ke-19.
 
Kemampuan berbahasa Inggris telah menjadi kebutuhan dalam sejumlah bidang ilmu, pekerjaan, dan profesi semisal kedokteran dan [[komputasi]]; sebagai akibatnya, lebih dari satu miliar orang di dunia bisa berbahasa Inggris setidaknya pada tingkat dasar (lihat [[bahasa Inggris sebagai bahasa kedua atau internasional]]). Bahasa Inggris adalah salah satu dari enam bahasa resmi [[Perserikatan Bangsa-Bangsa]].<ref>{{cite web|url=http://www.un.org/en/aboutun/languages.shtml |title=UN official languages |publisher=Un.org |date= |accessdate=20-04-2013}}</ref>
 
Salah satu dampak pertumbuhan bahasa Inggris adalah berkurangnya [[Ragam bahasa|keragaman bahasa]] di berbagai belahan dunia. Pengaruh bahasa Inggris berperan penting dalam [[kepunahan bahasa]].<ref name="Crystal-LanguageDeath">{{cite book|last = Crystal|first = David|authorlink = David Crystal|title = Language Death|publisher = [[Cambridge University Press]]|year = 2002|doi = 10.2277/0521012716|isbn = 0-521-01271-6 }}</ref> Sebaliknya, berbagai keragaman bahasa Inggris juga berpotensi menciptakan bahasa-bahasa baru dari waktu ke waktu, bersama dengan [[bahasa kreol]] dan [[pidgins]].<ref name="Cheshire">{{cite book|last = Cheshire|first = Jenny|authorlink = Jenny Cheshire|title = English Around The World: Sociolinguistic Perspectives|publisher = [[Cambridge University Press]]|year = 1991|doi = 10.2277/0521395658|isbn = 0-521-39565-8 }}</ref>
 
== Sejarah ==
{{Main|Sejarah bahasa Inggris}}
 
[[Berkas:Beowulf Cotton MS Vitellius A XV f. 132r.jpg|jmpl|Kalimat pertama ''[[Beowulf]]'' (atas) ditulis dalam bahasa Inggris Kuno: "Hƿæt ƿē Gārdena ingēar dagum þēod cyninga þrym ge frunon," yang berarti, "Listen! We of the Spear-Danes from days of yore have heard of the glory of the folk-kings."]]
 
Bahasa Inggris berasal dari dialek [[Bahasa Ingvaeonik|Jermanik Laut Utara]] yang dibawa ke Britania oleh [[Suku-suku Jermanik|pemukim Jermanik]] dari berbagai wilayah yang saat ini dikenal dengan Belanda, Jerman utara, dan [[Denmark]].<ref>{{cite book|last1=Blench|first1=R.|last2=Spriggs|first2=Matthew|title=Archaeology and Language: Correlating Archaeological and Linguistic Hypotheses|pages=285–286|year=1999|publisher=Routledge|isbn=978-0-415-11761-6|url=http://books.google.com/?id=DWMHhfXxLaIC&pg=PA286 }}</ref> Menjelang periode ini, penduduk [[Britania Romawi]] berkomunikasi dengan menggunakan bahasa [[Brittonik]], [[Rumpun bahasa Keltik|Keltik]], beserta bahasa-bahasa Romawi yang dipengaruhi oleh bahasa Latin setelah pendudukan Romawi yang berlangsung selama 400 tahun.<ref>[http://www.information-britain.co.uk/historydetails/article/2/ ''"The Roman epoch in Britain lasted for 367 years"''], Information Britain website</ref> Salah satu suku Jermanik yang datang ke Britania adalah [[Angles]],<ref>{{cite web|url=http://www.anglik.net/englishlanguagehistory.htm |title=Anglik English language resource |publisher=Anglik.net |accessdate=21 April 2010}}</ref> yang diperkirakan pindah seluruhnya ke Britania.<ref>{{cite web|url=http://www.ccel.org/ccel/bede/history.v.i.xiv.html |title=Bede's Ecclesiastical History of England &#124; Christian Classics Ethereal Library |publisher=Ccel.org |date=1 June 2005 |accessdate=2 January 2010}}</ref> Nama ''England'' (dari ''Engla land''<ref>{{cite web|url=http://bosworth.ff.cuni.cz/009427|title=Engla land|work=[[An Anglo-Saxon Dictionary]] (Online) | author=Bosworth, Joseph | authorlink=Joseph Bosworth | coauthors=Toller, T. Northcote | location=Prague | publisher=[[Charles University]]}}</ref> "''Land of the Angles''") and ''English'' (Old English ''Englisc''<ref>{{cite web|url=http://bosworth.ff.cuni.cz/009433|title=Englisc |work=[[An Anglo-Saxon Dictionary]] (Online) | author=Bosworth, Joseph | authorlink=Joseph Bosworth | coauthors=Toller, T. Northcote | location=Prague | publisher=[[Charles University]]}}</ref>) berasal dari nama suku ini{{ndash}}meskipun suku-suku Jermanik lainnya seperti [[Saxon]], [[Jute]], dan suku-suku dari pantai [[Frisia]], [[Saxon Hulu]], [[Jutland]], dan [[Swedia]] selatan juga pindah ke Britania pada periode ini.<ref>{{cite book|last=Collingwood|first=R. G.|authorlink=R. G. Collingwood|coauthors=et al|title=Roman Britain and English Settlements|publisher=Clarendon|location=Oxford, England|year=1936|pages=325 et&nbsp;sec|chapter=The English Settlements. The Sources for the period: Angles, Saxons, and Jutes on the Continent|isbn=0-8196-1160-3}}</ref><ref>{{cite web|url=http://www.utexas.edu/cola/centers/lrc/eieol/engol-0-X.html |title=Linguistics Research Center Texas University |publisher=Utexas.edu |date=20 February 2009 |accessdate=21 April 2010}}</ref><ref>{{cite web|url=http://www.ucalgary.ca/applied_history/tutor/firsteuro/invas.html |title=The Germanic Invasions of Western Europe, Calgary University |publisher=Ucalgary.ca |accessdate=21 April 2010}}</ref>
 
Pada awalnya, [[bahasa Inggris Kuno]] terdiri dari beragam kelompok dialek, yang mencerminkan beragam suku yang menghuni [[Inggris Anglo-Saxon]],<ref>Graddol, David; Leith, Dick and Swann, Joan (1996) ''English: History, Diversity and Change'', New York: Routledge, p. 101, ISBN 0-415-13118-9.</ref> tetapi [[Dialek Saxon Barat (bahasa Inggris Kuno)|dialek Saxon Barat]] perlahan-lahan mulai mendominasi, seperti yang tertulis dalam syair ''[[Beowulf]]''.
 
Bahasa Inggris Kuno kemudian diubah lagi oleh dua gelombang invasi. Yang pertama adalah invasi oleh penutur bahasa [[Rumpun bahasa Jermanik Utara|Jermanik Utara]], ketika [[Halfdan Ragnarsson]] dan [[Ivar the Boneless]] mulai menaklukkan dan menguasai Kepulauan Britania bagian utara pada abad ke-8 dan ke-9 (lihat [[Danelaw]]). Invasi kedua berasal dari penutur [[bahasa Romawi]] [[Bahasa Normandia Kuno|Normandia Kuno]] pada abad ke-11 setelah [[Penaklukan Normandia di Inggris|penaklukan Normandia terhadap Inggris]]. Normandia mengembangkan bahasa Inggris menjadi [[bahasa Anglo-Norman]], dan kemudian [[Hukum Perancis|Anglo-Perancis]]{{ndash}}dan memperkenalkan penggolongan kata, khususnya di kalangan istana dan pemerintahan. Normandia juga memperluas [[leksikon]] bahasa Inggris dengan menyerap kata-kata dari bahasa Skandinavia dan Perancis. Hal ini pada akhirnya menyederhanakan tatabahasa dan mengubah bahasa Inggris menjadi sebuah "bahasa pinjaman"{{ndash}}bahasa yang secara terbuka menerima kata-kata baru dari bahasa lain.
 
Pergeseran linguistik dalam bahasa Inggris setelah pendudukan Normandia menghasilkan bahasa baru yang saat ini dikenal dengan [[bahasa Inggris Pertengahan]]; ''[[The Canterbury Tales]]'' karya [[Geoffrey Chaucer]] adalah karya terkenal yang ditulis dalam bahasa ini. Pada periode ini, bahasa Latin merupakan ''lingua franca'' di kalangan Gereja Kristen dan intelektual Eropa, dan karya-karya ditulis atau disalin dalam bahasa Latin.<ref name="Weissbort"/> Kata-kata Latin kemudian turut diserap untuk menciptakan istilah atau konsep yang tidak terdapat dalam kata bahasa Inggris asli.
 
Pemakaian [[bahasa Inggris Modern]], termasuk dalam karya-karya [[William Shakespeare]]<ref>[[Fausto Cercignani|Cercignani, Fausto]] (1981) ''Shakespeare's Works and Elizabethan Pronunciation'', Oxford, Clarendon Press.</ref> dan [[Alkitab Versi Raja James]], umumnya bermula sejak tahun 1550, dan setelah [[Britania Raya]] menjadi kekuatan kolonial, bahasa Inggris berfungsi sebagai ''lingua franca'' di negara-negara jajahan [[Imperium Britania]]. Pada periode pascakolonial, beberapa negara baru yang memiliki [[ragam bahasa|beragam bahasa]] pribumi memilih untuk tetap menggunakan bahasa Inggris sebagai ''lingua franca'' untuk menghindari pertentangan politik yang mungkin muncul akibat menggunakan salah satu bahasa pribumi ketimbang bahasa yang lainnya. Sebagai akibat pertumbuhan Imperium Britania, bahasa Inggris digunakan secara luas di wilayah bekas jajahan Britania di Amerika Utara, [[India]], [[Afrika Selatan]], [[Australia]], [[Singapura]], dan di berbagai wilayah lainnya. Penggunaan bahasa Inggris semakin meluas setelah Amerika Serikat muncul sebagai [[negara adidaya]] pada pertengahan abad ke-20.
 
== Klasifikasi dan bahasa terkait ==
=== Rumpun bahasa Jermanik ===
[[Berkas:An Essay on the Principle of Population.jpg|jmpl|Sebuah Esai dalam bahasa Inggris, [[Thomas Robert Malthus|Malthus']] ''[[Essay on the Principle of Population]]''. Esai adalah suatu tulisan yang menggambarkan opini penulis tentang subyek tertentu yang coba dinilainya.]]
Bahasa Inggris berasal dari rumpun bahasa [[Rumpun bahasa Anglo-Frisia|Anglo-Frisia]], subkelompok dari [[Rumpun bahasa Jermanik Barat|bahasa Jermanik Barat]]. Bahasa Jermanik Barat sendiri adalah salah satu cabang dari [[rumpun bahasa Jermanik]], sedangkan Jermanik adalah bagian dari [[rumpun bahasa Indo-Eropa]]. Bahasa Inggris modern diturunkan secara langsung dari [[bahasa Inggris Pertengahan]]; Inggris Pertengahan diturunkan dari [[bahasa Inggris Kuno]], yang juga diturunkan dari [[bahasa Proto-Jermanik]]. Seperti kebanyakan bahasa Jermanik lainnya, bahasa Inggris dicirikan dengan penggunaan [[kata kerja pengandaian]], pembagian kata kerja menjadi [[kata kerja kuat Jermanik|kata kerja kuat]] dan [[kata kerja lemah Jermanik|lemah]], dan pergeseran pelafalan dari [[bahasa Proto-Indo-Eropa]], yang dikenal dengan [[hukum Grimm]]. Bahasa kerabat terdekat dengan bahasa Inggris (selain bahasa-bahasa yang tergolong dalam [[rumpun bahasa Inggris]] dan bahasa Inggris kreol) adalah [[bahasa Frisia]], yang berasal dari pantai selatan [[Laut Utara]] di [[Belanda]], [[Jerman]], dan [[Denmark]].
 
Selain dengan bahasa Frisia, bahasa lainnya yang juga terkait jauh dengan bahasa Inggris adalah bahasa-bahasa Jermanik Barat non-Anglo-Frisia ([[bahasa Belanda]], [[Afrikaans]], [[Jerman Hulu]], [[bahasa Jerman|Jerman Hilir]], [[bahasa Yiddish|Yiddish]]) serta [[rumpun bahasa Jermanik Utara]] ([[bahasa Swedia|Swedish]], [[bahasa Denmark|Denmark]], [[bahasa Norwegia|Norwegia]], [[bahasa Islandia|Islandia]], dan [[bahasa Faroe|Faroe]]). Tidak ada satupun dari bahasa-bahasa tersebut yang saling berpahaman dengan bahasa Inggris, umumnya karena perbedaan [[leksis (linguistik)|leksis]], [[sintaks]], [[semantik]], dan [[fonologi]], serta isolasi yang dialami oleh bahasa Inggris di [[Kepulauan Britania]] yang terpisah dari dataran Eropa, meskipun beberapa bahasa seperti Belanda memiliki afinitas yang cukup kuat dengan bahasa Inggris, terutama pada tingkat dasar. Pengisolasian telah memungkinkan bahasa Inggris (serta bahasa Islandia dan Faroe) untuk berkembang secara mandiri dan terpisah dari pengaruh bahasa Jermanik Eropa daratan.<ref>[[#Baugh|Baugh]], p. 336.</ref>
[[Berkas:Øvre Stabu spearhead.png|jmpl|300px|kiri|[[Ujung tombak Øvre Stabu]] dari abad ke-2 yang bertuliskan ''Raunijaz'' ("tester") dalam [[bahasa Proto-Norse]], salah satu sampel tertulis bahasa Jermanik paling awal.]]
 
Selain karena isolasi, perbedaan leksikal antara bahasa Inggris dengan bahasa Jermanik lainnya juga disebabkan oleh [[Linguistik sejarah|perubahan diakronis]], [[Perubahan semantik|pergeseran semantik]], dan banyaknya kata bahasa Inggris yang diserap dari bahasa lain, terutama Latin dan Perancis (meskipun penyerapan kata ini sama sekali bukanlah hal unik bagi bahasa Inggris). Misalnya: kata "''exit''" diserap dari bahasa Latin, bukannya ''uitgang'' (Belanda) dan ''Ausgang'' (Jerman), juga kata "''change''" (Perancis).
 
== Status bahasa ==
Bahasa Inggris adalah bahasa pertama di [[Amerika Serikat]], [[Antigua dan Barbuda]], [[Australia]], [[Bahama]], [[Barbados]], [[Bermuda]], [[Britania Raya]], [[Guyana]], [[Jamaika]], [[Saint Kitts dan Nevis]], [[Selandia Baru]] dan [[Trinidad dan Tobago]].
 
Selain itu bahasa Inggris juga merupakan salah satu [[bahasa resmi]] di organisasi internasional seperti [[Perserikatan Bangsa-Bangsa]] dan [[Komite Olimpiade Internasional]], serta bahasa resmi di berbagai negara, seperti di [[Afrika Selatan]], [[Belize]], [[Filipina]], [[Hong Kong]], [[Irlandia]], [[Kanada]], [[Nigeria]], [[Singapura]], dan lainnya.
 
Di dunia bahasa Inggris merupakan bahasa kedua pertama yang dipelajari. Bahasa Inggris bisa menyebar karena pengaruh politik dan imperialisme Inggris dan selanjutnya Britania Raya di dunia. Salah satu pepatah Inggris zaman dahulu mengenai kerajaan Inggris yang disebut Imperium Britania (''British Empire'') adalah tempat “Matahari yang tidak pernah terbenam” (“''where the sun never sets''”).
 
== Fonologi ==
Bahasa Inggris mempunyai 26 [[fonem]] yaitu 21 [[huruf mati]] dan 5 [[huruf hidup]]. Di samping itu sistem tata bahasanya sederhana, di mana: