Bezaleel: Perbedaan revisi

155 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
<!--
== Dalam Sastra Rabinik ==
Tradisi rabinik mengisahkan ketika Allah menentukan Bezaleel sebagai arsitek Kemah Suci di padang gurun, Ia menanyai [[Musa]] apakah menyetujui pilihan ini, dan mendapatkan jawaban: "Tuhan, jika dia baik untuk-Mu, tentunya ia baik bagiku!" Namun, atas perintah Allah, pilihan itu diberikan kepada umat untuk disetujui dan mendapatkan persetujuan. Maka Musa memerintahkan Bezaleel mulai membuat Kemah Suci, [[Tabut Perjanjian|Tabut kudus]], dan perkakas kudus lainnya. Patut dicatat bahwa Musa menyebutkan semuanya itu dalam urutan terbalik, puttingmenempatkan theKemah TabernaclePertemuan lastpaling akhir (bandingkan {{Alkitab|Keluaran 25:10, 26:1}} dst., dengan with {{Alkitab|Keluaran 31:1-10}}). Bezaleel sagelydengan suggestedbijak tomengusulkan himkepadanya thatbahwa menorang usuallybiasanya buildmembangun therumahnya housedulu firstbaru andmenyediakan afterward provide the furnishingsperkakas; buttetapi that,karena inasmuchMusa asmenyuruh Mosesmembangun hadKemah orderedPertemuan the Tabernacle to be built lastterakhir, there was probably some mistakekemungkinan andada God'skesalahan commanddan mustperintah haveAllah runtentunya differentlyberbeda. CompareBandingkan alsojuga Philo[[Filo]], "Leg. Alleg."
 
Bezaleel memiliki hikmat begitu tinggi sehingga ia dapat mengkombinasi huruf-huruf abjad dengan mana langit dan bumi diciptakan; ini adalah makna pernyataan ({{Alkitab|Keluaran 31:3}}): "Aku telah memenuhinya . . . dengan hikmat dan pengetahuan," yang bermakna dengan apa Allah menciptakan dunia ini, sebagaimana dinyatakan dalam [[Kitab Amsal|Kitab]] {{Alkitab|Amsal 3:19, 20}}.<ref>Berakhot 55a.</ref> Dengan hikmatnya yang tinggi itu Bezaleel berhasil mendirikan Kemah Suci yang patut untuk tempat tinggal Allah, yang sangat diagungkan dalam waktu dan ruang.<ref>[[Kitab Keluaran|Exodus]] Rabba 34:1; [[Kitab Bilangan|Numbers]] Rabba 12:3; Midrash Teh. 91.</ref> [[Kandil]] ([[Menorah]]) dalam Kemah Suci begitu rumit bentuknya sehingga Musa tidak dapat memahaminya, meskipun Allah dua kali menunjukkan kepadanya model di sorga; tetapi ketika ia menggambarkannya kepada Bezaleel, Bezaleel segera memahaminya, dan membuatnya saat itu juga; karenanya Musa menyampaikan kekagumannya atas hikmat Bezaleel yang cepat, berkata lagi bahwa ia pastilah "di dalam bayang-bayang Allah" (bahasa Ibrani: "beẓel El") ketika model di sorga itu ditunjukkan kepada Musa.<ref>Numbers R. 15:10; bandingkan Exodus R. 1. 2; Berakhot l.c.</ref> Bezaleel dikatakan baru berusia [[tiga belas]] tahun ketika ia menyelesaikan pekerjaan agungnya;<ref>Sanhedrin 69b</ref> hikmatnya dikatakan berasal dari kesalehan orang tuanya; kakeknya adalah Hur dan neneknya adalah [[Miryam]], sehingga ia adalah cucu keponakan Musa.<ref>Exodus R. 48:3, 4.</ref>
 
Bezalel possessed such great wisdom that he could combine those letters of the alphabet with which heaven and earth were created; this being the meaning of the statement (Exodus 31:3): "I have filled him . . . with wisdom and knowledge," which were the implements by means of which God created the world, as stated in [[Book of Proverbs|Proverbs]] 3:19, 20 (Berakhot 55a). By virtue of his profound wisdom, Bezalel succeeded in erecting a sanctuary which seemed a fit abiding-place for God, who is so exalted in time and space ([[Book of Exodus|Exodus]] R. 34:1; Numbers R. 12:3; Midrash Teh. 91). The candlestick of the sanctuary was of so complicated a nature that Moses could not comprehend it, although God twice showed him a heavenly model; but when he described it to Bezalel, the latter understood immediately, and made it at once; whereupon Moses expressed his admiration for the quick wisdom of Bezalel, saying again that he must have been "in the shadow of God" (Hebrew, "beẓel El") when the heavenly models were shown him (Numbers R. 15:10; compare Exodus R. 1. 2; Berakhot l.c.). Bezalel is said to have been only thirteen years of age when he accomplished his great work (Sanhedrin 69b); he owed his wisdom to the merits of pious parents; his grandfather being Hur and his grandmother Miriam, he was thus a grandnephew of Moses (Exodus R. 48:3, 4).
-->
== Zaman modern ==
Tradisi pertukangan dihidupkan kembali oleh [[:en:Boris Schatz|Boris Schatz]] yang mendirikan [[:en:Bezalel Academy|Bezalel Academy]] di [[Yerusalem]].