Potorono, Banguntapan, Bantul: Perbedaan revisi

k
tidak ada ringkasan suntingan
k
{{desa
|peta =[[Berkas:Potorono,BTP.png|300px]]
|nama =Potorono
|kecamatan=Banguntapan
|dati2 =Kabupaten
|nama dati2=Bantul
|provinsi =Daerah Istimewa Yogyakarta
|luas = 3,90 km²
|kode pos =55196
}}
'''Potorono''' ({{lang-jv|Patarana}}) adalah sebuah [[desa]] yang terletak di kecamatan [[Banguntapan, Bantul]], [[Daerah Istimewa Yogyakarta]], [[Indonesia]].
 
 
= Sejarah Desa =
Desa Potorono dibentuk pada tahun 1946, nama '''Potorono''' merupakan pemberian dari lurah pertama H.M. Chamim. Potorono merupakan wilayah Kapanewon Gondowulung. Desa Potorono sendiri pada awalnya terdiri dari 3 kelurahan/kring, yaitu:
# Kelurahan mayungan, lurahnya Yoso
# Kelurahan mertosnanwetan, lurahnya Sastro Tinoyo
# Kelurahan balong, lurahnya Mangun Suwarno
 
Masing-masing Kelurahankelurahan lama berdiri pada tahun 1918, pada masa Pemerintahan Kolonial Belanda dipimpin oleh seorang Iurahlurah saja tanpa perangkat/pembantu. Pada tahun 1922 mengalami penyempurnaan lurah telah mempunyai/dilengkapi dengan perangkatnya kelurahan yakni, Carik, Jogoboyo, Sosial, Ulu-ulu, dan Modin
 
Dari 3 (tiga) kelurahan/kring tersebut, pada tahun 1946 digabung menjadi satu dengan nama Potorono, yang diambil nama Potorono karena Potorono merupakan wilayah pedukuhan kelurahan Iama yang tertua (Kelurahan Mayungan). Adapun susunan perangkat desa sebagai berikut.
# Carik : H. Djuwaeni (Kelurahan Mertosananwetan)
# Jogoboyo: Cipto (Kelurahan Mayungan)
# Sosial : Sastro Tinoyo (Kelurahan Mertosananwetan)
# Ulu-Ulu: Marto Wiyono (Kelurahan Mertosananwetan)
# Modin : H.M. Daldiri (Kelurahan Mertosananwetan)
 
Enam Orang personil itulah cikal bakal pamong pertama Desa Potorono dengan Balai Desa di rumah H.M. Chamim dan kemudian pindah ke Balai Desa. Dilengkapi pula dengan Dewan Kelurahan (sekarang BPD) yang diketuai Idris (Kelurahan Mayungan). Aturan kala itu untuk status pejabat Lurah Desa di Wilayah Potorono mempunyai masa jabatan seumur hidup.
830

suntingan