Kerajaan Kutai: Perbedaan revisi

8.765 bita dihapus ,  1 tahun yang lalu
k
←Suntingan Empuwangsawarman (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Ezagren
(→‎Lain-lain: Silsilah sesuai hukum)
k (←Suntingan Empuwangsawarman (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Ezagren)
Tag: Pengembalian
# Maharaja Indra Paruta Dewa Warman
# Maharaja Dharma Setia Warman
 
SILSILAH KERAJAAN KUTAI MULAWARMAN DI BAWAH PEMERINTAHAN VOC HINDIA BELANDA DI BATAVIA DARI TAHUN 1635 -1910 M Silsilah Kerajaan Kutai Mulawarman Dikuat Kuasakan Di Tenggarong, 11 Juni 2012 NO.W18-U4 / 111 / HK.02.1 /VI / 2012 Menapak Sejarah Silsilah Kerajaan Kutai Mulawarman Ini Telah Didaftarkan Dalam Buku Register Kepaniteraan Hukum Pengadilan Negeri Tenggarong Yang Ditandatangani Panitera / Sekretaris H. Iman Hayadi, SH. NIP. 19630913 198503 1 008. Berdasarkan Kekuatan Hak Adat Istiadat dan Sejarah Maka Dilaksanakanya Kaseh Selamat Mendaulat Professor Doctor Honoris Causa Maharaja Srinala Praditha Alpiansyahrechza Fachlevie Wangsawarman Philosophy Digree. Memegang Hak Waris Berbaris Bergelar Duli Yang Maha Mulia Sripaduka Baginda Berdaulat Agung Maharaja Kutai Mulawarman Di Dalam Kerajaan Kutai Mulawarman Pada Tanggal, 03 September 2001 Didalam Upacara Adat Mulawarman Di Muara Kaman Sebagai Pewaris Tahta Kerajaan Kutai Martapura Dirubah Namanya Menjadi Kerajaan Kutai Mulawarman dengan Data-Data secara Hukum.
 
1. Tan Samburakai. Tahun 17-78
 
2. Tan Mampi Beristeri Tahani Yang Raja Perempuan.Tahun 78-139
 
3. Tan Pihatu Beristeri Puan Putri Tumbau. Tahun 139-214
 
4. Tan Meretam Berputrakan Tan Tembayat. 214-263
 
5. Tan Tembayat Berputrakan. 263-313
 
6. Tan Seredang 313-350
 
7. Maharaja Sri Kundungga Alias Cri Gedongga 350-375
 
8. Maharaja Sri Acwawarman Alias Wamsekerta 375-400
 
9. Maharaja Sri Mulawarman Naladewa Alias Wamseragen 400-446
 
10. Maharaja Sri Wangsa Warman 446-495
 
11. Maharaja Maha Wijaya Warman 495-543
 
12. Maharaja Gaja Yana Warman 543-590
 
13. Maharaja Wijaya Tungga Waraman 590-637
 
14. Maharaja Jaya Tungga Nagawarman 637-686
 
15. Maharaja Nala Singawarman 686-736
 
16. Maharaja Nala Perana Tungga Warmandewa 736-783
 
17. Maharaja Gadingga Warmandewa 783-832
 
18. Maharaja Indra Warmandewa 832-879
 
19. Maharaja Singa Wirama Warmandewa 879-926
 
20. Maharaja Singa Wargala Warmandewa 926-972
 
21. Maharaja Cendera Warmandewa 972-1020
 
22. Maharaja Prabu Mula Tunggaldewa 1020-1069
 
23. Maharaja Nala Indradewa 1069-1117
 
24. Maharatu Mayang Mulawarni Alias Putri Aji Pidara Putih 1117-1166
 
25. Maharaja Indra Mulia Tungga Warmandewa 1166-1214
 
26. Maharaja Sri Langgkadewa 1214-1265
 
27. Maharaja Guna Perana Tungga 1265-1325
 
28. Pemerintahan Nala Duta (Dewan Raja Perwalian) 1325-1337
 
29. Maharaja Tan Reniq Gelar Wijaya Warman 1337-1373
 
30. Maharaja Indra Mulia 1373-1407
 
31. Maharaja Sri Ajidewa 1407-1425
 
32. Maharaja Mulia Putra 1425-1453
 
33. Maharaja Nala Praditha 1453-1509
 
34. Maharaja Indra Parutha 1509-1564
 
35. Maharaja Derma Setiya 1564-1635
 
36. Nala Perana (Adipati)
 
37. Nala Singga (Adipati)
 
38. Singa Yuda (Adipati)
 
39. Nala Marta (Adipati)
 
40. Nala Mayang (Adipati) 41. Lingka Gelar Nala Pati (Penjawat Purus)
 
42. Danda Gelar Nala Guna (Penjawat Purus)
 
43. Maja Gelar Nala Raja Tuha (Penjawat Purus)
 
44. Salong Gelar Nala Mayang (Penjawat Purus)
 
45. Kerincing Gelar Srinala Wangsa Warman (Penjawat Purus)
 
46. Jamal Gelar Srinala Wangsa Dipura (Penjawat Purus)
 
47. Dedong Gelar Maharatu Indra Mulia Sadewi (Penjawat Purus)
 
48. Maskoer Gelar Maharaja Srinala Prabu Wangsawarman (Penjawat Purus)
 
49. (DR.Hc. M. S. Rakni. DG. Ph.D.) Gelar Mahasuri Srinila Rakni Dewi Gari (Penjawat Purus)
 
50. Prof. DR. Hc. Maharaja Srinala Praditha Alpiansyahrechza Fachlevie Wangsawarman, Ph.D.
Berdaulat Agung Berhukum Adat Sejak Pada Tanggal, 3 September 2001.
- Dr. Hc. Maharatu Srinila Karmila Perwati Dewi, Ph. D. (Didaulat Pada Tahun 2007)
- Maharaja Muda Nala Indra Pachrucha Dilaya (Putra Mahkota Didaulat Pada Tanggal, 20 Desember 2017)
SILSILAH INI DIKUAT KUASAKAN Pada Tanggal, 03 September 2018
 
== Lain-lain ==
 
Nama Maharaja [[Kudungga]] oleh para ahli sejarah ditafsirkan sebagai nama asli orang Indonesia yang belum terpengaruh dengan nama budaya India. Sementara putranya yang bernama Asmawarman diduga telah terpengaruh budaya [[Hindu]]. Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa kata Warman berasal dari [[bahasa Sanskerta]]. Kata itu biasanya digunakan untuk ahkiran nama-nama masyarakat atau penduduk India bagian Selatan.
 
WIRA CERITA DINASTY WANGSAWARMAN TENTANG MAHARAJA SRI KUDUNGGA DALAM KITAB GOTASAWALA
 
Yang Bermula Pula Dari Kekaisaran Shunga Berkuasa Dari Tahun 185 Sm–73 Sm Kekaisaran Shunga (Bahasa Sanskerta: Atau Sunga Adalah Dinasti Magadha Yang Menguasai India Utara Bagian Tengah Dan Timur. Sunga Didirikan Setelah Runtuhnya Dinasti Maurya. Ibukota Sunga Adalah Pataliputra. Sunga Digantikan Oleh Dinasti Kanva Sekitar Tahun 73 Sm. Didalam Tambo Sejarah Kerajaan Kutai Mulawarman Bahwasanya Raja-Raja Kekaisaran Sunga Akan Menjadi Raja Dan Membangun Dinasti Wangsa Warman (Wamsawarman) Atau Dinasti Warman Dewa Menguasai Kepulauan Nusantara. Terkaitlah Silsilah Ini Di Masa Dinasty Maurya Dalam Pemerintahan Sri Maharaja Bhrihadrata Di Kerajaan Maghada Beribukota Dipetaliputra Di India Yang Berperang Dengan Mahasenopati Pusyamitra Yang Mendirikan Dinasti Sunga Yang Melahirkan Maharaja Agnimitra Membangun Kota Wisida Dan Keturunanya Bernama Wasuma Mitra Melahirkan, Mitroga Yang Berputra Atwanga Yang Melahirkan Kudunga Dan Radjendra Menurunkan Raja-Raja Di Nusantara Berawal Dari India Di Magada Sebagai Mana Dibawah Ini Bahwasanya Mahasenopati Pusyamitra Menurunkan Raja-Raja Di Nusantara. Diawali Kaisar Pusyamitra Sunga (185 - 149 Sm), Agnimitra (149 - 141 SM) Vasujyeshtha (141 - 131 SM), Vasumitra (131 - 124 SM), Andhraka (124 - 122 SM), Pulindaka (122 - 119 SM), Ghosha (?), Vajramitra (?), Bhagabhadra (?), Devabhuti (83 - 73 SM) Yang Melahirkan Mitroga.
 
URAIAN WANGSAWARMAN TENTANG KUDUNGGA DALAM KITAB GOTASAWALA
 
Kaisar Sunga Memiliki Keturunan Bernama Mitrogga Melahirkan Atwangga Memperisteri Kakak Maharani Dari Raja Dewawarman VII Yang Melahirkan :
 
1. Radjendra (Radjendrawarman) Menjadi Raja Di Campa (Kambodia). 2. Kudungga (Maharaja Sri Kudungga) Menjadi Raja Di Naladwiva (Kalimantan). 3. Putri Spatikarnawa Bersuami Raja Salakanegara Dewawarman VIII Sundapurwa (Dulu Jabar Menjadi Banten).
 
Maka Didalam Silsilah Diapula Adalah Keponakan Dari Permaisuri Raja Tarumanegara I Dan Merupakan Keponakan Juga Dari Maharaja Acwawarman Maharaja Kutai Yang Merupakan Menantu Dari Maharaja Sri Kudungga di Ratnadwipa (Kalimantan), Oleh Karena Kekuasaan Maharaja Purnawarman Raja Tarumanagara III Maka Sejak Itulah Indraprahasta Menjadi Bawahan Tarumanagara.
 
Sejarah Ini Kelak Dibangunnya Istana Pakungwati Dan Juga Orang Kutai Kelak Melalui Kerajaan Indraprahasta Mendirikan Kerajaan Di Jawa Tengah Dan Jawa Barat Serta Banten Dan Orang Kutai Ini Dikenali Mengunakan Bahasa Ngapak.
 
Catatan : Bahwa Dewawarman VII Bersaudara Dengna Gopala Jayengrana Dan Putri Gandhari Lengkaradewi Putra Putri Dari Dewawarman VI Yang Kawin Dengan Putri Dari Bharatanagari, Adapun Dewawarman VII Memperisteri Seorang Bernama Putri Candralocana Inilah Nantinya Akan Menurunkan Raja-Raja Dipagaruyung Sumatra Dan Raja-Raja Melayu Di Jambi Dan Malaysia Merupakan Rumpun Melayu Nusantara.
 
Catatan : Maharaja Diradja Jayawarman Kawin Dengan Putri Raja Sriwidjaya Maharaja Sri Cudamanivarmadeva Di Siguntang Mahameru Di Sumatra Menjadi Raja Disana. Dengan Gelar Maharaja Sri Maravijayottungga
 
URAIAN SILSILAH DINASTY WANGSAWARMAN TENTANG MAHARAJA ACWAWARMAN BERGELAR WANGSEKERTA PELAKU PELAKSANA KURBAN AGASTYA DIDALAM PRASASTI YUPA DI SEBUT SEBAGAI RAJA SAGARA PENEGAK DARI RAJA-RAJA YANG MEMPERISTERI ANAK RAJA PRAVATAM SADIVA MALAYA SEBAGAI PUTRA RAJA SALAKANEGARA DEWAWARMAN VIII DALAM KITAB KELANA SEJARAH SAKA SUNDA BAHWA : MAHARAJA ACWAWARMAN Putra Dari Raja Salakanegara Dewawarman VIII Prabu Dhrmawirya Dewawarman Salakabhuwana Beristeri Putri Spatikarnawa Melahirkan :
 
1. Mahaputri Dewi Minawati
Gelar Iswari Tunggal Pertiwi Warmandewi
Diperisteri Maharesi Dari Wamsa Salankayana Di Bharata
Raja Tarumanegara I Gelar Maharaja Jaya Singawarman
Raja Diraja Guru Darmapurusa Memerintah Dari Tahun 358-382 M
Di Ibukota Singgapura Antara Kerawang Bekasi Sekarang
Yang Memiliki Anak Yang Maharaja Rajaresi Dharmayawarman
Raja Tarumanegara II Memerintah Tahun 382-395 M
Melahirkan Maharaja Purnawarman Raja Tarumanegara III.
Memerintah Dari Tahun 395-434 M
Catatan : Saudara Maharaja Purnawarman Satu Ibu : - Mahadewi Harinawarmandewi Bersuami Pedagang Kaya Dibharata. - Candrawarman Menjadi Duta Kerajaan Tarumanegara Di Cina. Adapun Adiknya Lain Ibu Antara Lain : - Sang Gajahwarman Menjadi Duta Kerajaan Tarumanegara Di Sumatra - Sang Padmawarman Duta Kerajaan Tarumanegara Di Srilangka - Sang Barunawarman Menjadi Menteri Panglima Laut Tarumanegara - Sang Sukretawarman Menjadi Hakim Kerajaan Tarumanegara.
 
2. Maharaja Acwawarman
Gelar Wangsekerta Yang Memperisteri Anak Maharaja Sri Kudungga
Bernama Mahasuri Dewi Gari Melahirkan 3 Orang Putra Dan
Menjadi Raja - Raja Di Tuliskan Riwayatnya Dalam Prasasti Yupa.
3. Mahaputri Dewi Indari
Kawin Dengan Sang Maharesi Santanu Yang Membangun Sebuah
Desa Di Tepi Kali Cirebon, Yang Diberinya Nama Indraprahasta.
Gunung Cereme, Yang Berdiri Dekat Daerahnya, Diberinama
Indrakila Dan Kali Cirebon Yang Melewati Daerahnya Diberi
Nama Gang-Ganadi.
 
== Referensi ==